Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PELATIHAN TECHNOPRENEURSHIP PEMBUATAN YOGURT ‘GURLY’SISWA SISWI SMP A WAHID HASYIM 2 REJOSO Naulina, Rosada Yulianti; Alifatun Nada; Maulidina, Ahsani
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2023): Februari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v2i1.972

Abstract

Tujuan Dari penelitian ini yaitu untuk memberikan proses pelatihan pembuatan yogurt dari susu dan memberikan wawasan ilmu tecnopreneurship dari memproduksi bahan baku, analaisa keuangan dan marketing. Pelatihan Technopreneurship siswa – siswi SMP A WAHID HASYIM 2 REJOSO telah dilaksanakan dengan baik. Produk yogurt GURLY telah dibuat dengan baik oleh para siswa – siswi SMP A WAHID HASYIM 2 REJOSO. Dengan analisa keuangan diperoleh Yogurt original = Rp 5.000, Yogurt rasa chocolate dan matcha = Rp 7.000. Dengan modal awal Rp 1.367.000 dan laba bersih Rp 65.000 asumsi penjualan 10 cup yogurt original dan 15 cup yogurt perasa. Strategi marketing diawali dengan mengikuti bazar yang dilaksanakan di ITSNU Pasuruan pada tanggal 21 Desember 2022 dan pembuatan poster serta video marketing untuk mengenalkan produk dan menarik pasar untuk membeli produk. . Pelatihan ini mendapat antusias siswa dengan dilakukan survey dengan hasil sebanyak 56% dari 25 siswa maupun siswi minat dan tertarik dengan dunia technopreneurship.
Pelatihan Pembuatan Katalog Produk Berbasis Digital Guna Meningkatkan Pemasaran Bagi Grup Jual Beli Online Evi Fajriantina Lova; Rina Rachmawati; Rokiyah Rokiyah; Ahsani Maulidina; Farida Ulfa; Ane Fany Novitasari
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 3 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i3.5432

Abstract

The online buying and selling group RW.009 Bukit Cemara Tidar, Malang City, is a WhatsApp group created during the Covid 19 pandemic in mid-2020. Until now, this group still exists and many new business people have joined the group, this means there is potential to develop MSMEs through this group. There is a problem, that the marketing carried out is still conventional, for example product offerings are still rudimentary without paying attention to appropriate promotional methods. This makes it difficult for consumers to find product information, beside that the appearance is also less attractive. The implementation method used is a combination of training and community education. The results of service activities show changes in online marketing. If previously business actors carried out online marketing in a conventional manner, after this service activity was more attractive, neat and conceptual, with the existence of a product catalog.
Readiness Dosen dalam Mengintegrasikan Kecerdasan Buatan untuk Pengajaran Menulis Teks Akademik di Perguruan Tinggi Putera, Zulmy Faqihuddin; Shofiah, Nurul; Ramadhani, Rizki Putri; Maulidina, Ahsani; Puspitasari, Peni; Purwaningsih, Henny
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 2 (2024): Metalingua, Edisi Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i2.27713

