Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Enhancement of Madrasah Ibtidaiyah's Student Management Seri Kamelia; Dahlia; Khalid Fitri; Ahmadi; Marsiah
Bidayatuna Vol 6 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat - Islamic Institute of Syarifuddin Lumajang, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/bidayatuna.v6i2.2630

Abstract

Student management is necessary for the educational process to be successful. Located on Jalan Ramin Palangka Raya, Madrasah Ibtidaiyah Negeri II Palangka Raya is a popular Islamic secondary school that many families send their kids to. The purpose of the study was to identify and characterize the following aspects: Planning for student management, 2) welcoming new students, 3) student orientation events, 4) student records and reports, 5) student growth and supervision, and a description of how student management is being implemented at Madrasah Ibtidaiyah Negeri II Palangka Raya are all included. This study employed a qualitative approach to explain the phenomenon of student management implementation at Madrasah Ibtidaiyah Negeri II Palangka Raya. Observation, interviews, documentation studies, and triangulation were the methods used to acquire data; analysis, validity testing, and conclusion drafting came next. Regarding the research's issues, secondary informants provided support for the Headmaster, who served as the primary informant. The study's findings indicate that: 1) Madrasah Ibtidaiyah Negeri II Palangka Raya's student planning began with an examination of the needs of the students, then moved on to student recruitment and selection. 2) A Committee of Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) oversaw the recruitment and selection of students. A few teachers were chosen by the headmaster to lead the committee. The committee chose new pupils using two criteria: the candidate's record of accomplishment and regular method. 3) The Vice Headmaster of Student Affairs oversaw and controlled the OSIM's student orientation programs. 4) Student records and reports have been created, for example, by keeping track of students' daily attendance lists to learn about their academic progress and provide study support. 5) Student development and supervision were carried out through intra- and extracurricular activities like student athletics, student scouting, and OSIM. To foster the student's interest and talent, all of the activities were carried out under constant observation.
Persamaan dan Perbedaan Multikulturalisme dan Pluralisme dalam Konteks Pendidikan Islam Multikultural Khafidhoh; Ahmadi; Ajahari
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0c24vp79

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persamaan dan perbedaan multikulturalisme dan pluralisme dalam konteks pendidikan islam multikultural. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif studi kepustakaan, yang melibatkan analisis berbagai sumber tertulis, termasuk buku, artikel jurnal, dan dokumen resmi. Hasil dari penelitaian ini menggambarkan bahwa multikulturalisme secara umum dipahami sebagai konsep yang menekankan pengakuan, penghargaan, dan perlindungan terhadap keberagaman budaya, etnik, dan agama dalam masyarakat. Sedangkan pluralisme merupakan ciri dari multikulturalisme. Sehingga pluralisme dan multikulturalisme merupakan dua hal yang saling berhubungan. Kedua paham tersebut sama-sama mengakui adanya perbedaan dan keberagaman. Keduanya saling melengkapi dalam membangun pendidikan Islam yang responsif terhadap masyarakat majemuk.
Khibrah At-Ta'alum Lithullab Almadrasah Ibtidaiyyah Fii Ta'liymi Allghah Al'arabiyah 'Ibara Internet Ro'if fahrudin; Ahmadi; Nur Fuadi Rahman
MUMTAZA Journal of Arabic Teaching, Arabic Linguistic and Literature Vol 1 No 2 (2022): Mumtaza: Journal of Arabic Teaching, Arabic Linguistic, and Literature
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Sekolah Tinggi Bahasa Arab dan Dakwah Masjid Agung Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65799/mumtaza.v1i2.29

