Iman Sampurna
Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Implementasi Media Pembelajaran Infografis Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Nurlutfi Aoliah; Usmaedi Usmaedi; Iman Sampurna
KALA MANCA: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH Vol 12 No 2 (2024): Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Setiabudhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69744/kamaca.v12i2.392

Abstract

Mata pelajaran sejarah seringkali dihadapkan pada tantangan yang memengaruhi hasil belajar. Beberapa siswa merasa sulit untuk menemukan daya tarik dalam memahami kronologi peristiwa atau merasa bahwa materi sejarah tidak relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka dan sangat membosankan. Selain itu, metode pengajaran konvensional yang kurang interaktif dapat menyebabkan dampak negatif terhadap pemahaman dan pencapaian hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan kerjasama antara peneliti dan guru kelas X SMA La-Tahzan. Peneliti terlibat dalam merancang, merencanakan, melakukan tindakan, observasi, refleksi, dan pelaporan penelitian. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses pembelajaran agar lebih efektif dan efisien bagi siswa. Data penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat pada siklus I dari 49,9 menjadi 60,33 dan pada siklus II dari 64,36 menjadi 84,8. Selain itu, tingkat ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 6,6% pada siklus I menjadi 23,3%, dan pada pembelajaran akhir siklus II hasil siswa dari 43,3% menjadi 99,6%. Penggunaan media infografis dalam pembelajaran sejarah terbukti efektif dalam membantu siswa memahami materi lebih baik, meningkatkan performa akademik mereka secara keseluruhan, serta meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses belajar.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA SUNDA MATERI KAULINAN TRADISIONAL Revi Putri Sumyati; Iman Sampurna; Habib Cahyono
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Media Gambar Dalam Pebelajaran Bahasa Sunda Materi Kaulinan Tradisional Siswa Kelas 2 SDN 1 Kaduagung Timur”. Universitas Setia Budhi Rangkasbitung 2023. Berdasarkan hasil observasi dilapangan bahwa kemampuan mengenal pembelajaran Bahasa sunda materi kaulinan tradisional di SDN 1 Kaduagung Timur Kecamatan Cibadak dalam mengenal pembelajaran Bahasa sunda materi kaulinan tradisional masih terbilang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan media gambar dan untuk mendeskripsikan penggunaan media gambar terhadap pembelajaran Bahasa sunda materi kaulinan tradisional di SDN 1 Kaduagung Timur. Teknik penelitian yang digunakan adalah Deskriftif Kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan peserta didik di SDN 1 Kaduagung Timur Kecamatan Cibadak. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran melalui media gambar sudah digunakan di SDN 1 Kaduagung Timur disetiap pembelajaran, melalui media gambar kemampuan anak dalam mengenal pembelajaran Bahasa sunda materi kaulinan tradisional di SDN 1 Kaduagung Timur dapat ditingkatkan.
PERAN ORANG TUA DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA DI SDN PAMARAYAN 2 Mesi Sella; Iman Sampurna
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam memotivasi siswa kelas V di SDN Pamarayan 2 penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 15-19 mei, yang pertama peneliti meminta izin penelitian kepada wakil kepala sekolah, hari kedua membagikan angket kepada orang tua dan hari berikutnya peneliti baru memulai membagikan lembar angket kepada siswa, tujuan membagikan angket pada siswa yaitu untuk mengetahui peran orang tua. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan dua cara dengan membagikan angket dan lembar wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian melalui pembagian angket kepada siswa dan orang tua peneliti mengetahui tingkat peran orang tua di SDN Pamarayan 2 cukup tinggi bisa dilihat dengan hasil angket yang dibagikan kepada siswa rata-rata 77,7% masuk kategori sangat tinggi, dari pembagian angket kepada orang tua peneliti mengetahui tingkat partisipasi orang tua cukup besar hal ini bisa dilihat dari pencapaian rata-rata hasil angket orang tua sebesar 84,5 %. Dan hasil wawancara terhadap guru menunjukan bahwa kontribusi orang tua dalam mendukung ananknya cukup banyak. Dari penelitian ini peneliti juga dapat menyimpulkan bahwa peran orang tua saat ini berbeda dengan peran orang tua dulu, adanya perbedaan partisipasi orang tua saat ini
Penggunaan Media Film Dokumenter Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Sejarah Dikelas XI MAS Darul Mustafa Rumyati Rumyati; Weny Widyawati Bastaman; Iman Sampurna
KALA MANCA: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH Vol 14 No 1 (2026): Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Setiabudhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69744/kamaca.v14i1.396

