Abstract—Adherence is often a problem for patients suffering from chronic diseases requiring long-term treatment. The target set by the Depok City Health Office for hypertensive patients undergoing treatment has not yet reached 100%, with only 23% of hypertensive patients receiving treatment at Puskesmas Kemiri Muka. This study aims to determine the relationship between patient characteristics and medication adherence behavior among hypertensive patients at UPT Puskesmas Kemiri Muka, Depok City, in 2024. This is a quantitative study with an analytical design using a cross-sectional approach. Data collection was conducted in May 2024. The study population consists of all hypertensive patients seeking treatment at Puskesmas Kemiri Muka. A total of 85 patients were selected as samples using purposive sampling. The research instrument was a questionnaire containing a set of questions that respondents had to answer. The data analysis used was univariate and bivariate analysis with the Chi-Square statistical test. The study results indicate a significant relationship between knowledge and medication adherence (p-value = 0.00). However, employment status and education level were not significantly associated with medication adherence (p-value ≥ 0.05). Based on these findings, it is recommended that the health center provide leaflets or posters related to medication adherence in the patient waiting area, which could help improve patient knowledge and awareness regarding the importance of consistent medication intake. Keywords: adherence, hypertension, behavior, knowladge, patient characteristics Abstrak—Kepatuhan sering menjadi masalah pada pasien yang menderita penyakit kronik dengan pengobatan jangka panjang. Diketahui sasaran dari Dinas Kesehatan Kota Depok untuk pasien hipertensi yang melakukan pengobatan belum mencapai 100 %, dimana hanya sebesar (23%) pasien hipertensi yang melakukan pengobatan di Puskesmas Kemiri Muka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik pasien dengan perilaku kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di UPT Puskesmas Kemiri Muka Kota Depok tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik melalui pendekatan Cross Sectional. Pengambilan data dilakukan pada Bulan Mei 2024. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi yang berobat di Puskesmas Kemirimuka. Jumlah sampel yang di ambil sebanyak 85 pasien dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner yang berisi sejumlah pertanyaan yang harus dijawab oleh responden. Analisis data yang digunakan ialah univariat dan bivariate dengan uji statistic Chi Square. Hasil pada penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat (pvalue = 0,00). Sedangkan variabel status pekerjaan dan tingkat pendidikan tidak berhubungan dengan kepatuhan minum obat (pvalue ≥ 0,05). Bedasarkan hasil penelitian, maka saran yang diberikan yaitu pihak puskesmas dapat menyediakan leaflet atau poster yang berkenaan dengan kepatuhan minum obat di ruang tunggu pasien, sehingga dapat memberikan pengetahuan pasien yang membacanya. Kata kunci: kepatuhan, hipertensi, perilaku , pengetahuan, karakteristik pasien