Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KEHAMLAN REMAJA DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI DESA TONYAMAN KECAMATAN BINUANG irfan irfan ners; Ika Muzdalia; Immawanti Immawanti; Rasdiana Rasdiana
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol 6 No 1 (2022): November 2022
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v6i1.52

Abstract

Pernikahan remaja menjadi fenomena global yang membawa permasalahan di seluruh negara saat ini dengan peningkatan yang terus terjadi dari tahun ke tahun. Dampak dari pernikahan remaja yaitu, masalah kesehatan reproduksi wanita, masalah kesehatan fisik, masalah psikososial. Tujuan: untuk mengetahui Hubungan kehamilan remaja dengan kejadian bayi berat badan lahir rendah (BBLR). Desain: Desain penelitian kuantitatif dengan survey analitik menggunakan pendekatan kohort retrospektif yang dilaksanakan di desa Tonyaman, Kecamatan Binuang. Dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 94 responden, pemilihan sampel menggunakan teknik total sampling dengan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kehamilan remaja dengan kejadian bayi berat badan lahir rendah dengan nilai p-value 0,00. Kesimpulan: Menunjukkan ada hubungan signifikan antara kehamilan usia remaja dengan kejadian bayi berat badan lahir rendah di desa Tonyaman, Kecamatan Binuang dengan angka kejadian : Jumlah Ibu hamil di desa Tonyaman Kecamatan Binuang, sebanyak 94. Jumlah Ibu hamil dengan BBLR di desa Tonyaman Kecamatan Binuang sebanyak 48 ibu hamil.
Sosialisasi peran petani dalam pengendalian hama utama tikus di Desa Rappang Barat, Kabupaten Polewali Mandar: Farmer’s role socialisation on the control of the rats as the primary pest in West Rappang Village, Polewali Mandar Regency Muhammad Yusuf Saputra; Rasdiana Rasdiana; Riska Aulia; St. Nurrahmah; Idris Idris; Anisa Anisa; Hasnur Hasnur; Yaumil Jannah; Aina Nurpangasi; Nelia Nujriani; Nur Fahra Fahrianti
Jurnal Tarreang: Tren Pengabdian Masyarakat Agrokompleks Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Tarreang
Publisher : Agriculture and Forestry Faculty, Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jtarreang.v1i3.5411

Abstract

The community of West Rappang Village relies heavily on agricultural yields, particularly rice cultivation. Consequently, pest attacks, especially by rats (Rattus argentiventer), pose a serious threat to food security and farmers' welfare. Conventional control practices, such as the use of rodenticides, have negative impacts on both the environment and human health, and may contribute to pest resistance. The objective of this community service activity is to enhance farmers’ understanding and skills in implementing environmentally friendly Integrated Pest Management (IPM) strategies, while also promoting behavioral change toward sustainable agricultural practices. The methodology employed includes lectures and interactive group discussions conducted in collaboration with farmer partners in West Rappang Village, facilitated by the Unsulbar Farming Club (UFC). The training materials cover ecological rat control techniques, such as the use of bamboo traps, land sanitation, synchronized planting, and the utilization of owls as natural predators. Based on questionnaire results, there was a significant increase in farmers’ knowledge: 100% understood the health risks posed by rat infestations, 88% were aware of pest control information sources, and 100% recognized the importance of environmental cleanliness. This activity demonstrates that participatory and educational approaches can foster collective awareness and empower farmers as agents of change in implementing pest control techniques against rat attacks. The implication of this initiative is the development of a more resilient and sustainable agricultural system, which not only boosts productivity but also improves the overall quality of life for the village community.