Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PERAN INTERAKSI SOSIAL TERHADAP KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI BAHASA INDONESIA MAHASISWA THAILAND Zulfa, Lilis Anifiah
Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.955 KB) | DOI: 10.21274/martabat.2019.3.2.297-320

Abstract

Mahasiswa Thailand semester VI di FTIK IAIN Tulungagung terdapat 29 mahasiswa yang tersebar di beberapa jurusan, yaitu TBIN 8 mahasiswa, MPI 5 mahasiswa, PIAUD 2 mahasiswa, TBI 9 mahasiswa, dan PAI 5 mahasiswa. Semua jurusan tersebut mengadakan program PPL di semester VII. Mahasiswa Thailand angkatan ini berasal dari lima daerah di Thailand, yaitu Pattani, Narathiwat, Yala, Songkhla, dan Pattalung. Mahasiswa yang berbahasa ibu Melayu lebih cepat berinteraksi. Hal itu tampak pada interaksi mereka di kelas. Dengan kemiripan bahasa Melayu dan bahasa Indonesia memudahkan mereka untuk paham dengan lebih cepat. Berbeda dengan mahasiswa dari Pattalung. Bahasa Ibu mereka adalah bahasa Thailand. Bahasa Thailand jauh berbeda dengan bahasa Melayu dan Indonesia. Hal itu tentunya membuat mereka harus belajar berinteraksi lebih keras daripada mahasiswa dari Patani.  Mahasiswa Thailand sebagai pendatang di Tulungagung dituntut untuk menyesuaikan diri dengan budaya pendidikan yang ada di Indonesia, khususnya dalam berbahasa. Khususnya mahasiswa FTIK yang harus melaksanakan PPL di Indonesia.
PERAN INTERAKSI SOSIAL TERHADAP KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI BAHASA INDONESIA MAHASISWA THAILAND Zulfa, Lilis Anifiah
Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/martabat.2019.3.2.297-320

Abstract

Mahasiswa Thailand semester VI di FTIK IAIN Tulungagung terdapat 29 mahasiswa yang tersebar di beberapa jurusan, yaitu TBIN 8 mahasiswa, MPI 5 mahasiswa, PIAUD 2 mahasiswa, TBI 9 mahasiswa, dan PAI 5 mahasiswa. Semua jurusan tersebut mengadakan program PPL di semester VII. Mahasiswa Thailand angkatan ini berasal dari lima daerah di Thailand, yaitu Pattani, Narathiwat, Yala, Songkhla, dan Pattalung. Mahasiswa yang berbahasa ibu Melayu lebih cepat berinteraksi. Hal itu tampak pada interaksi mereka di kelas. Dengan kemiripan bahasa Melayu dan bahasa Indonesia memudahkan mereka untuk paham dengan lebih cepat. Berbeda dengan mahasiswa dari Pattalung. Bahasa Ibu mereka adalah bahasa Thailand. Bahasa Thailand jauh berbeda dengan bahasa Melayu dan Indonesia. Hal itu tentunya membuat mereka harus belajar berinteraksi lebih keras daripada mahasiswa dari Patani.  Mahasiswa Thailand sebagai pendatang di Tulungagung dituntut untuk menyesuaikan diri dengan budaya pendidikan yang ada di Indonesia, khususnya dalam berbahasa. Khususnya mahasiswa FTIK yang harus melaksanakan PPL di Indonesia.
PROBLEMATIKA DALAM MELAKUKAN TINDAKAN REFLEKTIF UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Lilis Anifiah Zulfa
EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi Vol 2 No 2 (2017): EDUSCOPE
Publisher : LPPM Universitas KH.A.Wahab Hasbullah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.422 KB)

