Syamsul Bahri
Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bosowa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Relasi Sosial Masyarakat Pendatang Dan Masyarakat Lokal Dikeluarahan Bangkala Kota Makassar M. Dava Anugrah; Syamsul Bahri; A Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2025
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v5i2.6886

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data dan fakta mengenai bagaiman relasi sosial antara masyarakat pendatang danĀ  masyarakat lokal, di Kelurahan Bangkala Kota Makassar dan bagaimana strategi masyarakat pendatang beradaptasi dengan masyarakat lokal di Kelurahan Bangkala Kota Makassar Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selain itu, teknik analisis data yang digunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa: (1) relasi sosial antara masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal di sekitar Kelurahan Bangkala Kota Makassar terdapat hubungan yang baik, terdapat adanya bentuk relasi yang bersifat asosiatif dan terdapat bentuk relasi yang bersifat disosiatif. (2) Strategi masyarakat pendatang beradaptasi dengan masyarakat lokal dengan cara: membangun komunikasi yang baik, mengikuti kegiatan yang diadakan masyarakat lokal, serta mengikuti aturan-aturan yang ada yang ada pada masyarakat lokal. Di Kelurahan Bangkala Kota Makassar The purpose of this study is to obtain data and facts regarding the social relations between migrants and local communities in Bangkala Village, Makassar City and how migrants adapt to the local community in Bangkala Village, Makassar City. The author used a qualitative research method with a case study approach. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. Furthermore, the data analysis technique used was the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the research results, it is known that: (1) social relations between immigrants and local communities around Bangkala Village, Makassar City are good, with both associative and dissociative forms of relations. (2) strategies for immigrants to adapt to local communities include: building good communication, participating in activities held by local communities, and following existing rules within the local community. In Bangkala Village, Makassar City
Influencer, Generasi Z Dan Pemberdayaan Literasi Di Kota Makassar Muizzah Azizah Putri; Syamsul Bahri; Harifuddin Harifuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2025
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v5i2.7052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh influencer terhadap pemberdayaan literasi Generasi Z di Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan uji regresi dan uji t, serta pendekatan kualitatif melalui wawancara untuk memperkuat hasil temuan. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa Hipotesis Nol (H0) ditolak dan Hipotesis Alternatif (H1) diterima, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara influencer terhadap pemberdayaan literasi Generasi Z di Kota Makassar. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, t hitung 6,071 > t tabel 2,000, serta koefisien regresi sebesar 0,681. Temuan kuantitatif ini diperkuat dengan hasil wawancara kualitatif yang menunjukkan bahwa mahasiswa menilai influencer mampu memberikan inspirasi, motivasi, dan dorongan untuk lebih kreatif serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana pembelajaran. Namun demikian, terdapat pula potensi dampak negatif berupa kecenderungan mengikuti tren hiburan dan perilaku konsumtif. Hasil penelitian ini memperkuat konsep sosiologi komunikasi yang menekankan pengaruh interaksi digital terhadap perilaku sosial, serta teori dampak sosial yang menjelaskan adanya dampak positif maupun negatif dari kehadiran influencer terhadap literasi generasi muda. This study aims to determine the influence of influencers on the empowerment of Generation Z literacy in Makassar City. The research method used is a quantitative approach with regression tests and t-tests, as well as a qualitative approach through interviews to strengthen the findings. Based on the results of data analysis, it was found that the Null Hypothesis (H0) was rejected and the Alternative Hypothesis (H1) was accepted, which means there is a significant influence between influencers on the empowerment of Generation Z literacy in Makassar City. This is evidenced by a significance value of 0.000 < 0.05, t count 6.071 > t table 2.000, and a regression coefficient of 0.681. These quantitative findings are reinforced by the results of qualitative interviews which show that students assess influencers are able to provide inspiration, motivation, and encouragement to be more creative and utilize social media as a learning tool. However, there are also potential negative impacts in the form of a tendency to follow entertainment trends and consumptive behavior. The results of this study strengthen the concept of communication sociology which emphasizes the influence of digital interaction on social behavior, as well as the theory of social impact which explains the positive and negative impacts of the presence of influencers on the literacy of the younger generation.