Abstract

الملخص أن تعلم اللغة العربية يعتبر صعبا بالنسبة لبعض الطلاب بالإضافة إلى كوفيد -19 الذي ضرب في عام 2019، تم تحويل جميع التعلم إلى الإنترنت، وخاصة اللغة العربية. من المؤكد أن تعلم اللغة العربية عبر الإنترنت في مدرسة ابتدية هو خبرة تعلمجديدة في عالم التعليم مع تكيف المعلمين والطلاب من التعلم دون اتصال بالإنترنت إلى التعلم عبر الإنترنت، بالإضافة إلى إجبار الطفولة المبكرة على استخدام التكنولوجيا في التعلم. أهداف هذه الدراسة هي: (1) لمعرفة كيف تكون خبرة تعلمالتعلم لطلاب مدرسة ابتدية في التعلم عبر الإنترنت. (2) لمعرفة العوامل الداعمة والمثبطة التي تؤثر على تعلم اللغة العربية عبر الإنترنت. يستخدم هذا النوع من البحث الميداني الذي تم إجراؤه في المدرسة الإبتدئية 1 كوتاوارينجين الشرقية حيث يكون موضوع هذا البحث للطلاب والمعلمين كمخبرين، باستخدام تحليل البيانات الكيفي، بينما تستخدم طرق جمع البيانات المقابلات والتوثيق. للتحقق من صحة البيانات باستخدام تثليث المصدر. نتائج هذ البحث هي (1) الخبرة المكتسبة حول التكنولوجيا وتكييف المعلمين والطلاب في التعلم، مثل استخدام التعلم الإلكتروني عبر الويب في تعلم اللغة العربية الذي لا يناقش المواد فحسب، بل هناك العديد من مقاطع الفيديو المتحركة والمعلم المحتوى الإبداعي فيه. (2) العوامل الداعمة مثل الحصص من الحكومة، والتسهيلات الكافية، والميزات في شبكة التعلم الإلكتروني، مثل العقبات في استخدام شبكات التعلم الإلكتروني مثل الإشارات غير الكافية، ومهام التراكم، والتعلم الذي يميل إلى أن يكون مملاً، وصعوبة الوصول إلى شبكة التعلم الإلكتروني بالإضافة إلى التحديات التي تواجه المعلمين من حيث الإبداع. الكلمات المفتاحية: الخبرة, التعلم عبر الإنترنت, اللغة العربية
Peran Guru Akidah Akhlak dalam Mencegah Kenakalan Siswa di Madrasah Aliyah Reza Purwadi; Ahmadi; Sri Hidayati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2714

Abstract

Peran guru Akidah Akhlak dalam mencegah kenakalan siswa di MAN Barito Utara sangat penting karena tidak hanya mengajarkan agama, tetapi juga membentuk akhlak dan kepribadian siswa. Melalui nasihat dan bimbingan yang disampaikan dengan cara yang lembut, siswa di dorong untuk menyadari kesalahan dan berubah ke arah yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru akhlak aqidah dalam mencegah kenakalan siswa di MAN Barito Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, lalu prosedur pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kemudian untuk mengecek keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Akidah Akhlak berperan sebagai pendidik, pembimbing dan contoh dalam membentuk sikap dan mental siswa, memberikan perhatian khusus dan mendekati siswa secara personal dengan berbicara dari hati ke hati, tanpa membuat siswa merasa dimarahi. Pendekatan ini membuat siswa merasa nyaman dan menganggap guru sebagai orang terdekat untuk bercerita. Lalu untuk mengatasi kenakalan, guru melakukan pengawasan, bimbingan rutin, dan pendekatan khusus kepada siswa yang bermasalah.
برامج الأنشطة اللاصفية للغة العربية باستراتيجية التعلم الفردي الجماعي: Program Kegiatan Ekstrakurikuler Bahasa Arab Menggunakan Strategi Pembelajaran Individu Dan Kelompok Tiana Sapitri; Ahmadi; Aulia Mustika Ilmiani
Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 8 No. 1 (2026): Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/muhad.v8i1.4794

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum adanya kajian yang secara khusus membahas pelaksanaan program ekstrakurikuler bahasa Arab dengan menggabungkan strategi kooperatif dan individual learning dalam satu pendekatan terpadu, sehingga mendorong peneliti untuk mengkaji penerapan strategi Group Individual Learning sebagai upaya menghadirkan pembelajaran yang seimbang antara interaksi sosial dan kemandirian belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan proses pelaksanaan program ekstrakulikuler dan kelebihannya dengan strategi Group Individual Learning dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari tutor dan siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bahasa Arab di MTsN 2 Palangka Raya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerapan strategi group individual learning dilaksanakan melalui tahapan pembentukan kelompok, pemberian materi, penugasan individu, diskusi dalam kelompok, presentasi mandiri/ berkelompok. Adapun kelebihannya strategi ini yaitu menambah keaktifan dan partisipasi siswa dalam pembelajaran, menumbuhkan kerja sama melalui kegiatan kelompok, serta mengembangkan kemandirian belajar melalui penugasan individu. Selain itu, strategi ini juga membuat proses pembelajaran menjadi lebih variatif dan tidak monoton, sehingga dapat menambah motivasi belajar siswa serta membantu mereka memahami materi bahasa Arab secara lebih efektif. Strategi Group Individual Learning dalam penelitian ini berimplikasi pada bertambahnya keaktifan, kemandirian, dan pemahaman siswa dalam pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini merekomendasikan untuk diterapkan dan dikembangkan lebih lanjut serta diteliti pada konteks ataupun menggunakan metode penelitian yang berbeda.
Kepemimpinan Non-Muslim dalam Perspektif Islam: Analisis terhadap Pandangan Ulama dan Konteks Kehidupan Modern Uzdma Latifah; Nabila Sakina Putri; Husna Mukaromah; Ahmadi
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.7275