Abstract

ABSTRACT Development of education are very fast, as globalization and technology advance, so that teachers’ competency and skills must be improved. Bahasa Indonesia, is one of subjects that many people say it is easy, but that is not same as the fact. The national test’s result of Bahasa Indonesia was the worst than other subjects, and mostly students can use Bahasa Indonesia well. Bahasa Indonesia teachers have to solve this problem by doing some self evaluations, find a method or technique that suitable for the subject, and knowing the student’s characteristic. One important thing to do is reflection, evaluating the learning process. Advantages of this reflection are helping teacher to evaluate the learning process, include the media, method, material, students, and the teacher itself. The problems of the reflection are time management and variative reflection. Solution of the problems is making a reflective journal. KEYWORDS: reflection, problematic, reflective journal ABSTRAK Perkembangan dunia pendidikan semakin cepat, seiring dengan kemajuan teknologi dan globalisasi. Hal ini perlu diimbangi dengan peningkatan kemampuan profesional dan keterampilan pelaku utama pendidikan, yaitu guru. Mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah salah satu mata pelajaran yang sering dianggap mudah, namun hasilnya sering mengecewakan. Nilai Ujian Nasional Bahasa Indonesia lebih rendah dari mata pelajaran lain, dan masih banyak siswa yang belum mampu menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar.Upaya yang dapat dilakukan guru Bahasa Indonesia untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengevaluasi diri, menemukan metode dan teknik pembelajaran yang sesuai, dan mengenal karakteristik siswa. Salah satu tindakan pembelajaran yang penting untuk dilakukan adalah tindakan reflektif, yaitu tindakan meninjau kembali proses pembelajaran yang telah dilakukan. Manfaat tindakan reflektif adalah guru dapat mengevaluasi proses pembelajaran, termasuk media, metode, materi, siswa, bahkan penampilan guru sendiri. Problematika yang dijumpai dalam kegiatan reflektif adalah kesulitan guru dalam mengatur waktu dan jenis tindakan reflektif yang bervariasi. Solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi problematika ini adalah dengan membuat jurnal refleksi. KATAKUNCI: tindakan reflektif, problematika, jurnal refleksi
Bimbingan Teknis Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas dan Publikasi Ilmiah bagi Guru MI Al Ishlah Tiudan Lilis Anifiah Zulfa; Rahmawati Mulyaningtyas
Abdimas Universal Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v4i2.178

Abstract

Writing scientific papers is important for the development of the teaching profession. One of the most popular scientific papers by the teachers is the results of classroom research or commonly known as CAR (classroom action research). CAR is useful for improving teacher performance and fixing problems in the classroom. CAR that has been prepared by the teacher has not been maximally published in the form of a journal. In fact, the results of this scientific publication can be used for the benefit of school accreditation and benefit of the public usage, especially the cognate teachers. Therefore, it is important to carry out technical guidance on the preparation of CAR and scientific publications for MI Al Ishlah Tiudan teachers. The method used in this research is Participatory Action Research method. The implementation of technical guidance for the preparation of CAR and scientific publications shows that the majority of teachers at MI Al Islah Tiudan Gondang have received guidance on the preparation of CAR, but there are still many who do not understand the actual CAR because the guidance only provides material. In this technical guidance activity, all participants seemed enthusiastic and had been able to prepare a good CAR draft. All participants are also ready to continue the development of their draft and prepare to publish it in a journal.
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN MEDIA BUKU DIGITAL BAGI GURU BAHASA INDONESIA Rahmawati Mulyaningtyas; Lilis Anifiah Zulfa; Muyassaroh; Ristu Wahyu Stiawan
JIK-PkM: Jurnal Inovatif dan Kreatif hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): JIK-PkM January 2023
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/jik-pkm.v1i1.399

Abstract

Teachers need to equip themselves with the ability to develop learning media, especially those which are based on computer technology. The purpose of this public service activity is to explain technical matters related to the making of digital books by Indonesian language teachers. Then, to explain the obstacles to the making of digital books by Indonesian language teachers during the technical workshop activities. This public service activity uses the PAR (participatory action research) method. This method is aimed that Indonesian language teachers add the insights and be able to practice the making of digital books using the Flip PDF Professional application. Participants of this technical workshop are Indonesian language teachers from the MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK levels of 20 people. Based on the needs analysis, information was obtained that Indonesian language teachers were not optimal in the making of learning media, especially digital books. This is caused by the digital books used so far are in PDF format. The results of the public service show that the participants can follow the activities well. However, there are several obstacles during the activity, especially connectivity limitations while installing the applications or using the applications because they require internet access.
Development of BeBa (News Learning) Learning Media in News Text Learning Putri, Aldila Rahmita; Zulfa, Lilis Anifiah
J-LELC: Journal of Language Education, Linguistics, and Culture Vol. 4 No. 1 (2024): J-LELC: Journal of Language Education, Linguistics, and Culture
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jlelc.2024.14085

