p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal bit-Tech
Fandan Dwi Nugroho Wicaksono
Perbanas Institute

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : bit-Tech

IoT Security Attacks on the Public Sector: Systematic Literature Review Fandan Dwi Nugroho Wicaksono; Winny Purbaratri; Moch Fajar Purnomo Alam; Agnes Novita Ida Safitri
bit-Tech Vol. 7 No. 1 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i1.1627

Abstract

The primary objective of this study is to examine security threats that specifically target the Internet of Things (IoT) used in the Public Sector. This sector is widely acknowledged as a crucial element of the fourth industrial revolution. The high volume of intelligent devices employed in the public sector, which are linked in the Internet of Things (IoT), and each of them transmits sensitive data in numerous instances, makes security of utmost importance. The objective of this study is to categorize various forms of security attacks and propose strategies to mitigate security breaches through many approaches. This study employed a systematic review, which is a methodical examination of current literature. The data synthesis methodology in this study consisted of comparing 15 literature sources that had been evaluated for quality and satisfied the specified criteria for inclusion and exclusion. The utilized database sources include renowned platforms such as Scopus, ACM, and IEEE. The present study employs a qualitative methodology, specifically utilizing the perspectives of two information security specialists to examine the existing literature. The findings of this study have made a meaningful contribution to the field of public sector. This study categorizes four types of assaults against Public Sector IoT: 37% Denial-of-Service (DoS) attacks, 31% Malware attacks, and 19% Phishing attacks. System attacks account for 13% of all system attacks. By contrast, 50% of the security attack mitigation strategies rely on authentication, 36% on Secure Communication, and 14% on Application Security.
Penentuan Metode Optimalisasi Pemakaian Bandwith Menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) Gregorius Armando Malvin; Mardiana Purwaningsih; Fandan Dwi Nugroho Wicaksono
bit-Tech Vol. 7 No. 2 (2024): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i2.1811

Abstract

Kecepatan internet yang stabil dan konstan merupakan sebuah kebutuhan yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. Kecepatan ini sangat berpengaruh dalam proses upload (besaran data yang keluar) maupun proses download (besaran data yang masuk) oleh sebuah peralatan dalam suatu jaringan. Saat ini perusahaan belum menerapkan metode optimalisasi bandwith. Dengan jumlah pengguna sebesar 123 user pada jaringan lokal, maka ada saat-saat tertentu di mana pembagian bandwith ini menjadi masalah, ketika diakses secara bersamaan. Apalagi ada beberapa pengguna yang membutuhkan bandwith lebih besar berkenaan dengan pekerjaannya. Optimalisasi penggunaan bandwith ini dapat dibantu oleh beberapa metode, akan tetapi perusahaan pun menemui kesulitan dalam memilihnya. Metode optimalisasi bandwidth merupakan sebuah kegiatan yang dapat membantu mengatur bandwidth baik yang akan keluar maupun masuk. Tujuan optimalisasi ini agar lalu lintas dalam sebuah jaringan tidak berlebihan dan sesuai dengan yang sebenarnya, serta tidak terjadi tumpang tindih. Ada beberapa metode yang dapat membantu bandwidth bekerja secara optimal antara lain Simple Queue, Queue Tree, PCQ, dan HTB. Di mana masing-masing metode tersebut memiliki karateristik berbeda-beda, serta kelebihan dan kekurangannya. Akan tetapi seringkali perusahaan tidak memiliki pengetahuan yang cukup dalam memilih metode yang sesuai dengan kebutuhannya. Sistem pendukung keputusan dibentuk dan dibangun untuk membantu perusahaan menentukan metode optimalisasi bandwith yang sesuai. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan salah satu metode dalam sistem pendukung keputusan untuk membantu perusahaan memilih metode optimalisasi bandwith. Dari hasil perhitungan dengan AHP maka metode yang mendapat peringkat tertinggi adalah Simple Queue dengan nilat total 0.367. Dengan penggunaan metode optimalisasi bandwith ini maka ke depannya perusahaan dapat memilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan, sehingga pembagian bandwith akan sesuai juga dengan kapasitas pekerjaan masing-masing pengguna.