Ervida Eka Aurelya
Universitas Muria Kudus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Profil Tanggung Jawab Siswa pada Pembelajaran PPKn Kelas IV SD 2 Soco Kurnia Wijayanti; Yunda Wahyuning Tyas; Ersha Putri Sintiawati; Ervida Eka Aurelya; Fina Fakhriyah; Nur Fajrie
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4258

Abstract

The aim of this research is to find out and describe the profile of students' responsibilities for PPKn learning for class IV SD 1 Soco. This research uses a quantitative research approach obtained using numbers and data analysis techniques. The sample for this research was all class IV students at SD 1 Soco, totaling 11 students. The research instrument used a questionnaire consisting of 20 questions that measured the level of student responsibility in Civics learning with 4 indicators. The data that has been collected is analyzed using descriptive statistics including percentages. The results of the research show that the level of responsibility of students at SD 1 Soco class IV is mostly in the medium category.
Analisis Motif Ukir Jepara Ditinjau dari Etnomatematika Daffa Aulia Rahmadanti; Ervida Eka Aurelya; Eka Zuliana
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v7i1.71988

Abstract

Seni ukir Jepara merupakan warisan budaya lokal yang tidak hanya memiliki nilai estetika dan filosofis, tetapi juga mengandung konsep-konsep matematika yang digunakan secara intuitif oleh para pengrajin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motif ukir Jepara ditinjau dari perspektif etnomatematika, khususnya pada konsep geometri dan nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan pengrajin ukir Jepara, serta dokumentasi artefak ukiran, yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi teknik untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif ukir Jepara mengandung berbagai konsep matematika, seperti geometri bangun datar (segitiga, persegi, persegi panjang, belah ketupat, jajar genjang, trapesium, dan lingkaran), geometri bangun ruang (balok dan tabung), konsep kongruensi, serta transformasi geometri berupa translasi. Selain itu, setiap motif ukiran juga memuat nilai-nilai filosofis yang mencerminkan pandangan hidup masyarakat Jepara, seperti keseimbangan, keselarasan, ketekunan, dan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Temuan ini menunjukkan bahwa seni ukir Jepara berpotensi menjadi sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran matematika berbasis budaya.