Abstract

Learning news texts is one of the compulsory learning that students need to master. There are various factors that can affect the success of learning news texts. One of them is the use of learning media. This research and development aims to (1) develop BeBa (Belajar Berita) learning media in the material identifying elements of news texts for grade VIII students of SMPN 2 Sumbergempol, (2) testing the feasibility of BeBa (Belajar Berita) learning media in the material identifying elements of news texts for grade VIII students of SMPN 2 Sumbergempol. The ADDIE model is used in research and development of Beba learning media. There are two types of data obtained in this study. Qualitative data is obtained from interviews and comments or suggestions for improvement from students and validators. Quantitative data was obtained from the results of needs analysis questionnaires, material validator assessments, media validators, teacher practitioners, and student responses. The results of material validation by material experts obtained a percentage of 93.33% with the category "very feasible", the results of validation by media experts obtained a percentage of 96.88% with the category "very feasible", and the results of teacher assessment Indonesian obtained a percentage of 100% with the category "very feasible". The trials in this study were conducted twice, namely small group trials with 10 students obtaining a percentage of 98.45% with the category "very feasible" and large group trials with 25 students obtaining a percentage of 95.7% with the category "very feasible". Based on these results, the BeBa (Belajar Berita) learning media that has been developed has been tested for feasibility and is ready to be implemented in learning Indonesian class VIII news text materials.
Penguasaan Penulis terhadap Kaidah Penggunaan Imbuhan ber- dalam Kajian Sastra Publikasi Anifiah Zulfa, Lilis; Khasanah, Uswatun
Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2023): April
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/narasi.v1i1.1790

Abstract

ABSTRAK: Ber- sebagai salah satu imbuhan tentunya mempunyai aturan tersendiri dalam penggunaannya. Oleh karena itu, artikel ini membahas permasalahan imbuhan dalam ranah penguasaan penulis terhadap kaidah penggunaan imbuhan ber- dalam karya ilmiah berupa reviu kajian literatur. Karya ilmiah yang dijadikan objek penelitian adalah dua artikel kajian sastra terbitan tahun 2018 dan 2020. Kajian pustaka tahun 2018 ini ditulis Jumani dengan judul Struktur dan Nilai Moral Pantun dalam Rubik Bujang Besaot dan Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar di SMA (Jurnal Sirok Bastra, Vol. Sirok Bastra, Vol 6, No. 1, Juni 2018). Kajian Sastra Tahun 2020 ditulis oleh Tisa, dkk, dengan judul Kajian Sosiologi Sastra dalam Langkah Arah Novel Fiersa Besari (Jurnal Samudra Bahasa, Vol. 3, No. 1, Juni 2020). Berdasarkan reviu kedua artikel tersebut, penguasaan penulis terhadap prinsip penggunaan isi ulang belum sempurna. Hal ini dibuktikan dengan adanya kesalahan penggunaan afiks yang diikuti kata dasar yang diawali dengan fonem /r/ dan mengandung bunyi /-er/ pada suku kata pertama. Kata Kunci: afiks ber-, penguasaan penulis
Penguasaan Penulis terhadap Kaidah Penggunaan Imbuhan ber- dalam Kajian Sastra Publikasi Anifiah Zulfa, Lilis; Khasanah, Uswatun
Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2023): April
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/narasi.v1i1.1790

Abstract

ABSTRAK: Ber- sebagai salah satu imbuhan tentunya mempunyai aturan tersendiri dalam penggunaannya. Oleh karena itu, artikel ini membahas permasalahan imbuhan dalam ranah penguasaan penulis terhadap kaidah penggunaan imbuhan ber- dalam karya ilmiah berupa reviu kajian literatur. Karya ilmiah yang dijadikan objek penelitian adalah dua artikel kajian sastra terbitan tahun 2018 dan 2020. Kajian pustaka tahun 2018 ini ditulis Jumani dengan judul Struktur dan Nilai Moral Pantun dalam Rubik Bujang Besaot dan Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar di SMA (Jurnal Sirok Bastra, Vol. Sirok Bastra, Vol 6, No. 1, Juni 2018). Kajian Sastra Tahun 2020 ditulis oleh Tisa, dkk, dengan judul Kajian Sosiologi Sastra dalam Langkah Arah Novel Fiersa Besari (Jurnal Samudra Bahasa, Vol. 3, No. 1, Juni 2020). Berdasarkan reviu kedua artikel tersebut, penguasaan penulis terhadap prinsip penggunaan isi ulang belum sempurna. Hal ini dibuktikan dengan adanya kesalahan penggunaan afiks yang diikuti kata dasar yang diawali dengan fonem /r/ dan mengandung bunyi /-er/ pada suku kata pertama. Kata Kunci: afiks ber-, penguasaan penulis