Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

APAKAH CHAT GPT TERBUKTI DAPAT MEMBERIKAN INFORMASI VALID DAN LENGKAP TENTANG PPH PASAL 21? Noorriskya, Annisa; Rizki, Marsi Fella
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 1 (2025): Edisi Januari - April 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i1.5336

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan ChatGPT dalam memberikan informasi yang valid dan lengkap mengenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21, yang mengatur pemotongan pajak atas penghasilan yang diterima oleh individu. Semakin berkembangnya teknologi kecerdasan buatan, ChatGPT menjadi salah satu alat yang banyak digunakan untuk memperoleh informasi secara cepat dan efisien. Tetapi, keberhasilan ChatGPT dalam menyampaikan informasi yang akurat dan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku masih perlu dievaluasi lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang melibatkan analisis terhadap jawaban yang diberikan oleh ChatGPT terkait PPh Pasal 21, dan membandingkannya dengan referensi resmi seperti Undang-Undang Perpajakan, peraturan terkait, dan karya ilmiah yang relevan. Data yang diamati dari respons ChatGPT menunjukkan bahwa ChatGPT dapat memberikan informasi yang akurat dan sesuai dengan peraturan. terkait PPh Pasal 21. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa ChatGPT dengan peraturan yang berlaku sangat sesuai dimana dari total 9 pertanyaan yang diajukan mengenai PPh Pasal 21, 8 pertanyaan atau 88,89% menghasilkan jawaban yang sesuai dan valid dengan ketentuan yang tercantum dalam peraturan PPh Pasal 21, termasuk dalam hal tarif, pemotongan, objek pajak, serta prosedur pelaporan yang berlaku. Ini menunjukkan bahwa ChatGPT mampu memberikan penjelasan yang akurat dan relevan terkait aspek-aspek utama dalam PPh Pasal 21. Tetapi, 1 pertanyaan atau 11,11% menghasilkan jawaban yang tidak sesuai atau tidak valid dengan peraturan yang ada.
Pengaruh Pengungkapan ESG dan Profitabilitas Terhadap Agresivitas Pajak Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi Dinata, Ananda Sella; Rizki, Marsi Fella
Jambura Economic Education Journal Vol 8, No 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jeej.v8i2.35880

Abstract

This study aims to analyze the effect of ESG disclosure and profitability on tax aggressiveness, with company size as a moderating variable in energy sector issuers on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2022–2024 period. From a population of 91 companies, 13 samples were selected through a purposive sampling method, resulting in 39 observations for analysis using panel data regression and Moderated Regression Analysis (MRA). The study results show that ESG disclosure has a significant negative effect (ẞ = -0.354013, p = 0.0388), while profitability has a significant positive effect (p = 0.0366) on tax aggressiveness. Company size is proven to significantly weaken the impact of profitability on tax aggressiveness (p = 0.0437), but no moderating effect is found on the ESG variable. With an Adjusted R-Square value of 0.571371, this model is able to explain 57.13% of the variation in tax aggressiveness. These findings emphasize the importance of the energy sector in integrating ESG standards and ethical earnings management to mitigate the risk of aggressive tax practices.
Restructuring and Performance: Efficiency Dynamics of Islamic Banks Before and After Spin-offs, Mergers, and Conversions Hakim, Faqih Wildan; Rabaya, Abdullah Jihad; Ameraldo, Fedi; Rizki, Marsi Fella
al-Uqud : Journal of Islamic Economics Vol. 10 No. 1 (2026): January (in Progres)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to analyze the efficiency dynamics of Islamic banks following their separation, merger, and conversion. The study focuses specifically on changes in performance that occurred before and after these corporate restructuring procedures. Data Envelopment Analysis (DEA) and Hahslm Reflectivity Dynamics (HEFDYN) are employed in this work, which suggests that different restructuring models exhibit diverse patterns of efficiency. Generally, spin-off banks tend to experience a decline in efficiency after their operations are separated from those of the parent bank. Merger banks exhibit varied efficiency patterns, and converted banks display varying efficiency levels during the conversion process. The results of this study show the importance of policymakers and practitioners thoroughly evaluating the trade-offs between regulatory compliance and efficiency outcomes. This study adds to the discussions on the evolution of Islamic banking by providing empirical data on efficiency changes under various restructuring scenarios.