Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pembuatan Lubang Resapan Biopori Sebagai Alternatif Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Lingkungan KWT Mawar Kelurahan Mulyosari Dasrieny Dasrieny Pratiwi; Mudaim Mudaim; Rifki Fajril Firdaus; Siti Nurhaliza; Sovi Rosita Aprianti; Yestina Arini; Nurfayatun Khasanah; Selda Ika Kurnia Sari; Sofi Aulia Citra; Selvia Nurul Azizah
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i1.3204

Abstract

Kelurahan Mulyosari RT 04 RW 01 mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani, potensi untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) sangat baik. Usaha yang dihasikan diantaranya industri tanaman sayuran dan pupuk alami. KWT Mawar merupakan salah satu kelembagaan petani yang anggotanya terdiri atas wanita yang berkecimpung dalam kegiatan pertanian.  Selain bergerak dibidang pertanian, anggota KWT sendiri merupakan ibu rumah tangga yang dengan aktivitas hariannya menghasilkan sampah terutama sampah organik.  Sampah organik/basah dapat berasal dari sampah dapur, sampah restoran, sisa sayuran, rempah-rempah dan sisa buah yang dapat mengalami pembusukan secara alami. Penyebab tingginya produksi sampah organik adalah tingginya angka produksi sampah sisa makanan.  Pengolahan sampah yang tidak baik akan memberikan dampak bagi permasalahan lingkungan yang tentunya berpengaruh bagi kesehatan lingkungan.  Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra yaitu dengan mengadakan kegiatan: Sosialisasi Pembuatan Lubang Resapan Biopori dan Praktik Pembuatan Lubang Resapan Biopori.  Berdasarkan hasil pengabdian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa sosialisasi dan praktik ini memberikan pengetahuan dan keterampilan KWT mawar dalam mengelola sampah organik menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman sehingga dapat mencegah kerusakan lingkungan akibat pembakaran sampah organik sehingga bisa tercipta lingkungan yang sehat tanpa polusi.
Development of an E-Catalog of Dutch Colonial Relics in the Bekri Region of Central Lampung as a Local History Learning Resource Yudi Hartono; Nurfayatun Khasanah; Johan Setiawan
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.6054

Abstract

This research addresses the need for localized history learning resources by developing an E-catalog of Dutch Colonial Heritage in the Bekri area of Central Lampung for use in SMAN 2 Metro. The objectives are: (1) to analyze students' learning needs, (2) to design an E-catalog as a local history learning source, and (3) to assess expert and practitioner feedback on the E-catalog design. The study employs the Research and Development (RD) method. Data collection techniques include observation, interviews, questionnaires, and documentation. The validation process involves both media and material experts, followed by small group testing. The developed E-catalog showcases various Dutch colonial buildings from 1916 to 2024 in Bekri. Validation results indicate high feasibility. Material expert validation yielded an 80% score, categorized as "very good," while media expert validation scored 91%, also categorized as "very good." In small group testing involving ten students, five students rated the E-catalog as "very suitable" (100%), one student gave a "very suitable" score of 90%, one student rated it 85% ("very decent"), two students rated it 80% ("decent"), and one student rated it 60% ("quite decent"). The findings suggest that the E-catalog is a valid and effective local history learning resource. However, further large-scale testing is recommended to generalize the results. Future research may explore integrating interactive elements to enhance student engagement.