p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JTS UKRIM
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh High Volume Fly Ash (HVFA) Terhadap Kuat Lentur Balok Self Compacted Concrete (SCC) Samuel Salimu; Mardin Mendrofa; Berkat S. F. Zalukhu; Anugrah Jaya Telaumbanua; Yosua Emmanuel Zebua; Romanius Halawa; Andi Parlindungan Gea; Sanhedrin Hia; Lince Herni Wulansari; Margeritha Agustina Morib
JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIM Vol 1 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jtsukrim.v1i2.640

Abstract

Balok beton bertulang merupakan komponen penahan lentur. Penggunaan Self Compacted Concrete (SCC) pada balok meningkatkan kinerja beton segar maupun beton keras. Penggantian semen dengan fly ash dilakukan untuk mengurangi jumlah semen sampai 50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekakuan, beban retak dan beban maksimum pada balok dengan 100% semen (PC-FA0) dan balok dengan 50% fly ash sebagai pengganti semen (HVFA50). Pengujian beton segar sesuai EFNARC 2005. Kuat tekan diuji dengan 3 buah silinder beton pada umur 28 hari. Pengujian lentur menggunakan pembebanan dua titik (two point loading) untuk mendapatkan data lentur murni. Balok beton berukuran 15 cm x 20 cm x 320 cm dengan jarak tumpuan 300 cm. Kuat tekan PC-FA0 sebesar 34,39 MPa dan HVFA50 sebesar 38,50 MPa. Hasil uji lentur balok PC-FA0 didapat retak pertama pada beban 1647,5 kg, lendutan 9,05 mm dan kekakuan elastis 182,04 kgf/mm. Beban maksimum sebesar 3272,5 kg, lendutan 21,1 mm dan kekakuan setelah retak 134,85 kgf/mm. Hasil uji HVFA50 diperoleh retak pertama pada beban 1047,5 kg, lendutan 2,6 mm dan kekakuan elastis 402,88 kgf/mm. Beban maksimum sebesar 3497,5 kg, lendutan 21,7 mm dan kekakuan setelah retak 128,27 kgf/mm. Perbandingan hasil analisis dan hasil uji menunjukkan bahwa perhitungan analisis PC-FA0 lebih akurat.
Studi Komparatif Penggunaan ASTM A36 dan ASTM A913M Untuk Perancangan dan Evaluasi Kinerja SRPMK Baja Margeritha Agustina Morib; Samuel Salimu; Berkat Saloman Zalukhu; Iwan Wikana
JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIM Vol 2 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jtsukrim.v2i2.768

Abstract

Yogyakarta rentan gempa karena Sesar Oya-Opak terus aktif dengan Kategori Desain Seismik (KDS) termasuk D. Penelitian ini mensimulasikan gedung hotel 10 lantai menggunakan SRPMK baja untuk KDS D sesuai SNI 7860:2020. Material ASTM A36 dan ASTM A913M disimulasikan untuk mendapatkan level kinerja, sendi plastis, penyerapan energi dan daktilitas. Pembebanan dihitung sesuai SNI 1727:2020 dan SNI 1726:2019. Demand capacity ratio sesuai SNI 1729:2020 dan perencanaan sambungan mengikuti SNI 7972:2020. Analisis pushover untuk menentukan kinerja gedung menggunakan SAP2000 dengan metode ATC-40 dan FEMA 356. Balok menggunakan profil WF hot rolled dan kolom menggunakan profil WF tersusun untuk elemen kompak dan daktail. Hasil perancangan menunjukkan semua profil memenuhi persyaratan daktail tinggi dengan Lb yang sesuai dan ekonomis. Sistem sambungan menggunakan pelat sayap berbaut (PSB) dengan jumlah baut dan panjang sendi plastis dianalisis. Sendi plastis didefinisikan di ujung balok serta ujung-ujung kolom (SP1) dan kolom lantai dasar (SP2). Level kinerja maksimum total drift adalah Immediate Occupancy (IO) menurut ATC-40, sedangkan metode FEMA 356 menghasilkan Immediate Occupancy (IO) untuk total drift dan Life Safety (LS) untuk inelastic drift. ASTM A913M lebih kuat namun ASTM A36 lebih daktail dan lebih tepat di terapkan di daerah KDS D.