Haiyudi Haiyudi
Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Natural Language Processing untuk Analisis Sentimen Komentar YouTube: Studi Kasus Konflik Iran–Israel Suprayuandi Pratama; Faturrahman Faturrahman; Arif Rumata; Haiyudi Haiyudi; Achmad Nur Sholeh
Jurnal Sistem Informasi (JASISFO) Vol. 6 No. 2 (2025): September
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan Natural Language Processing (NLP) untuk klasifikasi sentimen komentar YouTube terkait konflik Iran–Israel. Perkembangan media sosial, khususnya YouTube, telah menjadikannya ruang publik di mana opini dan emosi masyarakat global diekspresikan secara bebas. Namun, sifat data komentar yang tidak terstruktur menghadirkan tantangan analisis. Untuk itu, penelitian ini memanfaatkan pendekatan text mining dan algoritma NLP dengan tahapan pra-pemrosesan seperti case folding, tokenisasi, stopword removal, dan stemming. Selanjutnya, analisis sentimen dilakukan menggunakan model berbasis transformer (RoBERTa/BERT) untuk mengelompokkan komentar ke dalam kategori positif, negatif, dan netral. Hasil penelitian menunjukkan dominasi sentimen positif, diikuti oleh komentar netral, serta sebagian kecil komentar bernuansa negatif. Analisis topik menggunakan Latent Dirichlet Allocation (LDA) mengungkap isu utama berupa kinerja pemerintah, kesejahteraan masyarakat, dan aspek pembangunan. Selain itu, ekstraksi kata kunci dengan TF-IDF memperkuat temuan dengan menampilkan kata yang mewakili persepsi publik. Penelitian ini menegaskan bahwa NLP dapat menjadi alat efektif untuk memahami opini masyarakat secara real-time. Temuan ini relevan tidak hanya dalam konteks konflik geopolitik, tetapi juga dalam kajian sosial-politik digital secara lebih luas..
PELATIHAN PACKAGING DAN PEMBUATAN LOGO BAGI PELAKU UMKM UNTUK MENINGKATKAN NILAI EKONOMIS PRODUK Erick Prayogo Walton; Haiyudi Haiyudi; Ratno Purnamasari; Yudistira Bagus Pratama; Nurjanah Nurjanah; Yurdayanti Yurdayanti; Rajab Vebrian; Silvio Juliana Nabela
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23313

Abstract

Abstrak: Kurangnya pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya identitas dan cara pengemasan produk menjadi permasalahan utama yang ada di Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah, Bangka Belitung. Oleh karena itu, tujuan program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya kedua aspek diatas. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dengan tahapan pemaparan dan praktikum. Mitra dalam pelatihan ini adalah sebanyak 15 pelaku UMKM di Desa Batu Beriga. Pre dan Post-test dilakukan untuk mengetahui peningkatan pemahaman setelah dilakukan pemaparan dan praktik. Ditemukan sebanyak 30% peningkatan pemahaman terhadap aspek penting dalam perancangan logo produk dan 10% dalam aspek pengemasan dengan prosentase akhir sangat baik.Abstract: The lack of understanding among Micro, Small and Medium Enterprise (MSME) entrepreneurs about the importance of branding and product packaging is a major issue in the village of Batu Beriga, Lubuk Besar District, Central Bangka, Bangka Belitung. Therefore, the goal of this community engagement program is to improve the understanding of MSME entrepreneurs regarding the significance of these two aspects. The method used in this program is training, which includes presentations and practical sessions. The partners in this training are 15 MSME entrepreneurs in Batu Beriga village. Pre- and post-tests were conducted to measure the improvement in understanding after the presentations and practical sessions. It was found that there was a 30% increase in understanding of the key aspects of product logo design and a 10% increase in product packaging, with the final percentage of understanding being rated as excellent.