Anharul Ulum
UIN Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EKSTRAKURIKULER EMPOWERING DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING SEKOLAH (Studi Kasus di SMA Islam Kepanjen Malang): Anharul Ulum Anharul Ulum
JPPG : Jurnal Pengembangan Profesi Guru Vol. 1 No. 1 (2022): Pendidikan dan Moderasi dalam Islam
Publisher : LPPM STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract One of the basic problems of society in this modern era is the difficulty of getting a job after graduating from high school (SMA) for students who do not continue their education. SMA Islam Kepanjen has an extracurricular empowering program as a provisioning of skills for preparing the students to enter the world of work. Extracurricular empowering is a product offered by SMA Islam Kepanjen to attract public interest for choosing their education. This research aims to analyze and to describe the concepts of planning, implementation and implication of extracurricular empowering for improving the school competitiveness in SMA Islam Kepanjen Malang. It used a qualitative research with research design of case study. Data was obtained through interview techniques, observation, and documentation. Data analysis used the model of Miles and Huberman, namely data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing /verification. Checking the validity of the data used source triangulation. This research shows that (1) the planning of extracurricular empowering activities is by forming a special team, establishing partnerships, conducting coordination meetings for setting goals and objectives, and procuring special facilities and infrastructure to support extracurricular empowering activities. (2) Implementation of extracurricular empowering activities includes the executor of extracurricular empowering activities. They are the head of the empowering section and the instructors from partnership. The implementation of extracurricular empowering activities is scheduled every Saturday without curricular activities for 2 years and the competency test is conducted at the end of the second year. (3) The implication of extracurricular empowering activities is an improving of SMA Islam Kepanjen’s achievements in the non-academic field and an increase in the number of students of SMA Islam Kepanjen around 15-20% each year.
Transformasi Pendidikan Islam: Literasi Digital Sebagai Landasan di Era Modern Anharul Ulum; M Mujab; Zulfi Mubaraq; Bima Fandi Asy’arie
Edusifa: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2026): Edusifa : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/edusifa.v10i1.158

Abstract

Tulisan ini memiliki urgensi karena memberikan wawasan yang berharga dan solusi terkait dengan pendidikan Islam dalam era modern, yang relevan dengan perkembangan zaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan strategi terbaik dalam penerapan pendidikan Islam yang bersifat transformatif. Metode yang diadopsi adalah studi pustaka, di mana data dikumpulkan dari berbagai sumber akademik termasuk jurnal ilmiah, buku-buku, makalah seminar, dan publikasi lain yang relevan. Untuk analisis data, penelitian ini mengikuti paradigma analisis isi yang terstruktur melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian, dan akhirnya, sintesis kesimpulan. Adapun temuan peneltian ini berfokus pada integrasi literasi digital ke dalam pendidikan Islam yang transformative pada tiga aspek. Pertama, menyoroti berbagai tantangan dalam implementasinya seperti perlindungan privasi, kontrol konten, dan penyalahgunaan teknologi. Kedua, pendekatan yang disarankan untuk efektif menggabungkan literasi digital dalam pendidikan Islam, termasuk pendekatan perlindungan, media kreatif, partisipasi sosial, analitis kritis, dan bermain dengan media. Ketiga, aksi pengembangan Integrasi yang bertujuan untuk menjaga relevansi dan efektivitas pendidikan Islam di tengah kemajuan teknologi dan perubahan sosial, meningkatkan pengalaman belajar sambil mempertahankan nilai-nilai dan kualitas pendidikan Islam.