Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGELOLAAN DESA WISATA RINTISAN ‘GIONG SIU’ KELURAHAN BABAKAN KOTA MATARAM Gugung Gumilar; Abdul Hanaan; Muhammad Satrio; Sri Wahyuni; Muh. Ilham H; Abdul Hadi; Sopiah Ariani
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 3: September-Desember 2023
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v3i3.3010

Abstract

Kawasan wisata ‘Giong Siu’ Kelurahan Babakan, Kota Mataram memiliki potensi wisata alam terutama sebagai ground camping hutan kota untuk dapat dikembangkan menjadi pusat wisata baru bagi warga kota Mataram dan sekitarnya. Hutan Kota ‘Giong Siu’ menjadi destinasi wisata baru di Kota Mataram menjadi alternatif untuk warga kota dan sekitarnya yang secara potensial dapat memberi nuansa baru di tengah hiruk pikuk kehidupan kota. Keberadaan ‘Giong Siu’ (seribu ayunan secara arti harfiah) memerlukan ‘uluran tangan’ pemerintah dan para stakeholder untuk dikembangkan lebih lanjut karena keberadaannya baru terendus oleh masyarakat sekitar sebagai sebuah potensi wisata camping ground di tengah kota. Politeknik Pariwisata Lombok melalui unit P3M memberikan mandat kepada tim PKM Mataram untuk memberikan andilnya sebagai akademisi untuk mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi dalam bentuk pengabdian pada masyarakat, dan yang menjadi lokus tim adalah desa wisata rintisan ‘Giong Siu’ Babakan, Kota Mataram. Proses pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini adalah observasi, wawancara Focus Group Discussion (FGD) dan workshop atau praktek lapangan. Pada pelaksnaannya, para peserta mengikuti FGD di hari pertama Bersama dengan para stakeholder untuk memebrikan masukan dan atensi kepada keberadaan desa wisata ‘Giong Siu’ Babakan dan dilanjutkan dengan pelatihan di lapangan pada hari berikutnya. Peserta adalah POKDARWIS ‘Bahana Lestari’ yang berjumlah 14 orang untuk diberikan pembekalan dalam pengelolaan desa wisata serta pelayanan prima kepada pengunjung
The impact of over tourism on Balinese traditional food and beverages as part of image destination Satrio, Muhammad; Nugraha, Putu Ari; Anggara, Aryadi; Hiyarialvi , Hiyarialvi
Journal of Sustainable Tourism and Entrepreneurship Vol. 7 No. 2 (2025): December
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/joste.v7i2.3682

Abstract

Purpose: This study examines how over-tourism affects Balinese traditional food and beverages in terms of market demand, destination image, and long-term sustainability. Methods: A mixed-method design was applied in key culinary areas (Sanur, Ubud, Bangli, Denpasar, and Kintamani) using direct observations, semi-structured interviews with culinary actors, and questionnaires to domestic and international tourists; data were processed descriptively using SPSS-supported analysis. Results: Over-tourism increases demand and sales for iconic foods/beverages (e.g., Nasi Campur Men Weti, Nasi Ayam Kedewatan, Mujair Nyat-nyat, Bungkil Kunyit, Loloh Cemcem, Kopi Kintamani), supporting income growth, business expansion, job creation, and cultural visibility. However, it also triggers higher raw-material costs, supply-chain and logistics disruption, congestion, competition, quality-control pressure, environmental stress, and risks of cultural commodification that can reduce authenticity. Conclusion: Over-tourism delivers strong economic and branding benefits but simultaneously threatens culinary authenticity, service quality, and sustainability without targeted management. Limitation: The study covers selected sites/products and the post-pandemic period (2022–2024); broader external policy/economic drivers were not deeply analyzed. Contribution: The paper provides empirical insights linking over-tourism, culinary systems, and destination image, offering practical implications for policy and culinary-business decision making toward sustainable tourism strategies.