Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENJADI ORKESTRA YANG HILANG: MASYARAKAT BETAWI DI TENGAH ARUS MULTIKULTURALISME JAKARTA DARI PANDANGAN HORACE KALLEN Ahmad Dzakir Shidiq; Raihan Sulaiman; Rifma Ghulam Dzaljad
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji marginalisasi masyarakat Betawi sebagai etnik asli Jakarta melalui perspektif Kritik Sosial dengan teori pluralisme budaya Horace Kallen. Penelitian kualitatif berbasis data sekunder ini menunjukkan bahwa penggusuran sistematis pada 1950-an-1970-an, urbanisasi tak terkendali, rendahnya pendidikan, dan kerentanan ekonomi telah memaksa Betawi kehilangan tanah dan identitas budaya. Teori Kallen dengan metafora "orkestra" relevan untuk mengkritisi kebijakan melting pot, namun memiliki keterbatasan karena mengabaikan realitas kekuasaan dan dimensi material. Diperlukan teori sosial kritis yang membongkar relasi kuasa dan kapitalisme di balik narasi "pembangunan". Pluralisme sejati membutuhkan transformasi struktural dengan pengakuan hak atas tanah, pendidikan, dan sumber daya secara adil, bukan sekadar pengakuan simbolik. Kasus Betawi menegaskan bahwa multikulturalisme tanpa keadilan struktural adalah kosong, dan "Bhineka Tunggal Ika" tanpa pengakuan hak hanyalah slogan. Tugas kritik sosial adalah mengembalikan suara Betawi sebagai subjek hidup dalam orkestra Jakarta.
KONSTRUKSI REALITAS ANCAMAN JUDI ONLINE DALAM VIDEO “STOP!!! JUDI ONLINE, SLOT!” DI KANAL YOUTUBE ICHWANSCOUT (ANALISIS WACANA KRITIS MODEL TEUN A. VAN DIJK) Ahmad Zulkarnain; Mokhammad Sultan Revalino; Rifma Ghulam Dzaljad
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana video pendek YouTube “STOP!!! JUDI ONLINE, SLOT!” dari kanal @ichwanscout mengonstruksi realitas mengenai bahaya judi online di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis wacana kritis Teun A. van Dijk dan analisis semiotika Roland Barthes untuk mengkaji dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial dalam video tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video membingkai judi online sebagai jebakan yang merusak melalui kisah seorang mantan pecandu, yang diperkuat oleh unsur naratif, visual, dan simbolik. Video ini menyoroti dampak finansial, psikologis, dan sosial dari perjudian, sekaligus menegaskan bahwa judi online dapat menghancurkan tanggung jawab serta kepercayaan dalam keluarga. Dengan demikian, video ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi dan pencegahan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya judi online di ruang digital.