Zahy Riswahyudha Ariyanto
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Google Sites pada Materi Teks Argumentasi Kelas 11 di SMK Batik 1 Surakarta Zahy Riswahyudha Ariyanto; Gilang Bakti Prakoso; Gallant Karunia Assidik
Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran 2024: Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bppp.v6i2.6800

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah mengeksplorasi efektivitas media pembelajaran berbasis Google Sites. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Google Sites sebagai media pembelajaran integratif teks argumentasi kelas XI SMK Batik 1 Surakarta. Metode penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI TKJ 3. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji validitas data dilakukan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk memastikan validitas dan reliabilitas temuan. Hasil penelitian adalah: (1) Desain media pembelajaran teks argumentasi Berbasis Google Sites; (2) Aktivitas pembelajaran teks argumentasi kelas 11 berbasis Google Sites; (3) Efektivitas media Google Sites berdasarkan peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dengan nilai 93. Kesimpulannya, Google Sites berperan sebagai media pembelajaran yang integratif dan inovatif, memberikan dampak positif terhadap proses dan hasil pembelajaran teks argumentasi di kelas XI TKJ SMK Batik 1 Surakarta.
Legal Language in the Dissemination of Pornographic Content on Social Media: An Analysis of Judicial Rulings from a Forensic Linguistic Perspective Sri Waljinah; Nathania Levina Purwoko; Azriel Daffa Rabbany; Zahy Riswahyudha Ariyanto; Alifa Laili Faiza Cahyani
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 6 No. 6 (2026): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v6i6.3836

Abstract

Legal language serves as a medium of communication within the legal sphere, utilized by practitioners and legal experts in contexts such as regulations, agreements, official correspondence, and court rulings. For the general public, legal language enables a clear and precise understanding of legal messages and norms—thereby clarifying rights, obligations, and applicable rules—which supports the maintenance of order and legal certainty. This study aims to analyze the text of captions associated with the dissemination of pornographic content on social media—as found in a specific court ruling—through the lens of forensic linguistics. The research employs a normative-juridical approach and qualitative descriptive analysis, utilizing Court Ruling Number 166/Pid.B/2018/PN.Dpk. The data consists of the caption text from the pornographic content posts cited in the ruling, which are analyzed from a forensic linguistic perspective. Data analysis was conducted using an interactive analysis model comprising data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The analysis is grounded in criminal law elements and linguistic theory within the framework of forensic linguistics. The study's findings indicate that: (1) the caption text accompanying the pornographic content on social media is shown to satisfy the elements of a criminal offense as stipulated in Law Number 44 of 2008 concerning Pornography; and (2) analysis of the caption text from a forensic linguistic perspective allows for the identification of implicit meanings, thereby substantiating the legal violation—specifically, the fulfillment of criminal elements regarding the dissemination of pornographic content on social media.
Pemetaan Lanskap Linguistik Penamaan Hotel di Solo Raya: Kajian Kritis Peraturan Presiden No. 63 Tahun 2019 Zahy Riswahyudha Ariyanto; Oktavia Nurhidayah
Indonesian Journal of Social Issues Vol. 1 No. 2 (2026): April, Social Media Addiction and the Decline of Face-to-Face Interaction Among
Publisher : CV. Scholar Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66052/ijosim.v2i1.157

Abstract

Penamaan hotel merupakan salah satu bentuk praktik kebahasaan di ruang publik yang mencerminkan ideologi, identitas, dan orientasi sosial pemilik usaha. Pilihan bahasa dalam penamaan hotel tidak hanya berfungsi sebagai strategi komersial, tetapi juga berkaitan dengan kebijakan penggunaan bahasa nasional. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan lanskap linguistik penamaan hotel di wilayah Solo Raya serta mengkaji kesesuaiannya dengan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa nama-nama hotel yang diperoleh melalui penelusuran sumber daring. Sampel data dipilih secara purposif berdasarkan keragaman bentuk bahasa, keunikan penamaan, dan keterwakilan data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan simak-catat, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif-interpretatif dengan mengidentifikasi unsur kebahasaan, asal bahasa, makna, serta pola penamaan hotel, kemudian dikaitkan secara kritis dengan regulasi kebahasaan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi penggunaan bahasa dalam penamaan hotel, meliputi bahasa Indonesia, bahasa asing, bahasa daerah, serta kombinasi di antara ketiganya. Selain itu, ditemukan kecenderungan bahwa sebagian penamaan hotel belum sepenuhnya selaras dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2019, yang menunjukkan adanya tarik-menarik antara kepentingan komersial dan kepatuhan terhadap kebijakan bahasa nasional.