Abstract

. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesiapan dosen di perguruan tinggi polinema dalam mengintegrasikan Kecerdasan Buatan (AI) dalam pendidikan untuk penulisan tugas akademik dengan fokus pada persepsi, tantangan, dan kebutuhan pelatihan mereka. Metodologi kualitatif digunakan, dengan menggunakan Desain yang didasarkan pada prinsip-prinsip dasar Technology Acceptance Model (TAM) yang diusulkan oleh Davis (1989) Dale Viethen (2021) dan Nazari dkk. (2021). Subjek penelitian yakni 10 dosen di dua Universitas Malang. panduan yang dikembangkan dan disempurnakan melalui tinjauan sejawat ahli dan studi percontohan ini mencakup sikap terhadap AI, manfaat dan tantangan yang dirasakan dari AI dalam pengajaran kemahiran diri dalam menggunakan AI, dan niat perilaku terkait penggunaannya. Hasilnya menunjukkan tingkat kesiapan dosen yang berbeda-beda, yang dipengaruhi oleh latar belakang pemahaman teknologi, dan kekhawatiran akan privasi dan keamanan data. Meskipun ada rasa optimisme secara umum tentang potensi AI, tantangan signifikan terkait akses sumber daya yang terbatas dan pengembangan profesional yang tidak memadai telah diidentifikasi. Hasil penelitian ini menekankan perlunya inisiatif kebijakan yang ditargetkan dan program pelatihan untuk meningkatkan kesiapan dosen dalam mengadopsi AI. Wawasan dari penelitian ini berkontribusi dalam memahami fasilitator dan hambatan integrasi AI dalam pendidikan, menyoroti peran penting kesiapan dosen dalam pemanfaatan AI yang efektif dalam konteks pendidikan. KATA KUNCI: Kesiapan AI, Adopsi AI, kecerdasan buatan, penulisan teks akademik, perguruan tinggi 
Pelatihan Pemanfaatan Sampah Anorganik Menjadi Meja Dan Kursi Dari Botol Plastik Bekas Di Dusun Nongkosongo Kabupaten Malang Etik Puspitasari; Titis Agunging Tyas; Intan Fadhilah; Duratun Nasqiati Rosady; Ahsani Maulidina
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i2.2070

Abstract

The problem in Nongkosongo hamlet is residents' lack of awareness and knowledge about utilizing inorganic waste, as evidenced by the number of residents who register with the waste bank, only four from 3 RW. The methods used are coordinating with the village head, preparing tools and materials, providing training, holding competitions, and giving rewards. This activity aims to provide training in using inorganic waste to become added-value products in the form of tables and chairs from used plastic bottles. The second can make products with a teamwork system that is contested, and there is a reward system. The results obtained are training in making tables and chairs from used plastic bottles has been carried out. Second, making tables and chairs in teams with product results has been done, and rewards have been given. The products have been handed over and used in the waste bank as seats for guests.
Penguatan Budaya Literasi Untuk Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Pelatihan Mendongeng Dan Menyanyi Pada Guru RA Tazakka Kota Malang Puspitasari, Peni; Kusdewanti, Amelia Indah; Maulidina, Ahsani; Putera, Zulmy Faqihuddin; Ramadhani, Rizki Putri; Rubianto, Aisyah Vanadia
JMM - Jurnal Masyarakat Merdeka Vol 8, No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jmm.v8i2.187

Abstract

Literasi merupakan salah satu keterampilan dasar yang sangat penting untuk dikembangkan sejak usia dini karena menjadi pondasi bagi anak-anak dalam memahami bidang keilmuan apapun yang lebih kompleks di masa depan. Dalam konteks pendidikan anak usia dini, menumbuhkan budaya berliterasi yang menarik dan sesuai tahap perkembangan anak akan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal, baik secara kognitif maupun sosial. Berdasarkan observasi di lapangan, kondisi ini berbanding terbalik dengan tantangan yang dihadapi guru RA Tazakka dalam menumbuhkan budaya literasi untuk anak usia dini. Beberapa tantangan utama meliputi kurangnya pemahaman tentang konsep literasi, terbatasnya kreativitas dalam merancang pembelajaran, minimnya fasilitas pendukung, kurangnya pelatihan, serta ketidaksesuaian program dengan kurikulum. Untuk menjawab kebutuhan ini, kegiatan pengabdian bertujuan meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam membudayakan literasi yang menarik dan sesuai untuk anak usia dini dengan metode mendongeng dan menyanyi. Pelaksanaan program dimulai dengan identifikasi kebutuhan mitra melalui observasi dan wawancara, diikuti dengan pelatihan dan workshop yang berfokus pada konsep literasi, metode pembelajaran literasi berbasis mendongeng dan menyanyi.
Rancang Bangun Sistem Tata Suara dan Instalasi Audio Di Lingkungan Masjid RT 44 RW 10 Kelurahan Kepuharjo Kec. Karangploso, Kabupaten Malang Ekasari, Silvia Rahmi; Weddakarti, Eva; Nadhifatul Aini, Fica Aida; Widhi Supriyanto, Nicky Suwandhy; Maulidina, Ahsani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7357

