Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penentuan Kadar Kafein Dalam Kopi Bubuk Kemasan Sachet Berbagai Merek Menggunakan Metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC) Sundari Desi Nuryanti; Wahyu Yuliana Solikah; Fathah Dian Sari; Adrian Priatno Listianto
JURNAL REDOKS : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA DAN ILMU KIMIA Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Redoks : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/re.v8i2.3500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar kafein dalam kopi bubuk kemasan sachet dari berbagai merek menggunakan metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC). Sampel diperoleh dari beberapa merek kopi sachet, dan kadar kafein dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Uji kualitatif dilakukan dengan metode Dragendorff dan Parry, yang mengonfirmasi keberadaan kafein di semua sampel. Analisis kuantitatif menggunakan HPLC menghasilkan kurva standar dengan hubungan linear yang baik (r = 0,999). Hasil menunjukkan kadar kafein bervariasi antara 28,9260 mg/kg hingga 58,0218 mg/kg, dengan sampel 4 memiliki kandungan tertinggi. Penelitian ini menegaskan keberadaan kafein di semua sampel kopi bubuk sachet, yang semuanya masih dalam batas aman berdasarkan standar yang ditetapkan Badan Standarisasi Nasional
Review: Karakterisasi Hasil Sintesis Nanopartikel Perak Menggunakan Bioreduktor Berbagai Tanaman sebagai Anti Bakteri Staphylococcus aureus Sundari Desi Nuryanti; Wahyu Yuliana Solikah; Mahmudahtus Safitri Salsabillah; Nabahah Putri Afifah; Nadia Salma Fauzia; Restika Leni Ayu Anggraeni
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i1.4402

Abstract

Review artikel ini ditujukan untuk membahas berbagai macam karakterisasi hasil sintesis nanopartikel perak menggunakan berbagai tanaman sebagai antibakteri. Berdasarkan hasil review dapat dinyatakan bahwa nanopartikel perak yang disintesis berfungsi sebagai antibakteri terutama Staphylococcus aureus. Nanopartikel dapat disintesis menggunakan bioreduktor antara lain kulit pinang, daun ketumpang air, jeruk, mangga, neem/mimba, onion, tomat, daun bidara, keladi Sarawak, daun kayu tulak, daun sendok, dan papaya. Nanopartikel yang disintesis akan dikarakterisasi menggunakan beberapa instrument antara lain Spectroscopy UV-Visible, Spectroscopy Fourier Transform InfraRed (FTIR), Scanning Electron Microscope (SEM), X-Ray Diffraction (XRD), Particle Size Analyzer (PSA), Transmission Electron Microscope (TEM), Dynamic Light Scattering (DLS), Atomic Force Microscopy (AFM), Surface Plasmon Resonance (SPR), dan Zeta sizer/Zeta potensial testing. Beberapa hasil sintesis nanopartikel menggunakan bioreduktor memenuhi syarat sebagai nanopartikel, dan beberapa lainnya belum memenuhi.