Abstract

Kepemimpinan non-Muslim dalam perspektif Islam merupakan salah satu isu yang terus menjadi perdebatan di kalangan ulama maupun masyarakat Muslim hingga saat ini. Perbedaan pandangan muncul akibat adanya variasi penafsiran terhadap ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis yang berkaitan dengan kepemimpinan, khususnya QS. Al-Ma’idah ayat 51. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kepemimpinan non-Muslim dalam perspektif Islam melalui pandangan ulama klasik dan kontemporer serta relevansinya dalam konteks kehidupan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, tafsir Al-Qur’an, hadis, dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan tema kepemimpinan non-Muslim. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif-analitis dengan membandingkan pandangan ulama klasik dan kontemporer mengenai kepemimpinan non-Muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama klasik pada umumnya menolak kepemimpinan non- Muslim atas umat Islam karena dianggap bertentangan dengan prinsip kepemimpinan dalam Islam. Sementara itu, sebagian ulama kontemporer memandang persoalan ini secara lebih kontekstual dengan mempertimbangkan sistem demokrasi, pluralitas masyarakat, prinsip keadilan, serta kemaslahatan umat dalam kehidupan modern. Dalam konteks negara demokratis seperti Indonesia, pembahasan mengenai kepemimpinan non-Muslim tidak hanya berkaitan dengan aspek teologis, tetapi juga menyangkut persoalan hak warga negara, toleransi, dan persatuan bangsa. Oleh karena itu, diperlukan sikap moderat dan pemahaman yang komprehensif agar perbedaan pandangan tidak menimbulkan konflik sosial di tengah masyarakat.
Teachers' Professional Development Through The Smart Model: Teachers' Lived Experiences in Madrasah Setting Hesty Widiastuty; Zaitun Qamariah; Moc Chotib; Ahmadi; Harmini; Ummi Qudsiyah; Salasiah
Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Juli : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Islamic Education Management Study Program, Faculty of Tarbiyah, Sunan Drajat Islamic Boarding School Institute, Lamongan, East Java, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/z8s9gn82

Abstract

This phenomenological study explores madrasah teachers' experiences implementing the SMART Model (Support, Motivation, Assessment, Reward, and Training) in teacher management at MTs Terpadu Berkah, Palangka Raya. Data were collected through in-depth interviews with 15 purposively selected participant, including the principal, vice-principals, and selected teachers, observations (20 hours), and document analysis. The findings reveal that the SMART Model enhances teacher professionalism through systematic support mechanisms, targeted motivation strategies, comprehensive performance assessments, structured reward systems, and sustainable professional development opportunities. However, challenges such as resource constraints, inconsistent implementation, and communication barriers limit its effectiveness. The study contributes to educational management literature by proposing a context-specific framework for teacher management in Islamic educational institutions and recommends optimizing performance-based evaluations and reward systems to improve educational quality in madrasahs. This research underscores the significance of integrating SMART Model components to foster a more supportive and motivating environment for teachers in Islamic educational settings.
Implementing TQM in Islamic Education: A Phenomenological Study of Management Practice at MTs Darul Amin Palangka Raya Rahmat Fauzi; Achmad Robita; Muhammad Noor; Achmad Junaidi; Dedy Irawan; Moc Chotib; Ahmadi
Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Juli : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Islamic Education Management Study Program, Faculty of Tarbiyah, Sunan Drajat Islamic Boarding School Institute, Lamongan, East Java, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/53tcj619

Abstract

This study aims to explore the development of a Total Quality Management (TQM)-based management model at MTs Darul Amin Palangka Raya through the lived experiences of stakeholders. Using a qualitative phenomenological approach, the research delves into how teachers, administrators, and parents perceive, interpret, and enact TQM within an Islamic educational framework. Data were collected through in-depth interviews with 15 informants, participatory observation, and documentation analysis over six months, with attention to the essence of their subjective experiences. The findings reveal that the implementation of the TQM model at MTs Darul Amin Palangka Raya is influenced by five key dimensions: transformative leadership, stakeholder engagement, continuous improvement, data-driven decision making, and integration of Islamic values in management. Participants described these dimensions not merely as managerial tools but as meaningful practices tied to Islamic concepts like amanah (trustworthiness) and itqan (excellence). Challenges such as resistance to change and resource limitations emerged as shared lived realities among stakeholders. The study culminates in an "Integrated Islamic Quality Management Model" (IIQMM), which reflects how TQM is experienced and contextualized in the madrasah environment. This research contributes to Islamic education management by uncovering the intersubjective meanings of TQM implementation, offering a model that harmonizes modern quality principles with Islamic values. The phenomenological lens highlights how stakeholders co-construct quality as both an organizational and spiritual endeavor.