Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

RANCANGAN SISTEM JARINGAN FIBER TO THE HOME DALAM IMPLEMENTASI SMART METER AMI. Almurozy Mursidan; Suhul Rabiati; Dythyaningrum -
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 12, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.5143

Abstract

Smart meter AMI merupakan alat untuk memonitoring dan mengukur penggunaan daya listrik yang dilengkapi fitur komunikasi dua arah dengan informasi yang komprehensif dan memungkinkan untuk transfer data informasi konsumsi listrik ke pelanggan secara langsung, serta pembacaan meter otomatis dengan kemampuan penerapan tarif secara dinamis dan interkoneksi. Dalam mengawali proses pembangunan infrastruktur pengkabelan fiber optic untuk menunjang sistem informasi pada smart meter AMI dilakukan proses rancangan untuk proses implementasi. Dengan dilakukan survey pada rentang waktu dua bulan yang berlokasi di Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan) dengan panjang lintasan pulling 304.030 m dengan beberapa lokasi terdapat hambatan jalur berupa jembatan panjang, jalur crossing dan sistim penanaman kabel. Dalam perancangan ini dilakukan analisis kebutuhan jalur, topology, diagram scheme dan POC
Efektivitas Sistem Monitoring Ocean Protect Untuk Konektivitas Smart meter Mursidan, Almurozy
SISFOTENIKA Vol. 15 No. 1 (2025): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30700/sisfotenika.v15i1.519

Abstract

Konektivitas yang stabil, andal, dan aman merupakan komponen krusial dalam sistem monitoring smart meter yang menjadi bagian integral dari smart grid. Namun, tantangan seperti latensi tinggi, throughput rendah, dan gangguan jaringan seringkali menghambat efektivitas sistem ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas konfigurasi Ocean protect dalam mengoptimalkan konektivitas sistem monitoring smart meter. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas konfigurasi Ocean Protect dalam mengoptimalkan konektivitas sistem monitoring smart meter. Fokus utama penelitian adalah pada stabilitas jaringan, keamanan data, serta kemampuan skalabilitas untuk menangani pertumbuhan perangkat secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimental dan analisis kuantitatif dengan mengukur kinerja jaringan menggunakan parameter seperti latensi, throughput, dan tingkat keberhasilan pengiriman data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Ocean Protect secara signifikan meningkatkan efisiensi jaringan dengan pengurangan bandwidth yang optimal, latensi rendah, dan pemantauan yang efektif. Lonjakan link bandwidth reduction ratio hingga 113.19853 menunjukkan deduplikasi yang berhasil, sedangkan monitoring kapasitas penyimpanan mencatat ruang yang masih efisien digunakan. Dengan peningkatan stabilitas dan performa sistem, Ocean Protect memberikan solusi yang efektif untuk memastikan kinerja optimal dalam implementasi smart meter di lingkungan smart grid.
Metode Qos (Quality Of Service) Sebagai Acuan Evaluasi Kualitas Jaringan Data Internet : Tems Investigation Mursidan, Almurozy
Cosmic Jurnal Teknik Vol 2 No 2 (2025): Mei
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/cosmic.v2i2.1060

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan observasional untuk mengevaluasi kinerja jaringan dua operator seluler, Operator XX dan Operator XY, berdasarkan parameter Quality of Service (QoS) meliputi delay, throughput, dan packet loss. Data dikumpulkan menggunakan alat TEMS Investigation melalui pengukuran langsung di dua sektor wilayah padat permukiman di Jempong, Kota Mataram, dengan jarak 100–500 meter dari Node B. Pengukuran dilakukan pada dua rentang waktu, yaitu jam sibuk (16.00–22.00) dan jam normal (22.00–07.00). Hasil menunjukkan bahwa Operator XX unggul pada parameter delay, khususnya di Sektor A dan pada waktu normal, dengan rata-rata delay 33,35 ms, yang tergolong kategori “sangat baik” menurut standar TIPHON. Sementara itu, Operator XY memiliki performa lebih tinggi dan konsisten pada parameter throughput dan packet loss, baik berdasarkan sektor maupun waktu pengukuran, dengan throughput mencapai 39,01 Mb/s dan packet loss 1,60% pada waktu normal, masuk dalam kategori “sedang” dan “sangat baik”. Kinerja jaringan cenderung menurun saat jam sibuk, terutama pada parameter throughput dan packet loss, yang disebabkan oleh peningkatan interferensi. Operator XY menunjukkan kemampuan manajemen trafik yang lebih baik, sedangkan Operator XX menunjukkan kestabilan dalam waktu respon. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi jaringan sesuai karakteristik trafik, evaluasi berkala, serta edukasi kepada pengguna agar dapat memilih layanan berdasarkan kebutuhan spesifik
RANCANGAN SISTEM JARINGAN FIBER TO THE HOME DALAM IMPLEMENTASI SMART METER AMI. Mursidan, Almurozy; Rabiati, Suhul; -, Dythyaningrum
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.5143

Abstract

Smart meter AMI merupakan alat untuk memonitoring dan mengukur penggunaan daya listrik yang dilengkapi fitur komunikasi dua arah dengan informasi yang komprehensif dan memungkinkan untuk transfer data informasi konsumsi listrik ke pelanggan secara langsung, serta pembacaan meter otomatis dengan kemampuan penerapan tarif secara dinamis dan interkoneksi. Dalam mengawali proses pembangunan infrastruktur pengkabelan fiber optic untuk menunjang sistem informasi pada smart meter AMI dilakukan proses rancangan untuk proses implementasi. Dengan dilakukan survey pada rentang waktu dua bulan yang berlokasi di Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan) dengan panjang lintasan pulling 304.030 m dengan beberapa lokasi terdapat hambatan jalur berupa jembatan panjang, jalur crossing dan sistim penanaman kabel. Dalam perancangan ini dilakukan analisis kebutuhan jalur, topology, diagram scheme dan POC