Nining Haslinda Zainal
Pogram Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bosowa

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Sistem Zonasi Bagi Tingkat Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Di Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang Rini Rini; Nining Haslinda Zainal; Ade Ferry Afrizal
Publician: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion Vol. 1 No. 2 (2022): PUBLICIAN: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion, Juli
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jp.v1i2.1539

Abstract

Sistem Kebijkan zonasi ini dilaksankan iala dengan tujuan yaitu melakukan pemerataan pendidikan yang ada, baik yang ada di desa atau yang ada di perkotaan sehinga tidak ada lagi sekolah yang di cap sebagai sekolag favorit.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hasil dan dampak yang diterima baik dari siswa maupun guru setelah adanya penerapan kebijakan Sistem Zonasi Sekolah pada Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif. Penelitian ini mengambil data langsung di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Enrekang, SMPN 1 Enrekang, SMPN 2 Enrekang, SMPN 6 Enrekang dan SMPN 7 Enrekang yaitu dengan cara melakukan observasi langsung, wawancara dengan informan dan juga observasi pustakaProses analisis data yaitu dengan menggunakan teknik analisis deskriftif dengan melalui tiga alur, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan sistem zonasi sekolah pada tingkat SMP memberikan dampak bagi siswa-siswa yang ingin memilih sekolah yang mereka suka, dan juga dampaknya terhadap sekolah yang mengalami kebaruan dan berakibat kepada guru yang kekurangan ajam mengajar. This zoning policy system is implemented with the aim of distributing the existing education, both in villages and in urban areas, so that no more schools are labeled as favorite schools by students and teachers after the implementation of the School Zoning System policy at the Junior High School (SMP) Level in Enrekang District, Enrekang Regency. This study used qualitative research methods. This study took direct data at the Enrekang Regency Education Office, SMPN 1 Enrekang, SMPN 2 Enrekang, SMPN 6 Enrekang, and SMPN 7 Enrekang, namely by conducting direct observations, interviews with informants, and also library observations. The data analysis process is done by using descriptive analysis techniques through three paths, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the school zoning system policy at the junior high school level has an impact on students who want to choose the school they like and also has an impact on schools experiencing novelty and resulting in teachers who lack teaching hours
Efektivitas Penerapan Absensi Fingerprint Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Kantor Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Toraja Utara Ujhi Dwiyanti; Ade Ferry Afrizal; Nining Haslinda Zainal
Publician: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion Vol. 1 No. 2 (2022): PUBLICIAN: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion, Juli
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jp.v1i2.1541

