Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KLASTERISASI PERUSAHAAN SUB KONTRAKTOR BERDASARKAN RASIO LIKUIDITAS MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING Wisna, Nelsi; Nanda, Aulia; Fahrudin, Tora
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 7 No 2 (2023): Edisi Mei - Agustus 2023
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v7i2.2994

Abstract

Kemampuan perusahaan melunasi hutang jangka pendek secara cepat merupakan pengertian dari rasio likuiditas. Rasio likuditas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Current Ratio (CR), Quick Ratio (QR) dan Cash Ratio (CaR). Peneliitian ini menggunakan sampel dari perusahaan sub sektor konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021 dan perusahaan yang secara konsisten menerbitkan laporan tahunan. Proses clustering dimulai dengan tahapan awal seleksi hingga tahapan evaluasi dengan tools google colab dalam bahasa pemograman python menggunakan beberapa library seperti numpy, pandas, matplotlib, plotly express dan scikit learn. Hasil penelitian menunjukan bahwa perusahaan yang masuk dalam cluster 0 dan 1 merupakan perusahaan yang secara perhitungan tidak sesuai standar industri. Perusahaan yang masuk dalam cluster 2 dan 4 merupakan perusahaan yang sesuai dengan standar industri. Cluster 3 merupakan perusahaan dengan dengan rasio CR dan QR sesuai standar industri tapi nilai rasio CaR tidak sesuai dengan standar indusri.
PENGEMBANGAN USAHA RENGGINANG SEBAGAI PELUANG PENINGKATAN UMKM DESA BATULAYANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT Nanda, Aulia; Listianingsih, Masyhafira; Al-Azhary, Syalma Nurindah
Civitas Ministerium Vol 7, No 01 (2023): Civitas Ministerium
Publisher : Civitas Ministerium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD) DPM KEMA FIT 2022 menyasar masyarakat produsen rengginang di Kampung Cikakak, Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Permasalahan yang dialami oleh produsen rengginang yaitu dalam pendistribusian produk, sehingga upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan angka penjualan melalui media online yaitu Shopee dan pemasaran melalui media sosial Instagram. Selain itu, dibuatkan sebuah website katalog yang berisi produk khas Cililin yang akan langsung terhubung ke Shopee dan Whatsapp. Mitra yang kami sasar adalah masyarakat produsen rengginang desa Cikakak yang tercatat telah ada 14 mitra dengan satu mitra utama yaitu Rengginang Cipta Rasa. Penjualan dilakukan selama 2 bulan yaitu pada bulan Oktober-November yang tercatat sebanyak 34 bungkus rengginang. Sejauh ini, penjualan dilakukan dengan Shopee dan Google Form. Penambahan Google Form sebagai bentuk efisiensi untuk masyarakat di sekitar Telkom University. Kendala yang dihadapi setelah kegiatan adalah masyarakat yang seringkali lupa mengenai cara pengoperasian website. Sehingga, dibuatkan manual book untuk mempermudah mitra dalam penggunaan website.
Optimalisasi Peran Mahasiswa Pada Program KKN dalam Mendukung Layanan Kesehatan Masyarakat di Desa Silo Kabupaten Jember Putra, Novarino; Fatikasari, Ambar; Aji, Darmawan; Hamdani, Bagas; Nanda, Aulia; Fatqurhohman, Fatqurhohman
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i1.30

Abstract

Program Optimalisasi Peran Mahasiswa dalam KKN untuk Mendukung Layanan Kesehatan Masyarakat di Desa Silo Kabupaten Jember bertujuan meningkatkan kesadaran dan literasi kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif. Kegiatan mencakup penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Pemeriksaan Kesehatan Dasar, serta Gerakan Lingkungan Sehat yang dilaksanakan secara kolaboratif antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa. Pendekatan partisipatif yang diterapkan sejalan dengan konsep community-based health promotion, yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama perubahan perilaku hidup sehat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, partisipasi, dan kesadaran warga terhadap upaya pencegahan penyakit, sekaligus memperkuat kompetensi sosial, empati, dan kepemimpinan mahasiswa. Program ini menjadi model kolaboratif yang efektif antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.