Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR Safei Sekedang; Rina Malahayati; Dicky Zulkarnaen
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3919

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud tujuan untuk menganalisisa laporan keuangan PT.Bank Central Asia (Persero) Tbk periode 2020 hingga 2024 dengan menggunakan rasio likuiditas, profitabilitas, solvabilitas dan aktivitas. Pendekatan penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang diambil merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan PT.Bank Central Asia (Persero) Tbk periode 2020 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukan berdasarkan rasio likuiditas PT Bank Cental Asia selama 2020 hingga 2024, dilihat dari carrent ratio dengan rata-rata 121% kategori sehat, dari aspek cash ratio rata-rata 13% kategori sehat. Berdasarkan rasio Profitabilitas PT Bank Cental Asia selama 2020 hingga 2024 dilihat gross profit margin dengan rata-rata 76% kategori sangat sehat, net profit margin dengan rata-rata 61% kategori sangat sehat, return on asset dengan rata-rata 3% kategori sangat sehat, aspek return on equity dengan rata-rata 18% kategori sangat sehat. Berdasarkan rasio solvabilitas PT Bank Cental Asia selama 2020 hingga 2024 dilihat debt to equity rata-rata 487% kategori tidak sehat, aspek debt to asset rata-rata 82% kategori tidak sehat, dikarenakan sebagian besar dana digunakan untuk membiayai aset perusahaan berasal dari utang. Berdasarkan rasio aktivitas PT Bank Cental Asia selama 2020 hingga 2024 atas dapat dilihat fixed asset turnover rata-rata 2,64 kali kategori belum efisien, aspek receivable turnover rata-rata 7,8 kali kategori belum efisien, aspek asset turnover rata-rata 0,06 kali kategori belum efisien, ini menunjukan bahwa selama lima tahun perusahaan belum efektif dalam mengelola semua asetnya dapat menghasilkan pendapatan.
Analisis Laporan Keuangan PT Bank Central Asia (Persero) TBK Periode Tahun 2020 – 2024 Safii Sikedang; Rina Malahayati; Dicky Zulkarnaen
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4084

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud tujuan untuk menganalisisa laporan keuangan PT.Bank Central Asia (Persero) Tbk periode 2020 hingga 2024 dengan menggunakan rasio likuiditas, profitabilitas, solvabilitas dan aktivitas. Pendekatan penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang diambil merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan PT.Bank Central Asia (Persero) Tbk periode 2020 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukan berdasarkan rasio likuiditas PT Bank Cental Asia selama 2020 hingga 2024, dilihat dari carrent ratio dengan rata-rata 121% kategori sehat, dari aspek cash ratio rata-rata 13% kategori sehat. Berdasarkan rasio Profitabilitas PT Bank Cental Asia selama 2020 hingga 2024 dilihat gross profit margin dengan rata-rata 76% kategori sangat sehat, net profit margin dengan rata-rata 61% kategori sangat sehat, return on asset dengan rata-rata 3% kategori sangat sehat, aspek return on equity dengan rata-rata 18% kategori sangat sehat. Berdasarkan rasio solvabilitas PT Bank Cental Asia selama 2020 hingga 2024 dilihat debt to equity rata-rata 487% kategori tidak sehat, aspek debt to asset rata-rata 82% kategori tidak sehat, dikarenakan sebagian besar dana digunakan untuk membiayai aset perusahaan berasal dari utang. Berdasarkan rasio aktivitas PT Bank Cental Asia selama 2020 hingga 2024 atas dapat dilihat fixed asset turnover rata-rata 2,64 kali kategori belum efisien, aspek receivable turnover rata-rata 7,8 kali kategori belum efisien, aspek asset turnover rata-rata 0,06 kali kategori belum efisien, ini menunjukan bahwa selama lima tahun perusahaan belum efektif dalam mengelola semua asetnya dapat menghasilkan pendapatan.
Aksi Peduli Kemanusiaan dan Penyaluran Bantuan Kepada Korban Banjir Bandang di Kabupaten Aceh Tenggara: Penelitian Rila Maufira; Ardi Hirmansah; Dicky Zulkarnaen; Indra Utama; Fakhrur Rizal; Bahrul Ilmi; Khairul Anwa; Drh. Kartono; Habibul Akram; Umaidi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4018

Abstract

Banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara menimbulkan kerusakan fisik dan tekanan psikologis yang signifikan bagi masyarakat, sehingga membutuhkan penanganan cepat dan terorganisasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh Universitas Gunung Leuser sebagai bentuk aksi peduli kemanusiaan melalui pendistribusian bantuan darurat, pendampingan psikososial, serta edukasi kesiapsiagaan bencana di Desa Gammawar Lawe Sagu Hulu dan wilayah terdampak lainnya. Metode kegiatan meliputi asesmen cepat, koordinasi lintas pihak, distribusi bantuan, serta pelaksanaan sesi trauma healing dan sosialisasi mitigasi bencana. Hasil kegiatan menunjukkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat meningkat signifikan, dukungan psikososial memberikan dampak positif bagi anak-anak, serta pemahaman masyarakat mengenai kesiapsiagaan dan tindakan darurat mengalami peningkatan. Evaluasi kuantitatif dan kualitatif memperlihatkan bahwa kehadiran tim kemanusiaan memberikan rasa aman, meningkatkan solidaritas sosial, serta memperkuat ketangguhan komunitas dalam menghadapi bencana. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi berbasis masyarakat dalam upaya pemulihan pascabencana. Kegiatan ini diharapkan menjadi model intervensi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan di wilayah rawan bencana lainnya.