Abstract

Masjid adalah tempat ibadah bagi umat Muslim, yang digunakan untuk melaksanakan berbagai aktivitas keagamaan, terutama salat (sholat) berjamaah. Selain sebagai tempat beribadah, masjid juga sering berfungsi sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan dakwah dalam komunitas Muslim. Di dalam masjid, umat Muslim melaksanakan ibadah wajib seperti salat lima waktu, salat Jumat, serta kegiatan keagamaan lainnya seperti pengajian, ceramah, dan acara sosial. Secara umum, masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kebersamaan, penguatan iman, serta penyebaran ilmu dan ajaran agama Islam dalam masyarakat. Wilayah RT 44 RW 10, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang sedang melakukan pembangunan masjid. Dalam proses finalisasi pembangunan dibutuhkan sistem instalasi audio yang baik dan berkualitas. Metode yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu melakukan observasi dan analisis spesifikasi pada peralatan sound sistem yang sudah terpasang. Hasil dari analisis sistem audio tersebut adalah dengan menerapkan sistem audio untuk sound dalam ruangan. Pemasangan audio memungkinkan pengurus masjid untuk menyampaikan pengumuman dan informasi dengan jelas kepada jamaah, serta memfasilitasi komunikasi yang lebih baik selama berbagai kegiatan di masjid. Sehingga dengan sistem tata suara dan instalasi audio di masjid bukan hanya meningkatkan kenyamanan ibadah, tetapi juga memastikan komunikasi yang lancar dan pengalaman spiritual yang lebih baik bagi seluruh jamaah.
Peningkatan Branding UMKM Opak Jepit Melalui Pelatihan Food Photography Muqit, Abd.; Sulasari, Ayu; Unarto, Tirto; Maulidina, Ahsani; Rachmawati, Rina; Sinatrya, Jatrifia Ongga
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.34583

Abstract

Abstract:  The owner of Opak Jepit Mekar Sari MSME has struggled for years to learn how to utilize the right digital strategies to enhance her business branding. The primary objective of this activity is to enhance the branding of partner MSMEs by leveraging information technology through effective marketing management, through training in food photography techniques. The method used in implementing this activity is training and mentoring, which is carried out through several stages: planning, preparation and coordination, training in the use of food photography techniques for product marketing, mentoring in designing packaging labels, mentoring the marketing system through the creation of an Instagram social media account, and joint evaluation. The results of this activity can be used as packaging labels or marketing materials on social media.Abstrak: Pemilik UMKM Opak Jepit Mekar Sari telah berjuang selama bertahun-tahun untuk mempelajari cara memanfaatkan strategi digital yang tepat guna meningkatkan branding bisnisnya. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan branding UMKM mitra dengan memanfaatkan teknologi informasi melalui manajemen pemasaran yang efektif melalui pelatihan teknik food photography. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan, yang dilakukan melalui beberapa tahapan: perencanaan, persiapan dan koordinasi, pelatihan pemanfaatan teknik fotografi makanan untuk pemasaran produk, pendampingan dalam mendesain label kemasan, pendampingan sistem pemasaran melalui pembuatan akun media sosial Instagram, dan evaluasi bersama. Hasil kegiatan ini dapat digunakan sebagai label kemasan maupun materi pemasaran di media sosial.
Entry-Level Assessment to Assess Readiness and Predict Study Success of Prospective College Students Imam Agus Basuki; Imam Suyitno; Maulidina Ahsani
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21753

