Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Untuk Optimalisasi Administrasi Kalurahan Imogiri Idam Wahyudi; Anggun Sulistyowati; Bikorin Bikorin
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i02.1937

Abstract

Pola birokrasi yang diterapkan belum mampu menciptakan efisiensi dan efektivitas kerja, sehingga sering dianggap menjadi penghambat dalam mencapai tujuan pemerintahan. Salah satu inovasi yang dapat diterapkan adalah Sistem Informasi Manajemen (SIM). Sistem informasi manajemen adalah elemen yang wajib dimiliki oleh setiap organisasi. Tujuan program ini dirancang untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi oleh perangkat kalurahan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sasaran kegiatan ini adalah perangkat Kalurahan Imogiri, termasuk staf administrasi dan aparatur desa yang bertanggung jawab atas pengelolaan data dan pelayanan publik. Pengenalan Sistem Informasi Manajemen (SIM) dilakukan dengan teknik presentasi dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil dari kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan SIM Untuk Optimalisasi Administrasi Kalurahan Imogiri menunjukkan perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek administrasi. Dengan SIM, diharapkan proses administrasi di kalurahan dapat menjadi lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Sosialisasi lebih lanjut perlu dialkukan kepada masyarakat tentang perubahan sistem administrasi ini.
Role of HR in strengthening cyber security on the social media platform of the Teratai Putih Foundation, Yogyakarta Idam Wahyudi; Anggun Sulistyowati; Bikorin Bikorin
Jurnal Abmas Vol. 25 No. 1 (2025): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v25i1.83473

Abstract

In the increasingly advanced digital era, social media has become a primary tool for organizations, including Yayasan Teratai Putih Yogyakarta, to disseminate information, build networks, and enhance community engagement. As an institution engaged in social and educational activities, the foundation heavily relies on social media to implement various programs and social campaigns. However, alongside the benefits it offers, there are significant cybersecurity challenges that must be taken seriously. This community service program (Abdimas) aims to enhance the capacity and awareness of human resources (HR) at Yayasan Teratai Putih Yogyakarta in strengthening cybersecurity on the social media platforms they manage. The target participants of this initiative include social media administrators of the foundation, including staff and volunteers responsible for information management and digital interactions. As a result of this socialization activity, participants gained an in-depth understanding of data protection strategies, security policies, and preventive measures against cyber threats. With increased awareness and skills in managing digital security, the foundation can minimize the risk of cyberattacks while maintaining its credibility and public trust in the information it shares.   Abstrak Dalam era digital yang semakin maju, media sosial telah menjadi alat utama bagi organisasi, termasuk Yayasan Teratai Putih Yogyakarta, untuk menyebarkan informasi, membangun jejaring, dan meningkatkan keterlibatan masyarakat. Sebagai lembaga yang bergerak di bidang sosial dan pendidikan, yayasan ini sangat bergantung pada media sosial untuk menjalankan berbagai program dan kampanye sosial. Namun, di balik manfaat yang ditawarkan, terdapat tantangan besar dalam hal keamanan siber yang harus diperhatikan secara serius. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesadaran Sumber Daya Manusia (SDM) di Yayasan Teratai Putih Yogyakarta dalam memperkuat keamanan siber pada platform media sosial yang mereka kelola. Sasaran kegiatan ini adalah pengelola media sosial Yayasan Teratai Putih Yogyakarta, termasuk staf dan relawan yang bertanggung jawab atas pengelolaan informasi serta interaksi digital. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai strategi perlindungan data, kebijakan keamanan, serta langkah-langkah pencegahan ancaman siber. Dengan meningkatnya kesadaran dan keterampilan dalam mengelola keamanan digital, yayasan dapat meminimalkan risiko serangan siber serta menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap informasi yang disampaikan. Kata Kunci: Era digital; keamanan siber; manajemen sumber daya manusia
Capacity building as an effort to achieve organizational sustainability in Kalurahan Imogiri Bikorin Bikorin; Idam Wahyudi; Anggun Sulistyowati
Jurnal Abmas Vol. 25 No. 1 (2025): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v25i1.83708

Abstract

Kalurahan Imogiri is a non-profit organization that aims to seek optimal welfare for all community members. This Kalurahan has potential and value, but there are many limitations and obstacles in its management, so capacity building efforts are needed. Based on the background and problems faced by partners, AKPRIND University Indonesia is here to help provide solutions. Addressing these challenges requires literacy and an understanding of capacity-building efforts to achieve organizational sustainability. The service method involved providing literacy materials, which was carried out using presentation techniques. At the end of the session, a Focus Group Discussion (FGD) was held to discuss the dynamics of capacity building efforts. Pamong Kalurahan Imogiri was very enthusiastic about following the presentation of the material, and the result was that the pamong began to understand the importance of capacity building efforts. Furthermore, they can identify various problems effectively and recognize the potential of the village to maximize its economic value. It is hoped that after this service activity is carried out, the village will produce appropriate outcomes, providing real and sustainable benefits to the community.   Abstrak Kalurahan Imogiri merupakan lembaga non-profit yang mempunyai tujuan untuk mengupayakan kesejahteraan yang optimal bagi seluruh warga masyarakat. Kalurahan ini memiliki potensi dan nilai, tetapi banyak keterbatasan dan hambatan dalam pengelolaanya sehingga dibutuhkan upaya peningkatan kapasitas. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh mitra, Universitas AKPRIND Indonesia hadir berpartisipasi membantu memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan upaya literasi dan pemahaman mengenai upaya capacity building guna mewujudkan sustainability organizational. Metode pengabdian yang dilaksanakan berupa pemberian materi literasi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan teknik presentasi, berikutnya pada akhir sesi dilaksanakan focus group discussion (FGD) mengenai dinamika dalam upaya peningkatan kapasitas. Para Pamong Kalurahan Imogiri sangat antusias mengikuti pemaparan materi yang disampaikan, hasilnya para pamong mulai memahami bagaimana pentingnya upaya peningkatan kapasitas. Selanjutnya mampu mengidentifikasi berbagai permasalahan dengan baik dan mampu mengidentifikasi potensi kalurahan untuk memaksimalkan nilai ekonomi. Harapannya setelah terlaksana kegiatan pengabdian ini, Kalurahan dapat menghasilkan luaran yang tepat guna untuk memberikan manfaat yang nyata dan berkesinambungan bagi masyarakat. Kata kunci: berdaya; kalurahan; organisasi keberlanjutan; pengembangan kapasitas