Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH VARIASI TEKANAN KOMPAKSI PANAS TERHADAP DENSITAS DAN KEKERASAN AMC DIPERKUAT SiO2 Muhammad Asep; Sugiyarto .; Somawardi .; Achmad Rusdy; Sukanto Sukanto
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 9 No 1 (2023): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jm.v9i1.3606

Abstract

Penelitian komposit matrik logam aluminium yang diperkuat dengan keramik menggunakan metode metalurgi serbuk akhir-akhir ini semakin banyak diminati untuk dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan tekanan kompaksi terhadap sifat densitas dan sifat kekerasan komposit yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah mengikuti tahapan proses metalurgi serbuk, yaitu meliputi persiapan material, pencampuran dan kompaksi. Pencampuran serbuk penyusun komposit dilakukan dengan metode mechanical alloying atau pemaduan mekanik menggunakan mesin horizontal ball mill selama 4 jam. Sedangkan metode kompaksi panas yang digunakan adalah kompaksi dua-arah penekanan, menggunakan mesin pompa hidrolik. Material matriks yang digunakan adalah serbuk aluminium hasil daur ulang, dan material penguat digunakan serbuk dari pasir silika tailing tambang timah. Proses kompaksi panas dilakukan pada suhu 500 0C ditahan selama 15 menit. Variasi tekanan kompaksi dua-arah digunakan 4400 PSi, 4500 PSi dan 4600 Psi. Pengujian densitas mengacu Archimedes dengan stradar ASTM B962-17. Sedangkan pengujian kekerasan digunakan mesin uji kekerasan Brinell, mengacu pada standar ASTM E110-14. Hasil uji densitas dan uji kekerasan menujukkan kecenderungan nilai semakin meningkat dengan meningkatnya tekanan kompaksi yang diaplikasikan. Densitas tertinggi adalah 2,147 g/cm3 untuk sampel dengan kompaksi sebesar 4.600 Psi, dengan nilai kekerasan tertitinggi adalah 53,11 HRB. Berdasarkan foto mikro menunjukkan bahwa ikatan mekanik interlocking pada tekanan kompaksi yang lebih rendah cenderung lemah, patahan pada batas butir kelihatan jelas dan pola kerusakannya cenderung menunjukkan patahan rapuh/getas.
Studi Eksperimental Twin Waterjet Thruster Menggunakan Thermoplastic Polyurethane (TPU) yang Diproduksi dengan 3D Printing Hasdiansah, Hasdiansah; Muhamad Aris; Pristiansyah; Ramli; Sugianto; Ferzy Ersandy; Achmad Rusdy; Hafiz Fadhil; Muhammad Subhan
ARMATUR : Artikel Teknik Mesin & Manufaktur Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Armatur (in Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/armatur.v7i1.10222

Abstract

Indonesia, as the world’s largest archipelagic nation, requires efficient and reliable marine propulsion systems to support sustainable transportation. The waterjet thruster has emerged as an alternative to conventional propellers due to its advantages in maneuverability, cavitation resistance, and operational efficiency. With the advancement of additive manufacturing, particularly 3D printing, opportunities have arisen to fabricate propulsion components using innovative materials such as Thermoplastic Polyurethane (TPU), which combines flexibility and durability.This study presents the design, fabrication, and experimental testing of a twin waterjet thruster produced with TPU material through the Fused Deposition Modeling (FDM) method. Performance tests were conducted using a 22 HP combustion engine at 4,100 rpm. The experimental results indicate that the thrust generated ranged between 10.8–12 kg (equivalent to 105.94–117.72 N) with an average thrust of 11.36 kg (111.24 N). These outcomes demonstrate that the system delivers consistent performance with minimal variation between trials. The findings confirm the feasibility of TPU-based twin waterjet thrusters for small to medium-scale marine applications and provide a basis for further development toward environmentally friendly propulsion systems through design optimization and the integration of electric motors.