Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peranan Anggota Koperasi Karyawan Mitra Sejati Dalam Meningkatkan Modal Dan Pendapatan Usaha Ditinjau Menurut Perspektif Hukum Islam sugito
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 1 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ini adalah menganalisis Peranan Anggota Koperasi Karyawan Mitra Sejati Dalam Meningkatkan Modal Dan Pendapatan Usaha Ditinjau Menurut Perspektif Hukum Islam. Jenis penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Adapun metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah, Observasi, Angket dan Dokumentasi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan analisa data secara deskriptif kualitatif, yaitu setelah semua data telah berhasil penulis kumpulkan, maka penulis menjelaskan secara rinci dan sistematis sehingga dapat tergambar secara utuh dan dapat di pahami secara jelas kesimpulan akhirnya. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa peranan anggota koperasi karyawan Mitra Sejati untuk meningkatkan modal dan pendapatan usaha kurang berperan terutama pada unit usaha simpan pinjam, adapun faktor-faktor yang menyebabkannya adalah besarnya jumlah pinjaman yang harus dibayarkan oleh koperasi kepada bank Muammalat, adanya piutang yang tak tertagih dari anggota koperasi yang keluar dari perusahaan dengan jumlah pinjaman yang cukup besar, dan anggota koperasi tidak memfaatkan dengan maksimal unit-unit yang ada pada koperasi. Dalam hukum Islam peranan anggota koperasi karyawan Mitra Sejati dalam meningktakan modal dan pendapatan usaha yang bersifat positf tidak ada masalah dan itu dibolehkan bahkan sangat dianjurkan karena sifat dari koperasi adalah tolong menolong dan azas dari koperasi adalah kekeluargaan untuk meningkatkanmodal dan pendapatan usaha. Sementara bagi anggota yang memberikan peranan negatif pada koperasi berarti anggota tersebut telah berbuat zhalim dan telah berkhianat kepada koperai sehingga mengakibatkan modal dan pendapatan koperasi berkurang karena utang pinjaman dari anggota tersebut tidak sepenuhnya dikembalikan kepada koperasi. Dalam Islam bagi orang yang tidak sanggup untuk melunasinya hutangnya karena pailit atau karena hal lain yang mengakibatkan hutangnya tidak bisa ia bayarkan maka bagi pihak yang memberikan pinjaman atau koperasi sangat dianjurkan untuk dapat memberikan keringanan atau bahkan membebaskan hutangnya tersebut
Strategi Program Pemberdayaan Desa (PPD) Dalam Mengembangkan Ekonomi Masyarakat Di Desa Ujung Tanjung Kabupaten Rokan Hilir sugito
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ini adalah Strategi Program Pemberdayaan Desa (PPD) Dalam Mengembangkan Ekonomi Masyarakat Di Desa Ujung Tanjung Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang berlokasikan di desa Desa Ujung Tanjung Kabupaten Rokan Hilir. Yang menjadi populasi dan sampel adalah seluruh pengurus Program Pemberdayaan Desa (PPD) yang berjumlah 12 orang, dan masyarakat yang mengajukan pinjaman kepada Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) dari Program Pemberdayaan Desa (PPD) yang berjumlah 90 orang. Data tersebut penulis peroleh dengan menggunakan metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan angket. Dari hasil penelitian ini, penulis mengambil kesimpulan bahwa strategi yang dilakukan oleh Program Pemberdayaan Desa (PPD) dalam mengembangkan ekonomi masyarakat adalah dengan cara mensosialisasikan dan memberikan pinjaman modal usaha kepada masyarakat bagi masyarakat yang mengembangkan usaha ekonominya. Pelaksanaan dari Program Pemberdayaan Desa (PPD) di desa Ujung Tanjung Kabupaten Rokan Hilir dalam mengembangkan ekonomi masyarakat telah terlaksana sesuai dengan Pedoman Umum dan Petunjuk Teknis Program Pemberdayaan Desa (PPD) dan progam telah membantu masyarakat dalam mengembangkan ekonomi masyarakat di desa Ujung Tanjung Kabupaten Rokan Hilir. Strategi yang dilakukan oleh Program Pemberdayaan Desa (PPD) di desa Ujung Tanjung Kabupaten Rokan Hilir telah sesuai dengan ekonomi Islam yaitu yang bertujuan untuk mensejahterakan dan membantu masyarakat dalam bidang perekonomian.
