Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN METODE TOPSIS DALAM SISTEM REKOMENDASI PILIHAN KUDA LATIHAN TERBAIK PADA STEBEL KENTAUROS RIDING SCHOOL Dicka Selamet Putra Pratama; Pratiwi Rachmadi; Lely Priska Dameria Tampubolon
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 5, No 2 (2025): JURNAL JRIS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol5no2.832

Abstract

Horses are currently not just riding animals but are also used as a hobby and a sport such as Equestrian. The current problem for customers who do not know about horse riding is that they must first consult the trainer to determine which horse is suitable. This consultation causes a queue if many customers want to rent simultaneously. This study aims to build a recommendation system for the best training horse choices for Stebel Kentauros Riding School customers. The method used is the Topsis method with the criteria of horse skills, horse weight, horse character, horse age, and horse speed with choices of Pony Horses, Sumba Horses, Lutisano Horses, Womblat Horses, and Sport Horses. To build the system using the Waterfall method with modeling using UML. The results of the study are in the form of a web-based application using the PHP and MySQL programming languages to provide recommendations for horses, trainers, and rental prices that can be selected by customers based on input criteria from customer.Kuda saat ini bukan hanya sekedar hewan tunggangan saja melainkan juga digunakan sebagai hobi serta sarana olahraga seperti Equestrian. Permasalahan saat ini untuk pelanggan yang tidak memiliki pengetahuan berkuda, harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan pelatih untuk mengetahui kuda mana yang cocok digunakan. Hal ini menyebabkan antrian dalam berkonsultasi jika banyak pelanggan yang ingin menyewa pada saat bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem rekomendasi pilihan kuda latihan terbaik untuk pelanggan Stebel Kentauros Riding School. Metode yang digunakan adalah metode Topsis dengan kriteria skill kuda, bobot kuda, karakter kuda, usia kuda dan kecepatan kuda dengan alternatif pilihan Kuda Pony, Kuda Sumba, Kuda Lutisano, Kuda Womblat danĀ  Kuda Sport. Untuk pembangunan sistemnya menggunakan metode Waterfall dengan pemodelan menggunakan UML. Hasil penelitian berupa aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa pemograman PHP dan MySQL untuk memberikan rekomendasi kuda, pelatih dan harga sewanya yang dapat dipilih oleh pelanggan berdasarkan inputan kriteria dari pelanggan.
ANALISIS PENERIMAAN PENGGUNA DIGITAL SIGNATURE PADA SISTEM SAKTI DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) Muhamad Geby Ramadan Roring; Pratiwi Rachmadi; Agnes Novita Ida Safitri; Lucia Sri Istiyowati; Deden Prayitno
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 6, No 2 (2026): JURNAL JRIS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol6no2.1257

Abstract

This study aims to analyze the influence of Perceived Ease of Use and Perceived Usefulness on attitudes toward using and Actual Usage of Digital Signatures (DS) in the implementation of the SAKTI system. The research method is a quantitative approach, using the Technology Acceptance Model (TAM) as the basis for analysis. The research variables are limited to the use of DS issued by the National Cyber and Crypto Agency (BSSN) in state budget disbursement transactions through the SAKTI system. The results indicate that Perceived Ease of Use and Perceived Usefulness significantly influence attitudes toward using and Actual Usage of DS in the SAKTI system. Furthermore, the results indicate that attitudes toward using a function as a partial mediator of the influence of Perceived Ease of Use and Perceived Usefulness on Actual Usage of Digital Signatures in the SAKTI system. DS implementation has been proven to increase efficiency, security, transparency, and reduce the risk of misuse of physical documents in state financial transactions. This research provides a practical contribution to supporting a more modern, adaptive, and responsive digital transformation of state finances.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Ease of Use dan Perceived Usefulness terhadap Attitude Toward Using serta Actual Usage Digital Signature (DS) dalam implementasi Sistem SAKTI. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan kerangka Technology Acceptance Model (TAM) sebagai dasar analisis. Variabel penelitian dibatasi pada penggunaan DS yang diterbitkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam transaksi pencairan dana APBN melalui Sistem SAKTI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Ease of Use dan Perceived Usefulness berpengaruh signifikan terhadap sikap terhadap Attitude Toward Using dan Actual Usage DS dalam Sistem SAKTI. Selanjutnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa Attitude Toward Using berfungsi sebagai mediator parsial (partial mediation) pengaruh Perceived Ease of Use dan Perceived Usefulness terhadap Actual Usage Digital Signature dalam Sistem SAKTI. Implementasi DS terbukti mampu meningkatkan efisiensi, keamanan, transparansi, serta mengurangi risiko penyalahgunaan dokumen fisik dalam transaksi keuangan negara. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam mendukung transformasi digital keuangan negara yang lebih modern, adaptif, dan responsif
EDUKASI PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN DALAM PENDIDIKAN MENENGAH DI MAN 6 JAKARTA Elliana Gautama; Pratiwi Rachmadi; Nani Krisnawaty Tachjar; Lucia Sri Istiyowati; Agnes Novita Ida Safitri
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2026): SWADIMAS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no2.1398

Abstract

Artificial Intelligence (AI) is a technology with significant potential to transform educational practices. This community service activity aims to introduce and implement AI in the learning environment of MAN 6 Jakarta. Implementation methods included training, interactive discussions, and case studies involving teachers and students. The results of the activity demonstrated an increase in participants' understanding of AI concepts, awareness of AI's use in education, and motivation to develop digital literacy. This program supports learning innovation in secondary education, especially at MAN 6 Jakarta.Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) merupakan teknologi yang berpotensi besar dalam mentransformasi praktik pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan menerapkan AI di lingkungan pembelajaran MAN 6 Jakarta. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, diskusi interaktif, dan studi kasus yang melibatkan guru dan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep AI, kesadaran akan pemanfaatan AI dalam pendidikan, serta meningkatnya motivasi untuk mengembangkan literasi digital. Program ini berkontribusi dalam mendukung inovasi pembelajaran di pendidikan menengah terutama di MAN 6 Jakarta