Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode Menurunkan Tingkat Kebisingan pada Ruas Jl. Urip Sumoharjo di Kota Makassar (Depan Nipah Mall) Andi Maal Latief; Aisyah Zakaria; Sarif Sarif; Alya Ananda Z; Salsabilah Abdullah
Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/jacee.v3i2.4585

Abstract

Kebisingan merupakan polusi suara yang didefinisikan sebagai bunyi yang tidak diinginkan dari usaha atau kegiatan dalam tingkat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan kenyamanan lingkungan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan tingkat kebisingan pada ruas Jl. Urip Sumoharjo di Kota Makassar (Depan Nipah Mall), mendapatkan model tingkat kebisingan dan juga bagaimana metode menurunkan tingkat kebisingan. Metode dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik pengumpulan data berdasarkan data primer dan data sekunder. Pengolahan data dengan menggunakan analisis Leq dan analisis data SPSS (Statistical Package For Sosial Science) versi 26. Hasil penelitian yang dilakukan selama dua hari dan berdasarkan hasil analisis menggunakan angka penunjuk, tingkat kebisingan pada hari senin sebesar 85,00 dBA dan pada hari minggu sebesar 84,38 dBA. Model tingkat kebisingan pada Jl. Urip Sumoharjo yang telah didapatkan yaitu Y = 65,162 + 0,003 X1 + 0,009 X2, maka variabel yang berpengaruh terhadap kebisingan adalah X1 (Volume Motor) dan X2 (Volume Mobil). Sehingga Solusi untuk menurunkan tingkat kebisingan berupa penanaman pucuk merah yang dapat menurunkan tingkat kebisingan sebesar 2,7 dBA. Adapun Rencana Anggaran Biaya penanaman tanaman pucuk merah sebesar Rp 397.520.000.Kata Kunci: Kebisingan, Lalu lintas, Sound Level Meter, Leq
PENILAIAN KONDISI DAN PREDIKSI SISA UMUR JEMBATAN TAKKALASI DENGAN METODE BRIDGE CONDITION RATING Hasmar Halim; Pusvita Dhyan Reza Billa; Basyar Bustam; Andi Maal Latief
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol. 30 No. 2 (2025): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v30i2.6870

Abstract

This study assesses the structural condition and predicts the remaining service life of the vital Takkalasi Bridge in South Sulawesi, using a systematic Bridge Condition Rating (BCR) method adapted from NYSDOT guidelines. The approach combines geometric data and visual inspections, weighting structural elements to determine a condition value (CR) used for lifespan prediction. Results show the Permanent Reinforced Concrete (LTP) section has a BCR of 4.85 (medium category), requiring rehabilitation with an estimated 21 years remaining service life. The older Australian Steel Frame (RBA) section scored a BCR of 5.07 (good category), needing only regular maintenance with 24 years remaining. This indicates the LTP, though younger, degrades faster due to traffic and environmental exposure, while the consistently maintained RBA performs better. The study confirms BCR as an effective basis for targeted bridge management, maintenance, and rehabilitation planning.