Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL

Sistem Informasi Eksekutif Data Pegawai Pada Badan Kepegawaian Provinsi Sumatera Utara Berbasis Web Arif Budiman; Dahriani Hakim Tanjung; Charles Bronson Harahap
INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL Vol 4, No 2: InfoSys Februari 2020
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/infosys.4.2.2020.215-226

Abstract

Kebutuhan akan informasi  bagi suatu organisasi saat ini  sudah menjadi hal yang mutlak. Dimana informasi ini biasanya digunakan  untuk mengambil sebuah keputusan, sehingga dibutuhkan sebuah penyampaian informasi yang tepat, cepat dan akurat. Seiring dengan berkembangnya  teknologi penyampaian informasi dapat diberikan dalam bentuk yang sedemikian rupa sehingga pihak eksekutif dapat melihat dengan jelas informasi yang diberikan. Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sumatera Utara salah satunya yang membutuhkan informasi khususnya data kepegawaian. Sistem Informasi Eksekutif  ini dibangun untuk memudahkan dalam menganalisa data kepegawaian baik dari segi jumlah pegawai dan kinerja pegawai.
Optimasi Metode K-Means dan K-Medoids Berdasarkan Jumlah Cluster dan Nilai DBI Dalam Pengelompokkan Produksi Kelapa Sawit Di Provinsi Riau Fina Nasari; Dahriani Hakim Tanjung; Fitri Handayani
INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL Vol 7, No 2 (2023): InfoSys Februari 2023
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/infosys.7.2.2023.129-141

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu jenis sumber daya alam yang terkenal didunia. Perkebunan kelapa sawit terbesar didunia berada di Indonesia. Provinsi  riau menjadi salah satu provinsi dengan produksi kelapa sawit tertinggi di Indonesia dengan luas kebun 2.8 juta Ha produksi 8.8 juta ton per tahun. Penyebaran kelapa sawit di provinsi riau hampir diseluruh kabupaten, sehingga perlu adanya pengelompokkan daerah produksi kelapa sawit. Clustering menjadi salah satu metode yang dapat  mengelompokkan data pada data yang sejenis. Proses clustering dapat menggunakan metode K-means atau K-medoids. Perlu adanya pengujian untuk melihat metode yang lebih optimal dalam proses cluster berdasarkan jumlah cluster dan nilai DBI untuk mendappatkan hasil pengelompokkan daerah produksi kelapa sawit terbaik. Pengujian menggunakan Tools Rapit Miner. Jumlah Cluster yang digunakan dalam pengujian ini adalah 2, 3 dan 5. Hasil penelitian ini menunjukkan Jumlah Cluster 2 menjadi cluster terbaik dengan nilai DBI untuk metode K-medoid -159796492242,667 dan metode K-Means -82338884292,014. Metode K-Medoid menjadi metode cluster terbaik dengan cluster yang dihasilkan berupa 7 kabupaten pada kelompok jumlah produksi Tinggi dan 5 kabupaten masuk pada kelompok jumlah produksi Rendah.
Perbandingan Konvensional Method dengan Fast Fourire Transform Method pada efesiensi Citra Digital OK Muhammad Ihsan; Wiwi Verina; Rofiqoh Dewi; Dahriani Hakim Tanjung; Muhammad Sadikin
INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL Vol 7, No 2 (2023): InfoSys Februari 2023
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/infosys.7.2.2023.142-154

Abstract

Peningkatan citra adalah proses penajaman fitur tertentu dari suatu citra (seperti tepi, wilayah, atau kontras) sehingga citra tersebut dapat dilihat dengan lebih baik dan dianalisis dengan lebih detail. Penyempurnaan gambar tidak meningkatkan konten informasi gambar, melainkan memperluas jangkauan dinamis fitur dan membuatnya lebih mudah dan lebih akurat untuk dikenali atau diamati. Tantangan terbesar dalam peningkatan citra adalah mengidentifikasi dan menentukan kriteria atau fitur yang perlu ditingkatkan. Ini karena kriteria atau karakteristik ini bergantung pada aplikasi dan sering dikembangkan secara heuristik. Pembagian ini didasarkan pada wilayah dimana proses perbaikan dilakukan, dan seringkali proses perbaikan di kedua wilayah tersebut sama. Jika demikian, pilihan pemrosesan dalam domain Fourier memanfaatkan ketersediaan algoritma FFT (Fast Fourier Transform) yang cepat. Untuk mengetahui hasil perbandingan transformasi citra menggunakan metode Fast Fourier Transform dengan metode tradisional, membuat software perbandingan Fourier sebagai bahan pembanding proses transformasi citra.