Cinthya Nisha Ristita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT PADA PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN KAMPANYE AMR DI APOTEK WILAYAH KECAMATAN SEMARANG UTARA Suwarni, Sri; Azlina Dewi Rahmatia; Eleonora Maryeta Toyo; Cinthya Nisha Ristita; Arifin Santoso
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/b48cdf03

Abstract

Pemerintah Republik Indonesia telah mengatur tentang Pedoman Penggunaan antibiotika pada tahun 2021 berdasarkan pada fenomena penggunaan antibiotika yang tidak rasional sehingga peraturan Menteri Kesehatan ini untuk mewujudkan pengendalian resistensi antimikroba, penggunaan antibiotik yang tepat, efektif, efisien, dan aman dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat, dan penggunaan obat secara rasional. Antimicrobial Resistance (AMR) merupakan dampak berbahaya jika masyarakat menggunakan antibiotika secara salah atau tidak rasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan perilaku masyarakat pada penggunaan antibiotik dengan kampanye AMR di apotek Kecamatan Semarang Utara. Penelitian eksperimental dengan perlakuan Kampanye AMR oleh Tenaga Kefarmasian apotek, cross sectional, prospektif. Teknik sampling purposive sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner dengan analis menggunakan uji Wilcoxon dan N gain. Penelitian dilakukan pada konsumen di 8 apotek Kecamatan Semarang Utara. Kampanye AMR dilakukan dengan membuat alat peraga berupa papan informatif tentang pemberian informasi bahaya AMR dan penggunaan irrasional antibiotika di depan apotek-apotek. Penempelan poster di Apotek dan  pemberian brosur ke Masyarakat. Hasil yang didapat terhadap perubahan periaku Masyarakat dari dimensi knowledge, attitude dan practice setelah perlakuan kampanye AMR oleh tenaga kefarmasian tentang penggunaan antibiotik di 8 apotek Kecamatan Semarang Utara p<0,005 artinya terdapat perbedaan sebelum dan sesudah kampanye dan kegiatan eksperimen berpengaruh pada perilaku. Nilai rata-rata N-Gain 74,58% maka program Kampanye AMR dinilai efektivitas untuk merubah perilaku masyarakat. Terdapat perubahan perilaku signifikan masyarakat pada penggunaan antibiotik dengan kampanye AMR oleh tenaga kefarmasian di apotek Kecamatan Semarang Utara.
GAMBARAN EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI SIJAHE DENGAN METODE HOT-FIT DI PUSKESMAS KOTA SEMARANG Sri Suwarni; Lilin Margareta; Arifin Santoso; Cinthya Nisha Ristita; Yohana Dwini Marlia
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 9, No 1 (2024): IJF (Indonesia Jurnal Farmasi)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v9i1.2467

Abstract

Pada masa digitalisasi Masyarakat terbantu dengan akses cepat untuk mendapatkan informasi melalui sarana Sistem Informasi berbasis internet. Tenaga Kesehatan termasuk salah satu yang memanfaatkan sistem yang akurat dan reliable dalam memberikan edukasi dan informasi kepda pasien pada saat melakukan pelayanan. Tenaga Teknis Kefarmasian sebagai tenaga Kesehatan mempunyai peran penting dalam KIE ke Masyarakat termasuk dalam layanan asuhan mandiri untuk pengobatan tradisional di Puskesmas. PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Pengurus Cabang Kota Semarang telah memberikan penyuluhan kepada anggotanya untuk akses Sistem Informasi sebagai sarana untuk mendukung kegiatan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas Sistem Informasi Jamu Dan Herbal (Sijahe) Dengan  Metode HOT-Fit oleh Tenaga Teknis Kefarmasian anggota PAFI di Puskesmas Kota Semarang.   Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif secara survey dengan instrument kuisioner secara prospektif. Populasinya adalah seluruh Tenaga Teknis Kefarmasian yang bekerja di Puskesmas Kota Semarang. Pengujian instrument dengan judgment expert dan uji spearman correlation dan perhitungan Cronbach alpha untuk pengujian hasil dengan statistic frequency.Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan Sistem Informasi Jamu dan Herbal  SIJAHE sudah sangat efektif yang diukur dengan komponen-komponen HOT-Fit. Untuk komponen Human memiliki persentase 90,15%, komponen Organization 92,00%, komponen Technology 93,93,97% dan komponen Net-Benefit dengan persentasi 94,54%, yang berarti komponen-komponen tersebut sudah terbukti sangat efektif dengan rerata 92,67% dalam membantu peningkatan pelayanan kefarmasian obat bahan alam.