Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Model Manajemen untuk Memenuhi Persediaan Apel Fuji (Malus domestica) pada Toko Retail XYZ Siti Fatiimatul Fadilah; Totok Pujianto; Irfan Ardiansah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.04.2

Abstract

Tanpa disadari perusahaan, permintaan pasar yang tinggi menimbulkan masalah dalam kegiatan jual-beli. Salah satu masalah yang sering dihadapi perusahaan adalah terjadinya kekurangan dan kelebihan persediaan produk yang menyebabkan perusahaan menjadi tidak efisien dalam kegiatan jual-beli. Pengelolaan persediaan yang baik dan benar akan membantu kelancaran kegiatan jual-beli, sehingga pesanan konsumen dapat dipenuhi dengan waktu yang lebih cepat. Economic Order Quantity (EOQ) dikenal sebagai metode untuk mengoptimalkan besarnya jumlah pembelian bahan baku yang mengoptimalkan biaya total persediaan sehingga efisiensi dalam manajemen persediaan tercapai. Penelitian ini mengangkat kasus persediaan buah Apel Fuji pada ritel modern yang mengharapkan adanya perbaikan manajemen persediaan melalui optimalisasi besarnya jumlah pembelian setiap pesanan produk, menggunakan model EOQ. Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode studi kasus (case study). Analisis terhadap sistem persediaan buah Apel Fuji menghasilkan model perhitungan biaya total persediaan baru dari model dasar EOQ. Model ini mempertimbangkan komponen biaya kerusakan produk selama persediaan berlangsung, disamping kelompok biaya pemesanan, dan biaya penyimpanannya. Melalui model perhitungan EOQ ditambah kondisi aktual perusahaan diperoleh adanya penghematan sebesar 29% dari biaya persediaan yang sebelumnya diterapkan. Namun total biaya persediaan dengan menggunakan model dasar EOQ masih lebih efisien dibandingkan hasil perhitungan metode EOQ ditambah biaya kerusakan dengan diperolehnya penghematan sebesar 30% dari biaya total persediaan aktual perusahaan. Berdasarkan perhitungan menggunakan model dasar EOQ didapat pembelian bahan baku yang optimal yaitu 48,61 kg, frekuensi pemesanan 44 kali dengan persediaan pengaman (Safety Stock) berada pada jumlah 171 kg dan titik pemesanan kembali (Reorder Point) sebesar 193,37 kg.