Usaha ternak kambing rakyat di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya masih sangat bergantung pada pakan berbasis hijauan. Sementara itu, bahan pakan lokal yang tersedia untuk produksi konsentrat belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis peternak dalam membuat pakan konsentrat kambing menggunakan bahan baku lokal. Kegiatan dilaksanakan pada 3 Agustus 2024 bersama anggota Kelompok Tani “Bangun Rejo”. Program ini menggunakan metode partisipatif yang meliputi analisis situasi, penyuluhan, pelatihan langsung, formulasi konsentrat menggunakan Microsoft Excel dengan pendekatan trial and error, praktik pembuatan pakan, uji palatabilitas pada kambing, serta evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test. Konsentrat dibuat dari ampas tahu, dedak halus, bungkil kelapa, bungkil sawit, gula merah, garam kasar, dan cattle mix. Konsentrat hasil formulasi diperkirakan mengandung protein kasar 19%, serat kasar 15%, total digestible nutrient 72%, kalsium 1%, dan fosfor 1%. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peternak terhadap bahan pakan lokal dari 85% menjadi 88%, pengetahuan tentang proses pembuatan konsentrat dari 50% menjadi 83%, dan keterampilan teknik pencampuran pakan dari 55% menjadi 80%. Antusiasme peternak untuk menggunakan pakan konsentrat tetap tinggi, yaitu sebesar 85%. Uji palatabilitas menunjukkan bahwa konsentrat yang dihasilkan dapat diterima dengan baik oleh kambing. Secara keseluruhan, kegiatan ini meningkatkan kemampuan peternak dalam memproduksi pakan konsentrat secara mandiri menggunakan bahan baku lokal dan berpotensi mendukung kemandirian pakan serta produktivitas usaha ternak kambing rakyat. Kata kunci: Bahan Pakan Lokal, Kambing, Konsentrat, Peternak Rakyat, Peternakan Berkelanjutan.