Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pentingnya Tes Golongan Darah Bagi Peserta Didik Utama Ladunni Lubis; Hera Yusnida
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat ALIFA Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian & Pemberdayaan Masyarakat ALIFA
Publisher : Alifa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Golongan darah merupakan ciri khusus darah dari suatu individu karena adanya perbedaan jenis karbohidrat serta protein pada permukaan membran sel darah merah. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui golongan darah siswa dan siswi di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Air Naningan. Jenis penelitian eksperimen one group test. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Air Naningan dengan Teknik sampling random sampling. Berdasarkan hasil tes golongan darah yang telah dilakukan di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Air Naningan didapatkan hasil dari 100 sampel yang melakukan golongan darah usia yang dominan melakukan tes adalah usia 16 tahun, dengan jenis kelamin dominan perempuan dan hasil tes golongan darah terbanyak dengan golongan darah B. Kegiatan pengabdian masyarakat di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Air Naningan mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. Siswa dan siswi serta guru di SMA tersebut dapat mengetahui golongan darah masing-masing dan mengetahui manfaat dari cek golongan darah.
Perilaku dan Pengelolaan Sampah Makanan dari Rumah Tangga, Sektor Komersial, hingga Skala Kota: Tinjauan Pustaka Lenggo Geni Katlin Jambak; Dhisti Khairunnisa Fahlin; Utama Ladunni Lubis
Jurnal Kendali Teknik dan Sains Vol. 4 No. 3 (2026): Juli Jurnal Kendali Teknik dan Sains
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jkts-widyakarya.v4i3.6634

Abstract

Food waste is a global environmental issue with wide-ranging impacts on the food supply chain, the burden on final disposal sites (landfills), and greenhouse gas emissions, while the composition of urban waste in Indonesia remains dominated by the organic fraction and its management still relies heavily on landfilling. This literature review examines (1) household-level food waste behavior, covering attitude, norm, meal-planning routine, and socio-demographic factors, as well as city-scale food waste management practices in Singapore, South Korea, Denmark, and Norway; (2) the composition of food waste generated by restaurants, hotels, and street vendors in the City of Bandung; and (3) the effect of composting on methane emission reduction and compost production in the City of Probolinggo through a material flow analysis approach. The synthesis shows that source separation is the primary precondition for successful food waste management at the household, commercial, and city scale alike, although the gap between awareness and actual practice remains a consistent challenge, indicating the need for separated-collection infrastructure, consistent transport chains, and policy incentives to encourage sustainable behavioral change.