Abstract

This study aimed to evaluate the effectiveness of the Entry-Level Assessment (ELA) in measuring academic readiness and predicting the success of new students during their first year of study. The research utilized a mixed-methods approach, integrating qualitative analysis to describe the characteristics of test items with quantitative analysis to explore the relationship between ELA scores and academic achievement, as reflected in first and second-semester grade point averages (GPA). Data were gathered from ELA documents, ELA scores, and the GPAs of 132 students. The findings demonstrated that the ELA encompasses tests assessing academic potential, literacy, numeracy, and English, with a particular focus on higher-order thinking skills. Correlation analysis revealed a positive relationship between ELA scores and GPA in the first semester; however, this correlation weakened in subsequent semesters. These findings affirm that the ELA possesses strong predictive validity for short-term academic success but has limitations in forecasting long-term performance. This study makes a significant contribution to the advancement of college entrance tests by recommending enhancements in item design, improving the relevance of cognitive indicators, and broadening the assessment framework to include social and emotional skills. The implications of these findings are vital for higher education institutions in developing their selection policies and supporting students' academic journeys.
PELATIHAN TECHNOPRENEURSHIP PEMBUATAN YOGURT ‘GURLY’SISWA SISWI SMP A WAHID HASYIM 2 REJOSO Rosada Yulianti Naulina; Alifatun Nada; Ahsani Maulidina
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2023): Februari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v2i1.972

Abstract

Tujuan Dari penelitian ini yaitu untuk memberikan proses pelatihan pembuatan yogurt dari susu dan memberikan wawasan ilmu tecnopreneurship dari memproduksi bahan baku, analaisa keuangan dan marketing. Pelatihan Technopreneurship siswa – siswi SMP A WAHID HASYIM 2 REJOSO telah dilaksanakan dengan baik. Produk yogurt GURLY telah dibuat dengan baik oleh para siswa – siswi SMP A WAHID HASYIM 2 REJOSO. Dengan analisa keuangan diperoleh Yogurt original = Rp 5.000, Yogurt rasa chocolate dan matcha = Rp 7.000. Dengan modal awal Rp 1.367.000 dan laba bersih Rp 65.000 asumsi penjualan 10 cup yogurt original dan 15 cup yogurt perasa. Strategi marketing diawali dengan mengikuti bazar yang dilaksanakan di ITSNU Pasuruan pada tanggal 21 Desember 2022 dan pembuatan poster serta video marketing untuk mengenalkan produk dan menarik pasar untuk membeli produk. . Pelatihan ini mendapat antusias siswa dengan dilakukan survey dengan hasil sebanyak 56% dari 25 siswa maupun siswi minat dan tertarik dengan dunia technopreneurship.
Children as Agents of Sustainability: A Pathway to Teaching Environmental Literacy Based on Preschool Teachers’ Perspectives at Sumatra Salma Rozana; Fatimah Purba; Sanggul Maharani Yessa; Rahayu Fuji Astuti; Ahsani Maulidina
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v10i1.5748

Abstract

This explanatory sequential mixed-methods study investigates the perspectives of 89 early childhood teachers in Sumatra, Indonesia, regarding environmental literacy. Quantitative data were collected via an online questionnaire distributed through Google Forms, followed by qualitative data gathered through in-depth interviews conducted via Zoom. Descriptive statistics were used to analyse the quantitative data, while a thematic approach was applied to the qualitative findings. Three major themes emerged. First, teachers demonstrated a strong commitment to fostering environmental knowledge through experiential learning. They highlighted the importance of engaging children’s five senses and promoting active, reflective thinking to develop environmentally responsible behaviour that encompasses personal, social, and institutional dimensions. Second, key motivational factors for teaching environmental literacy included early instillation of environmental awareness, the cultivation of sustainable habits, nurturing care and love for nature, preparing environmentally conscious future generations, and supporting sustainability-oriented education initiatives. Third, the effectiveness of environmental literacy education was found to depend on both internal and external factors. Internally, teachers utilised strategies such as outdoor and play-based learning, project-based learning (PJBL), habit formation through place-based education, and digital media integration. Externally, successful implementation relied on collaboration with parents and communities, alongside institutional and governmental support. The study also revealed that teachers draw from ethnocentric, anthropocentric, and ecocentric perspectives when teaching about nature, indicating a strong sense of environmental place attachment. These insights underscore the need for contextually grounded teacher training, flexible curriculum development, and the production of locally relevant educational resources to enhance environmental literacy in early childhood education.