Kontribusi Pendapatan Mudharabah Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Nasabah Pada PT. Bank Syari’ah Indonesia Cabang Baganbatu sugito
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ini adalah Kontribusi Pendapatan Mudharabah Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Nasabah Pada PT. Bank Syari’ah Indonesia Cabang Baganbatu. Penelitian ini dilaksanakan pada PT. Syari’ah Indonesia Bagan Batu Kabupaten Rokan Hilir, sample dalam penelitian ini adalah 18 nasabah yang diambil dari populasi yang berjumlah 120 nasabah, dan 6 orang karyawan bank yang diambil dari 20 populasi karyawan bank, pengambilan sample ini menggunakan sistem Tekhnik Random sampling yaitu pengambilan sample secara acak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan angket. Sedangkan Tekhnik analisa data yang digunakan adalah Metode Deskriptif, yaitu setelah semua data telah berhasil penulis kumpulkan, maka penulis menjelaskan secara rinci, dan sistematis sehingga dapat tergambar secara utuh dan dapat dipahami secara jelas kesimpulan dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian penulis lakukan, diketahui bahwa pendapatan mudharabah terhadap peningkatan kesejahteraan nasabah telah memberikan pengaruh yang besar atas pengembangan usaha nasabah yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan bagi perekonomiannya. Keuntungan yang diperoleh nasabah berupa pendapatan bagi hasil yang tergantung dari hasil usaha yang mereka jalankan, apakah untung atau rugi, dan bagi orang usahanya tidak meningkat juga mengatakan sejahtera, karena kesejahteraan lahir dan bathin hanya akan dapat dicapai apabila dilakukan melalui gerakkan amal sholeh seseorang yaitu kegiatan yang berpahala bagi yang melakukan dan bermanfaat bagi orang lain, kemudian pembagian bagi hasilnya dengan sistem profit sharing (bagi laba) dan revenue sharing (bagi pendapatan). Selanjutnya analisis pendapatan mudharabah ditinjau menurut Ekonomi Islam, pendapatannya tidak bertentangan dengan ajaran Islam karena pembiayaan yang diberikan oleh Bank Syari’ah telah menjauhi unsur-unsur yang dilarang oleh Syariat Islam seperti, perjudian, dan minuman keras
Penerapan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance (GCG) Pada PT. Bank Syari’ah Indonesia Cabang Baganbatu sugito
Qonun Iqtishad EL Madani Journal Vol. 2 No. 1 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ini adalah Penerapan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance (GCG) Pada PT. Bank Syari’ah Indonesia Cabang Baganbatu. Penelitian ini dilakukan berdasarkan studi pustaka dengan berbagai referensi jurnal dan buku serta beberapa artikel terbaik dan terupdate. Penelitian Pustaka (library research) yaitu Penelitian dilaksanakan dengan mengumpulkan data dan landasan teoritis dengan mempelajari buku, karya ilmiah, hasil penelitian terdahulu, jurnal-jurnal terkait, artikel-artikel yang terkait serta sumber-sumber yang terkait dengan penelitian sesuai dengan penelitian yang diteliti. Setelah semua data telah diperoleh berhasil dikumpulkan selama proses penelitian baik data primer dan data sekunder dianalisis secara kualitatif kemudian disajikan secara deskriptif yaitu menjelaskan, menguraikan, menggambarakan permasalahan yang berkaitan dengan Penerapan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance (GCG) Pada PT. Bank Syari’ah Indonesia Cabang Baganbatu. Sebagai kesimpulan dari tulisan ini adalah penerapan prinsip Good Corporate Governance adalah suatu hal yang penting dilakukan dalam pengawasan bank syariah. Prinsip GCG mencakup pada 5 (lima) aspek penting yaitu Kemandirian (independency), Keterbukaan (transparency), Akuntabilitas (accountability), Tanggung jawab (responsibility) dan Kewajaran (fairness). Pengawasan bank syariah dilakukan oleh beberapa lembaga terkait sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Pengawasan terhadap bank syariah berpedoman pada prinsipprinsip GCG yang telah ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan. Tujuan dari pelaksanaan prinsip GCG dan pengawasan bank syariah adalah untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan transaksi pada bank syariah telah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah (to ensure that every transaction complies with sharia principles).