p-Index From 2021 - 2026
0.961
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Crossword Puzzle Berbasis Aplikasi Puzzle Maker Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Satu Atap Syiah Utama Nuri Nikmatin; Efrianro Hutashut
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode penerapan pembelajaran Crossword Puzzle berbasis aplikasi Puzzle Maker terhadap hasil belajar IPS siswa Kelas VII SMPN 3 Satu Atap Syiah Utama. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Experiment, dengan membandingkan dua kelas yang diberi perlakuan menggunakan metode Crossword Puzzle dan metode konvensional yaitu ceramah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai post-test kelas eksperimen sebesar 78.15 dengan kategori ketuntasan hasil belajar sebesar 83.3% sedangkan pada post-test kelas kontrol nilai rata-rata hasil belajar sebesar 64.07 dengan kategori ketuntasan hanya sebesar 8.3%. Uji hipotesis yang telah dilakukan dimana nilai ��� untuk Pretest Post-test kelas eksperimen sebesar 0.001 dimana Nilai ��� < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran Crossword Puzzle berbasis aplikasi Puzzle Maker terjadi peningkatkan hasil belajar mahasiswa pendidikan biologi Universitas Muslim Maros pada konsep Kingdom Animalia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode penerapan pembelajaran Crossword Puzzle berbasis aplikasi Puzzle Maker terhadap hasil belajar IPS siswa Kelas VII SMPN 3 Satu Atap Syiah Utama. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Experiment, dengan membandingkan dua kelas yang diberi perlakuan menggunakan metode Crossword Puzzle dan metode konvensional yaitu ceramah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai post-test kelas eksperimen sebesar 78.15 dengan kategori ketuntasan hasil belajar sebesar 83.3% sedangkan pada post-test kelas kontrol nilai rata-rata hasil belajar sebesar 64.07 dengan kategori ketuntasan hanya sebesar 8.3%. Uji hipotesis yang telah dilakukan dimana nilai ��� untuk Pretest Post-test kelas eksperimen sebesar 0.001 dimana Nilai ��� < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran Crossword Puzzle berbasis aplikasi Puzzle Maker terjadi peningkatkan hasil belajar mahasiswa pendidikan biologi Universitas Muslim Maros pada konsep Kingdom Animalia.
Peranan Bimbingan dan penyuluhan dalam Menanggulangi Kesulitan Belajar Siswa di Madrasah Tsanawiyah Efrianto Hutashut; Nuri Nikmatin
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2807

Abstract

Pentingnya Bimbingan dan Penyuluhan di Madrasah Tsanwiyah pada saat ini sangat diperlukan untuk mengantarkan siswa kearah kedewasaan. Oleh karena itu, sekolah sebagai lembaga pendidikan formal yang memerlukan tenaga pembimbing yang professional. Di mana pembimbing tidak hanya menguasai bahan pelajar, tetapi juga menguasai nilai-nilai yang terdapat dalam pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan belajar siswa di Madrasah Tsanawiyah Darularafah Raya Desa Lau Bakeri kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di Madrasah Tsanawiyah Darularafah Raya desa Lau Bakeri Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Teknik Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa di madrasah adalah dengan bimbingan yang bersifat : (1) Preventif, yaitu bimbingan yang diberikan dengan tujuan untuk mencegah jangan sampai timbul kesulitan yang menimpa diri anak atau individu. (2) Korektif, yaitu memecahkan dan mengatasi kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh individu. (3) Preservatif, yaitu memelihara atau mempertahankan yang telah baik, jangan sampai menjadi keadaan yang tidak baik. Dari uraian sifat tersebut dapat ditarik benang merah bahwa peranan dari pada bimbingan dan penyuluhan sangat diperlukan oleh siswa dalam rangka untuk mencapai tujuan dari pada pendidik dan pengajaran. Dengan adanya peranan bimbingan dan penyuluhan terserbut diharapkan semua persoalan yang dihadapi oleh anak didik dapat diantisipasi sedini mungkin.