Abstract

Pendidikan adalah usaha dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang bermutu tinggi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan mencakup aspek pengetahuan,keterampilan,dan nilai-nilai yang diperlukan untuk menghadapi tantangan di berbagai bidang kehidupan. Perkembangan zaman dan teknologi menuntut guru dalam melaksanakan tugasnya untuk bisa menggunakan berbagai macam media pembelajaran. Melalui teknologi yang canggih guru bisa membuat dan menggunakan media pembelajaran yang menarik untuk digunakan pada saat kegiatan pembelajaran. Media pembelajaran selain dapat mempermudah dalam menyampai materi juga dapat menarik minat dan perhatian siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran sampai selesai. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dimana dalam penelitian Tindakan Kelas dilakukan melalui beberapa siklus, dimana tiap siklus akan di analisis kemudian diadakan perbaikan pada siklus selanjutnya sampai tujuan dari penelitian yang direncanakan tercapai.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan penggunaan media film dokumenter dapat Meningkatkan Minat Belajar dalam pembelajaran Sejarah di kelas XI B MAS Darul Mustafa. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media film dokumenter dalam pembelajaran sejarah dapat meningkatakan minat belajar siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan minat belajar siswa setiap siklusnya. Dimana pra siklus rata-rata presentase minat belajar siswa sebesar 40% menjadi 60% pada siklus I dan menjadi 85% pada siklus II dengan kategori sangat tinggi.
PENDEKATAN GAME BASED LEARNING BERBASIS BAAMBOOZLE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH Sri Mulyani; Iman Sampurna; Usmaedi Usmaedi
KALA MANCA: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH Vol 14 No 1 (2026): Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Setiabudhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69744/kamaca.v14i1.552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan hasil belajar dan menganalisis efektivitas pendekatan Game Based Learning (GBL) berbasis aplikasi Baamboozle dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sejarah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya minat dan hasil belajar siswa akibat metode pembelajaran sejarah yang dianggap membosankan dan kurang relevan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment, melibatkan siswa kelas XI-4 sebagai kelas kontrol dan kelas XI-7 sebagai kelas Eksperimen di SMAN 1 Banjarsari. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05) dengan selisih rata-rata posttest sebesar 17,970 poin, yang berarti terdapat perbedaan pemahaman yang signifikan antara kedua kelas. Hasil uji N-Gain menunjukkan rata-rata peningkatan pemahaman sebesar 58,92% (kategori cukup efektif) pada kelas eksperimen dan 25,71% (kategori tidak efektif) pada kelas kontrol. Dengan demikian, pendekatan GBL berbasis Baamboozle lebih efektif dibandingkan metode konvensional dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sejarah.
Tradisi Ngajiwa pada Upacara Seren Taun Masyarakat Kasepuhan Citorek: Kajian tentang Makna Simbolik, Fungsi Sosial, dan Pelestarian Kearifan Lokal Nendi Mulyana; Usmaedi Usmaedi; Iman Sampurna
KALA MANCA: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH Vol 14 No 1 (2026): Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Setiabudhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Ngajiwa merupakan salah satu rangkaian ritual sakral dalam pelaksanaan upacara adat Seren Taun masyarakat Kasepuhan Citorek, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Tradisi ini tidak hanya merepresentasikan ungkapan rasa syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi media pewarisan nilai-nilai budaya, spiritualitas, serta kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Di tengah arus modernisasi dan globalisasi, keberadaan tradisi Ngajiwa menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi memengaruhi keberlanjutannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi Ngajiwa, menganalisis makna simbolik yang terkandung di dalamnya, mengidentifikasi fungsi sosialnya bagi masyarakat Kasepuhan Citorek, serta mengkaji perannya dalam pelestarian kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pemangku adat, tokoh masyarakat, dan masyarakat adat Kasepuhan Citorek, serta studi dokumentasi terhadap berbagai sumber pustaka yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ngajiwa merupakan ritual spiritual yang mengandung makna penghormatan kepada Tuhan YME, penghargaan terhadap jasa leluhur, serta ungkapan syukur atas hasil pertanian. Tradisi ini juga berfungsi sebagai media integrasi sosial, penguatan identitas budaya, pewarisan nilai-nilai adat, serta sarana pendidikan karakter bagi generasi muda. Selain itu, Ngajiwa menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan hubungan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta yang menjadi dasar kehidupan masyarakat adat Kasepuhan Citorek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi Ngajiwa memiliki peran strategis dalam mempertahankan eksistensi budaya lokal dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat adat di tengah perubahan zaman. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara masyarakat adat, pemerintah, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendokumentasikan, melestarikan, serta mengembangkan tradisi Ngajiwa sebagai bagian dari warisan budaya takbenda Indonesia.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA GOOGLE EARTH DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SPASIAL SISWA TERHADAP MATERI PERISTIWA SEJARAH KEDATANGAN BANGSA EROPA KE INDONESIA Harum Nirmala Sari; Usmaedi Usmaedi; Iman Sampurna
KALA MANCA: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH Vol 13 No 2 (2025): Kala Manca: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Setiabudhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69744/kamaca.v13i2.725

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk Mengetahui efektivitas penggunaan Media Google Earth pada siswa kelas XI pada mata pelajaran Sejarah di MAN 3 Lebak. Untuk Mengetahui Pemahaman spasial siswa XI pada mata pelajaran sejarah Materi Peristiwa Sejarah Kedatangan Bangsa Eropa ke Indonesia di MAN 3 Lebak. Untuk Mengetahui manfaat penggunaan Media Google Earth terhadap siswa siswa kelas XI pada mata pelajaran Sejarah di MAN 3 Lebak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Eksperimen Semu (Quasi Eksperiment) dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan media pembelajaran aplikasi Google Earth dan kelas XI sebagai kontrol yang diberi perlakuan media pembelajaran pendektan google Earth. Pengambilan data menggunakan instrumen pretest dan posttest berbentuk pilihan ganda dan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dan observasi.