Abstract

Fingerprint adalah salah satu program pemerintah yang hadir sebagai solusi yang dianggap dapat menyelesaikan atau meminimalisirmasalah disiplin kehadiran pegawai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana pengaruh absensi fingerprint dalam meningkatkan kinerja dan kedisiplinan pegawai serta cara mengatasi masalah indisipliner pegawai pada kantor Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini mengambil data di kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Toraja Utara dengan cara melakukan observasi langsung, wawancara dengan informan dan observasi pustaka dengan mengambil data yang penting di bidang kepegawaian dan program. Proses analisis data menggunakan teknik analisis dan deskriptif dengan melalui tiga alur penerapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpula/verifikasi data. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa kinerja dan kedisiplinan pegawai tidak akan berpengaruh terhadap penerapan absensi fingerprint jika bukan kesadaran dari diri pegawai. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi kesadaran pegawai akan ketaatan pada jam kerja maka semakin tinggi pula kinerja yang dicapai serta efektifnya absensi fingerprint digunakan dalam peningkatan kinerja The fingerprint is one of the government programs that are present as a solution that is considered to be able to solve or minimize employee attendance discipline problems. The purpose of this study was to determine the extent of the influence of fingerprint absenteeism in improving employee performance and discipline and how to overcome employee disciplinary problems at the Regional Financial and Asset Management Agency office of North Toraja Regency. This study collects data at the office of the Regional Financial and Asset Management Agency of North Toraja Regency by conducting direct observations, interviews with informants, and library observations by taking important data in the field of staffing and programs. The data analysis process uses analytical and descriptive techniques through three application paths, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing/data verification. The results of this study indicate that employee performance and discipline will not affect the application of fingerprint attendance if it is not employee awareness. This means that the higher the employee's awareness of compliance with working hours, the higher the performance achieved and the effectiveness of fingerprint attendance in improving performance
Strategi Pengembangan Wisata Budaya Dan Agrowisata Di Tana Toraja Ave Makka; Ade Ferry Afrisal; Nining Haslinda Zainal
Publician: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion Vol. 5 No. 1 (2026): PUBLICIAN: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion, Janua
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jp.v5i1.2906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis mengenai (1) Bagaimana Strategi Pemerintah Daerah Tana Toraja dalam mengembangkan wisata budaya dan agrowisata (2) Apa saja yang menjadi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pengembangan wisata tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi langsung. Teknik analisis data meliputi tahap-tahap pengumpulan data, reduksi data, pemeriksaan data dan penarikan atau kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam pengembangan wisata belum maksimal dimana masih ada beberapa indikator pengembangan wisasata yang belum terpenuhi. Dalam pengembangan industri pawisata berbasis budaya dan agrowisata ada beberapa faktor yang berpengaruh baik faktor pendukung maupun faktor penghambat. Beberapa faktor pendukung dalam pengembangan industri pariwisata khususnya berbasis budaya dan agrowisata adalah potensi Sumber Daya Alam (SDA), Potensi Budaya dan SDM yang baik. Sedangkan faktor penghambat dalam pengembangan wisata tersebut antara lain kurangnya peran serta masyarakat serta kurangnya kerja sama dengan investor. This study aims to identify, describe, and analyze (1) the strategy of the Tana Toraja Regional Government in developing cultural tourism and agro-tourism (2) what are the supporting and inhibiting factors in the development of this tourism. This research was conducted using a qualitative descriptive approach. Data collection was carried out by means of observation, interviews and direct documentation. Data analysis techniques include the stages of data collection, data reduction, data examination and drawing or conclusions. The results of this study indicate that the strategy adopted by the local government in tourism development has not been maximized where there are still several indicators of tourism development that have not been fulfilled. In developing the culture-based tourism industry and agro-tourism, there are several factors that influence both supporting and inhibiting factors. Several supporting factors in the development of the tourism industry, especially culture-based and agro-tourism, are the potential of natural resources (SDA), cultural potential and good human resources. While the inhibiting factors in tourism development include the lack of community participation and lack of cooperation with investors.
Implementasi Good Governance Dalam Mewujudkan Kualitas Pelayanan Publik Pada Kantor Dinas Sosial Polewali Mandar Sulawesi Barat Rahmat Rahmat; Syamsuddin Maldun; Nining Haslinda Zainal
Publician: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion Vol. 5 No. 1 (2026): PUBLICIAN: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion, Janua
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jp.v5i1.2918

