Ratih Agustin
Universitas Mohammad Husni Thamrin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Lembursitu Kota Sukabumi (Analisis Data Sekunder) Neneng Nuraisyah; Ratih Agustin
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v1i1.1186

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah nasional karena mencerminkan nilai kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat dan pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Anemia pada ibu hamil disebut potensial membahayakan ibu dan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Lembursitu Kota Sukabumi tahun 2020. Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel sebesar 99 ibu hamil diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data sekunder berasal dari buku kohort ibu hamil tahun 2020. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan bermakna antara status gizi berdasarkan Lila dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p-value = 0,024) dengan nilai OR 4,900, artinya ibu dengan status gizi KEK mempunyai odds 4,9 kali lebih tinggi mengalami kejadian anemia pada ibu hamil dibandingkan dengan ibu yang status gizinya tidak KEK. Sedangkan variabel umur ibu hamil, umur kehamilan, paritas, tingkat pendidikan dan pekerjaan ibu tidak ada hubungan bermakna dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p-value >0,05). Bagi Dinas Kesehatan perlu adanya upaya pencegahan anemia pada ibu hamil terutama pada ibu hamil dengan status gizi berdasarkan Lila termasuk kategori KEK (Kurang Energi Kronik).
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH PUSKESMAS KELURAHAN PEGANGSAAN DUA B Ratih Agustin; Ratna Mutu Manikam; Dwi Wahyuni; Petrus Geroda Beda Ama
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.3659

Abstract

Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang ditandai dengan tubuh pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita usia 6-24 bulan di wilayah Puskesmas Kelurahan Pegangsaan Dua B tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 62 balita yang di dapat dengan cara simple random sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2021. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran panjang atau tinggi badan, dan wawancara kueisioner. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan proporsi responden yang stunting sebesar 27.4%. Analisis uji statistik menunjukkan adanya hubungan bermakna antara berat badan lahir dan panjang badan lahir dengan kejadian stunting pada balita. Sedangkan analisis uji statistic menunjukkan tidak adanya hubungan bermakna antara status gizi ibu saat hamil, riwayat ASI eksklusif, dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini menyarankan agar meningkatkan program edukasi caten dalam pencegahan stunting untuk menghindari kejadian berat badan lahir rendah. Selain itu, bagi lintas sector terkait diharapkan dapat menggerakkan Kader Pembangunan Manusia (KPM) bersama dengan petugas kesehatan dalam mengatasi masalah stunting.