Putri Adinda Ayudiyanti
Pendidikan Agama Islam, Universitas Darussalam Gontor

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLIKASI PENGARUH PEMIKIRAN ORIENTALISME TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Rochmat, Cecep Sobar Rochmat; Putri Adinda Ayudiyanti, Putri; Sherly Dian Novitasari, Sherly
Edu Global : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): EDU GLOBAL: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/eduglobal.v4i2.934

Abstract

Artikel ini ditulis untuk memahami tentang orientalisme. Orientalisme adalah sebuah bidang studi yang berhubungan dengan timur dan studi alquran, karena sangat berkaitan dengan kajian studi ketimuran. Mereka adalah orang barat yang ingin masuk ke negara timur untuk mempelajari studi islam di timur serta ingin melakukan sebuah pelencengan pada agama timur itulah yang dinamakan orientalisme. Dan sekarang ia telah menjadi disisplin ilmu yang harus memiliki sebuah teori dan metodologi, namun karena orang orientalisme muncul dalam sesuah tradisi intelektual barat maka ia disikapi dengan pandangan barat. Tujuan dari pembahasan ini adalah memberikan sebuah pemahaman yang lebih tentang pemikiran orientalisme terhadap keagamaan di wilayah timur, cara orang barat mempelajari agama islam di wilayah timur. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersumber pada beberapa jurnal. Setelah melakukan sebuah pembahasan dapat disimpulkan bahwa mulanya para orientalis hanyalah sebuah circle yang memiliki semangat anti islam, dalam perkembangan nuasa anti islamnya lagu diganti dengan sebuah pendekatan logika, pengetahuan, dan argumentas. Perkembangan orientalisme ditunjukan lepada orang Kristen terhadap islam dan bahasa arab yang mana mereka melakukan studi tentang islam di wilayah timur dari berbagai aspek pengetahuan, seni, sastra sejarah serta agama.
Internisasi Nilai Pendidikan Spritual Post natal pada Bayi Perspektif Teori Neurosains Rochmat, Cecep Sobar; Ayudiyanti, Putri Adinda; Ni’mah, Naily Alfiyatun; Susanti, Cela Petty; Maulaya, Rosendah Dwi; Fani, Faprilisya Heldika
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5437

Abstract

Penanaman nilai-nilai spiritual penting dilakukan sedini mungkin oleh orang tua. Hal tersebut akan memengaruhi sikap dan kepribadiannya kelak. Internalisasi nilai spitual merupakan usaha mencegah degradasi moral pada anak. Penelitian ini bertujuan mengelaborasi konsep internalisasi nilai pendidikan spiritual post natal pada bayi perspektif teori neurosains. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research. Objek yang menjadi fokus adalah internalisasi pendidikan spiritual post natal yang dielaborasikan dengan teori neurosains sebagai model. Hasil penelitian menyatakan bahwa teori neurosains adalah teori yang mencoba memaksimalkan fungsi otak yang didalamnya terdapat sel-sel neuron. Pada bayi indera yang sudah berfungsi secara optimal adalah indera pendengaran. Dengan rangsang berupa adzan pada indera pendengaran dapat menambah kerumitan jaringan sel syaraf pada bayi. Semakin rumit dan kompleks, maka kemampuan berpikirnya pun semakin optimal. Adapun memahami ilmu mengenai teori neurosains ini sangat berguna dalam perkembangan pribadi termasuk dalam penanaman nilai-nilai pendidikan spiritual pada bayi.
Internisasi Nilai Pendidikan Spritual Post natal pada Bayi Perspektif Teori Neurosains Cecep Sobar Rochmat; Putri Adinda Ayudiyanti; Naily Alfiyatun Ni’mah; Cela Petty Susanti; Rosendah Dwi Maulaya; Faprilisya Heldika Fani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5437

Abstract

Penanaman nilai-nilai spiritual penting dilakukan sedini mungkin oleh orang tua. Hal tersebut akan memengaruhi sikap dan kepribadiannya kelak. Internalisasi nilai spitual merupakan usaha mencegah degradasi moral pada anak. Penelitian ini bertujuan mengelaborasi konsep internalisasi nilai pendidikan spiritual post natal pada bayi perspektif teori neurosains. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan library research. Objek yang menjadi fokus adalah internalisasi pendidikan spiritual post natal yang dielaborasikan dengan teori neurosains sebagai model. Hasil penelitian menyatakan bahwa teori neurosains adalah teori yang mencoba memaksimalkan fungsi otak yang didalamnya terdapat sel-sel neuron. Pada bayi indera yang sudah berfungsi secara optimal adalah indera pendengaran. Dengan rangsang berupa adzan pada indera pendengaran dapat menambah kerumitan jaringan sel syaraf pada bayi. Semakin rumit dan kompleks, maka kemampuan berpikirnya pun semakin optimal. Adapun memahami ilmu mengenai teori neurosains ini sangat berguna dalam perkembangan pribadi termasuk dalam penanaman nilai-nilai pendidikan spiritual pada bayi.
Developing Student's Islamic Character through the Madrasah Diniyah Program at MTsN 16 Jombang Syarifah; Putri Adinda Ayudiyanti
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i3.3197

Abstract

The phenomenon of moral decline among adolescents, such as decreasing discipline, weakening manners, and inconsistency in religious practices, poses a serious challenge for Islamic educational institutions. This condition highlights the need for religious development programs capable of internalizing Islamic values in a sustainable manner. This study aims to analyze the development of students’ Islamic character through the Madrasah Diniyah Program at MTsN 16 Jombang. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collection techniques in the form of field observation, semi-structured interviews, documentation. The data were analyzed using content analysis procedures, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the Madrasah Diniyah Program at MTsN 16 Jombang is implemented in a structured manner through Qur’anic learning, tahfiz programs, and classical Islamic text studies integrated with the madrasah’s religious culture. The program contributes positively to the development of students’ Islamic character, particularly in terms of discipline, responsibility, noble character, and religiosity. Therefore, the Madrasah Diniyah Program plays an important role in strengthening Islamic character education within the madrasah context.