Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perencanaan Pelapisan Ulang Dengan Perkerasan Lentur Pada Turn Pad Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Bandung Pribadi Asih; Nicky Sealandhi Irnanda; Thomas Amrata Fitrah; Risqi Wahyu Jati Utama
SKYHAWK : Jurnal Aviasi Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): SKYHAWK: Jurnal Aviasi Indonesia
Publisher : Akademi Penerbang Indonesia Banyuwagi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52074/skyhawk.v4i1.230

Abstract

Dalam penelitian ini, digunakan data pergerakan pesawat udara dari Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara Bandung. Sehingga dapat di rencanakan tebal perkerasan lentur untuk overlay turn pad. Perencanaan tebal perkerasan menggunakan metode perhitungan dari software FAARFIELD dan dianalisan ACN-PCN menggunakan software COMFAA. Kesimpulannya kondisi turn pad saat ini memiliki elevasi yang berbeda dengan badan runway, karena pada saat pekerjaan overlay runway yang pada tahun 2017 tidak termasuk dengan overlay turn pad sehingga memiliki ketinggian yang berbeda, maka harus dilakukannya overlay pada turn pad. Hasil dari perhitungan tebal perkerasan overlay turn pad pada runway 29 dengan tebal surface course (P-401/P-403 HMA Overlay) 5,8 cm, dan pada turn pad runway 11 dengan tebal surface course (P-401/P-403 HMA Overlay) 5,1cm. Didapatkan nilai PCN (Pavement Classification Number) = 57 F/C/X/T pada turn pad runway 29 dan 103 F/C/X/T pada turn pad runway 11. Didapat nilai ACN (Aircraft Classification Number) pada pesawat B 737-800 dalam metode FAARFIELD yaitu 50. Sehingga dapat diketahui bahwa perencanaan overlay turn pad dari hasil perhitungan dengan metode FAARFIELD mampu bertahan untuk jangka waktu yang lama serta mampu untuk melayani operasi B 737-800 dengan beban maksimal secara optimal karena PCN lebih besar dari ACN.
Evaluasi Perkerasan Pada Landas Pacu Berdasarkan Pavement Condition Index dan Pengujian Daya Dukung Perkerasan(Studi Kasus : Bandar Udara Budiarto – Curug) Ika Endrawijaya; Wahyu Dwi Agustini; Risqi Wahyu Jati Utama
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v9i1.65

Abstract

Bandar Udara Budiarto memiliki runway, taxiway, dan apron dengan perkerasan lentur (flexible) dan PCN 37 F/C/X/T. Perkerasan lentur bersifat elastis, dalam hal ini aspal, sementara perkerasan rigid menggunakan beton dan memiliki sifat yang lebih kaku. Dengan peningkatan pergerakan pesawat, evaluasi kondisi perkerasan runway menggunakan Pavement Condition Index (PCI) diperlukan untuk menentukan tingkat kondisi permukaan perkerasan. PCI adalah pengujian visual yang membantu dalam pemeliharaan dan perbaikan perkerasan jika diperlukan. Hasil dari survey PCI Runway 12-30 di Bandar Udara Budiarto bernilai sebesar 99.10 termasuk dalam kategori “baik”, menunjukkan bahwa permukaan perkerasan runway masih dalam kondisi baik secara fungsional. Serta dalam pengujian menggunakan peralatan Super Heavy Weight Deflectometer (HWD) pada Runway 12-30 di Bandar Udara Budiarto yang memperoleh data defleksi secara keseluruhan pada centerline, tiga meter sisi kiri dan tiga meter sisi kanan landas pacu sehingga dapat melakukan evaluasi yang memperoleh data Radius of Curvature (RoC), Base Layer Index (BLI), Middle Layer Index (MLI) dan Lower Layer Index (LLI). Sehingga dari data Pavement Condition Index, Radius of Curvature (RoC), Base Layer Index (BLI), Middle Layer Index (MLI) dan Lower Layer Index (LLI) dapat diperoleh Rekomendasi penanganan pada landas pacu Budiarto yaitu “Pemeliharaan Rutin dan Rehab Mayor pada titik tertentu”