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Good Governance dalam mewujudkan Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Dinas Sosial Polewali Mandar. Metode penelitian yang di gunakan adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian ini menjawab dua pertanyaan yaitu: 1). Prinsip efektif dan efisien dan 2). Prinsip transparansi dalam mewujudkan kualitas pelayan publik di Kantor Dinas Sosial Polewali Mandar? Kantor Dinas Sosial polewali mandar untuk menerapkan prinsip efektif dan efisien serta prinsip trasnparansi berdasarkan dokumen dari united Nations Development Program (UNDP) tentang prinsip prinsip Good Governance yaitu, partisipasi, trasnparansi, akuntabilitas, keadilan, kepastian hukum, beriorentasi pada consensus, efisien dan efektif, dan daya tanggap. Untuk prinsip efsisien dan efektif dalam hal kedisiplinan belum berjalan dengan maksimal namu berbeda dengan ketepatan waktu dalam pelayanan yang sudah berjalan dengan baik. Kemudian prinsip transparansi, penelitian yang di lakukan menjawab 4 (empat) indikator yaitu: (1) ketersediaan akses, (2) kerangka regulasi (3) keterbukaan proses (4) kelengkapan informasi. Dari empat indikator tersebut sudah memenuhi prinsip trasnparansi atau sudah berjalan dengan baik. This study aims to find out how to implement good governance in realizing the quality of public services at the Social Service Office of Polewali Mandar. The research method used is a qualitative approach by conducting observations, interviews and documentation. From this study answered two questions, namely: 1). Effective and efficient principles and 2). The principle of transparency in realizing the quality of public servants at the Polewali Mandar Social Service Office? Polewali Mandar Social Service Office to implement effective and efficient principles and transparency principles based on documents from the United Nations Development Program (UNDP) on the principles of Good Governance namely, participation, transparency, accountability, fairness, legal certainty, consensus-oriented, efficient and effective, and responsiveness. For the principles of efficiency and effectiveness in terms of discipline, it has not run optimally, but it is different from the timeliness in services that are already going well. Then the principle of transparency, the research conducted answered 4 (four) indicators, namely: (1) availability of access, (2) regulatory framework (3) openness of the process (4) completeness of information. Of the four indicators, they have met the principle of transparency or have been running well.
Tatakelola Perusahaan Daerah Air Minum Kota Makassar Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Penanganan Ketersediaan Air Bersih: Studi Pada Kelurahan Untia, Kota Makassar Petrosina Petrosina; Nining Haslinda Zainal; Ade Ferry Afrisal
Publician: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion Vol. 5 No. 1 (2026): PUBLICIAN: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion, Janua
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jp.v5i1.3037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Tatakelola Perusahaan PDAM Kota Makassar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penanganan ketersediaan air bersih. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, serta telaah dokumen melalui penelitian di PDAM Kota Makassar dan Masyarakat Untia yang terdampak. Model analisis yang digunakan yaitu teknik analisis menurut Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga alur kegiatan, antara lain pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa: (1) Sistem Tatakelola PDAM Kota Makassar sudah berjalan dan masih dalam tahap proses upaya mencapai prinsip-prinsip GCG (Good Corporate Governance), walaupun masih dalam proses pencapaian, penerapan prinsip keterbukaan pada pemegang saham, pembagian tugas dan tanggung jawab sesuai dengan kapasitas, tanggung jawab kepada masyarakat, mempertahankan keputusan dengan berbagai tekanan dari luar yang muncul dan memberikan hak dan kesempatan bagi pada pegawai untuk mengemukakan pendapat pada lingkungan PDAM Kota Makassar sudah berjalan dengan baik. Untuk mencapai prinsip GCG dalam lingkungan PDAM Kota Makassar harus berkomitmen dengan baik dalam menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab sehingga lingkungan PDAM Kota Makassar dapat berkembang dan maju dengan baik sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara prima. This study aims to determine. PDAM Makassar City Corporate Governance in improving community welfare through managing the availability of clean water. Data was collected through observation, in-depth interviews, and document review through research at PDAM Makassar City and the affected Untia Community. The analysis model used is the analysis technique according to Miles and Huberman which consists of three activity streams, including data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that: (1) The Makassar City PDAM Governance System is already running and is still in the process of achieving the principles of GCG (Good Corporate Governance), although it is still in the process of achieving, implementing the principles of openness to shareholders, dividing tasks and responsibilities according to with capacity, responsibility to the community, maintaining decisions with various external pressures that arise and providing rights and opportunities for employees to express opinions within the Makassar City PDAM environment has been running well. To achieve GCG principles within the Makassar City PDAM environment, you must be committed to carrying out your duties with a full sense of responsibility so that the Makassar City PDAM environment can develop and progress well so that it can provide excellent service to the community.