Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial, entrepreneurial orientation, dan service quality terhadap marketing performance dengan competitive advantage sebagai variabel mediasi pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di wilayah Tangerang Raya. Studi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tingkat persaingan pada sektor jasa keuangan, khususnya pada lembaga perbankan skala regional, serta pesatnya perkembangan teknologi digital yang mendorong organisasi untuk mengadopsi strategi pemasaran yang lebih adaptif, inovatif, dan berbasis teknologi. Pemanfaatan media sosial dipandang sebagai salah satu instrumen strategis untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan interaksi dengan nasabah, serta memperkuat citra lembaga keuangan. Namun demikian, tingkat adopsi dan pemanfaatan media sosial pada BPR masih relatif terbatas, sehingga berpotensi menghambat kemampuan institusi dalam membangun keunggulan kompetitif di tengah persaingan industri yang semakin dinamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai BPR di Tangerang Raya yang bekerja pada bidang operasional, komersial, dan pemasaran. Analisis hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai hubungan struktural antar konstruk penelitian.