Artikel ini mengeksplorasi upaya penguatan tradisi akademik melalui inisiatif kreatif di kalangan mahasiswa program studi Gizi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Urgensi kajian ini terletak pada kebutuhan untuk mempersiapkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis tetapi juga memiliki integritas etis yang tinggi, terutama dalam menghadapi tantangan profesional di bidang kesehatan masyarakat. Permasalahan yang diidentifikasi adalah kesenjangan antara teori dan praktik serta isu plagiarisme yang mengancam integritas akademik. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang komprehensif, menggabungkan analisis literatur dan observasi terhadap praktik pendidikan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif dan analisis dokumen akademik. Sumber data utama terdiri dari jurnal ilmiah, buku, serta data observasional dari lingkungan pembelajaran di UINSU. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi untuk mengidentifikasi tema-tema kunci terkait inisiatif kreatif dan praktik etis dalam pendidikan. Untuk uji keabsahan data, digunakan triangulasi sumber dan metode, yang membandingkan berbagai jenis data dan teknik pengumpulan untuk memastikan akurasi dan reliabilitas hasil. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi alat digital seperti platform LMS, software manajemen referensi, dan alat deteksi plagiarisme, serta penekanan pada orisinalitas dan etika dalam penulisan ilmiah, secara signifikan meningkatkan kualitas pendidikan dan kesiapan profesional mahasiswa. Sehingga, inisiatif kreatif yang diterapkan.