Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Efek Analgetik Ekstrak Metanol Daun Melinjo (Gnetum gnemon L.) pada Mencit Putih Jantan dengan Metode Induksi Asam Asetat 1% Evelyne Citra Dewi; Muhammad Husnul Khuluq; Anwar Sodik
JURNAL FARMASI DAN MAKANAN Vol 7 No 2 (2024): Journal of Pharmacy and Science
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jops.v7i2.3908

Abstract

Nyeri merupakan perasaan sensoris serta emosional tidak menyenangkan, berhubungan dengan kerusakan jaringan. Daun melinjo salah satu tanaman yang bermanfaat sebagai obat tradisional untuk mengobati nyeri. Penggunaan obat tradisional efek sampingnya lebih rendah dibandingkan obat kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas analgetik dan dosis terbaik ekstrak metanol daun melinjo pada mencit yang diinduksi asam asetat 1%. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan subjek penelitiannya mencit sebanyak 25 ekor yang dibagi 5 kelompok perlakuan dengan masing-masing kelompok terdiri 5 ekor mencit. Kelompok perlakuan terdiri kontrol negatif CMC-Na 1%, kontrol positif ponstan, kelompok ekstrak metanol daun melinjo dosis 50, 100, 150 mg/kgBB, penginduksi nyeri diberikan asam asetat 1%. Pengamatan dilakukan dengan mengamati geliat mencit untuk dihitung % proteksinya. Data kemudian diuji statistik One Way Anova dan Post-Hoc LSD atau Games-Howell. Hasil ekstrak metanol daun melinjo dengan dosis 150 mg/kgBB memiliki efek analgetik paling baik karena memiliki % proteksi 78,04%, serta memberikan efek yang signifikan pada mencit yang diiinduksi asam asetat 1%. Ekstrak metanol daun melinjo memiliki efek analgetik terbaik pada mencit secara signifikan (p<0,05) dan nilai mean differencenya lebih besar.