Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Enhancement of Madrasah Ibtidaiyah's Student Management Seri Kamelia; Dahlia; Khalid Fitri; Ahmadi; Marsiah
Bidayatuna Vol 6 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat - Islamic Institute of Syarifuddin Lumajang, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/bidayatuna.v6i2.2630

Abstract

Student management is necessary for the educational process to be successful. Located on Jalan Ramin Palangka Raya, Madrasah Ibtidaiyah Negeri II Palangka Raya is a popular Islamic secondary school that many families send their kids to. The purpose of the study was to identify and characterize the following aspects: Planning for student management, 2) welcoming new students, 3) student orientation events, 4) student records and reports, 5) student growth and supervision, and a description of how student management is being implemented at Madrasah Ibtidaiyah Negeri II Palangka Raya are all included. This study employed a qualitative approach to explain the phenomenon of student management implementation at Madrasah Ibtidaiyah Negeri II Palangka Raya. Observation, interviews, documentation studies, and triangulation were the methods used to acquire data; analysis, validity testing, and conclusion drafting came next. Regarding the research's issues, secondary informants provided support for the Headmaster, who served as the primary informant. The study's findings indicate that: 1) Madrasah Ibtidaiyah Negeri II Palangka Raya's student planning began with an examination of the needs of the students, then moved on to student recruitment and selection. 2) A Committee of Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) oversaw the recruitment and selection of students. A few teachers were chosen by the headmaster to lead the committee. The committee chose new pupils using two criteria: the candidate's record of accomplishment and regular method. 3) The Vice Headmaster of Student Affairs oversaw and controlled the OSIM's student orientation programs. 4) Student records and reports have been created, for example, by keeping track of students' daily attendance lists to learn about their academic progress and provide study support. 5) Student development and supervision were carried out through intra- and extracurricular activities like student athletics, student scouting, and OSIM. To foster the student's interest and talent, all of the activities were carried out under constant observation.
Persamaan dan Perbedaan Multikulturalisme dan Pluralisme dalam Konteks Pendidikan Islam Multikultural Khafidhoh; Ahmadi; Ajahari
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0c24vp79

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persamaan dan perbedaan multikulturalisme dan pluralisme dalam konteks pendidikan islam multikultural. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif studi kepustakaan, yang melibatkan analisis berbagai sumber tertulis, termasuk buku, artikel jurnal, dan dokumen resmi. Hasil dari penelitaian ini menggambarkan bahwa multikulturalisme secara umum dipahami sebagai konsep yang menekankan pengakuan, penghargaan, dan perlindungan terhadap keberagaman budaya, etnik, dan agama dalam masyarakat. Sedangkan pluralisme merupakan ciri dari multikulturalisme. Sehingga pluralisme dan multikulturalisme merupakan dua hal yang saling berhubungan. Kedua paham tersebut sama-sama mengakui adanya perbedaan dan keberagaman. Keduanya saling melengkapi dalam membangun pendidikan Islam yang responsif terhadap masyarakat majemuk.
Khibrah At-Ta'alum Lithullab Almadrasah Ibtidaiyyah Fii Ta'liymi Allghah Al'arabiyah 'Ibara Internet Ro'if fahrudin; Ahmadi; Nur Fuadi Rahman
MUMTAZA Journal of Arabic Teaching, Arabic Linguistic and Literature Vol 1 No 2 (2022): Mumtaza: Journal of Arabic Teaching, Arabic Linguistic, and Literature
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Sekolah Tinggi Bahasa Arab dan Dakwah Masjid Agung Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65799/mumtaza.v1i2.29

Abstract

الملخص أن تعلم اللغة العربية يعتبر صعبا بالنسبة لبعض الطلاب بالإضافة إلى كوفيد -19 الذي ضرب في عام 2019، تم تحويل جميع التعلم إلى الإنترنت، وخاصة اللغة العربية. من المؤكد أن تعلم اللغة العربية عبر الإنترنت في مدرسة ابتدية هو خبرة تعلمجديدة في عالم التعليم مع تكيف المعلمين والطلاب من التعلم دون اتصال بالإنترنت إلى التعلم عبر الإنترنت، بالإضافة إلى إجبار الطفولة المبكرة على استخدام التكنولوجيا في التعلم. أهداف هذه الدراسة هي: (1) لمعرفة كيف تكون خبرة تعلمالتعلم لطلاب مدرسة ابتدية في التعلم عبر الإنترنت. (2) لمعرفة العوامل الداعمة والمثبطة التي تؤثر على تعلم اللغة العربية عبر الإنترنت. يستخدم هذا النوع من البحث الميداني الذي تم إجراؤه في المدرسة الإبتدئية 1 كوتاوارينجين الشرقية حيث يكون موضوع هذا البحث للطلاب والمعلمين كمخبرين، باستخدام تحليل البيانات الكيفي، بينما تستخدم طرق جمع البيانات المقابلات والتوثيق. للتحقق من صحة البيانات باستخدام تثليث المصدر. نتائج هذ البحث هي (1) الخبرة المكتسبة حول التكنولوجيا وتكييف المعلمين والطلاب في التعلم، مثل استخدام التعلم الإلكتروني عبر الويب في تعلم اللغة العربية الذي لا يناقش المواد فحسب، بل هناك العديد من مقاطع الفيديو المتحركة والمعلم المحتوى الإبداعي فيه. (2) العوامل الداعمة مثل الحصص من الحكومة، والتسهيلات الكافية، والميزات في شبكة التعلم الإلكتروني، مثل العقبات في استخدام شبكات التعلم الإلكتروني مثل الإشارات غير الكافية، ومهام التراكم، والتعلم الذي يميل إلى أن يكون مملاً، وصعوبة الوصول إلى شبكة التعلم الإلكتروني بالإضافة إلى التحديات التي تواجه المعلمين من حيث الإبداع. الكلمات المفتاحية: الخبرة, التعلم عبر الإنترنت, اللغة العربية
Peran Guru Akidah Akhlak dalam Mencegah Kenakalan Siswa di Madrasah Aliyah Reza Purwadi; Ahmadi; Sri Hidayati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2714

Abstract

Peran guru Akidah Akhlak dalam mencegah kenakalan siswa di MAN Barito Utara sangat penting karena tidak hanya mengajarkan agama, tetapi juga membentuk akhlak dan kepribadian siswa. Melalui nasihat dan bimbingan yang disampaikan dengan cara yang lembut, siswa di dorong untuk menyadari kesalahan dan berubah ke arah yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru akhlak aqidah dalam mencegah kenakalan siswa di MAN Barito Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, lalu prosedur pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kemudian untuk mengecek keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Akidah Akhlak berperan sebagai pendidik, pembimbing dan contoh dalam membentuk sikap dan mental siswa, memberikan perhatian khusus dan mendekati siswa secara personal dengan berbicara dari hati ke hati, tanpa membuat siswa merasa dimarahi. Pendekatan ini membuat siswa merasa nyaman dan menganggap guru sebagai orang terdekat untuk bercerita. Lalu untuk mengatasi kenakalan, guru melakukan pengawasan, bimbingan rutin, dan pendekatan khusus kepada siswa yang bermasalah.