Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH AKAD MURABAHAH TERHADAP PENIGKATAN PENJUALAN DI TOKO NAYLA KECAMATAN SEPULU KABUPATEN BANGKALAN Supiya, Supiya; Nurul Fadila; Ulya Dharodjah
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 2 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/joieaf.v2i1.3087

Abstract

Skripsi ini adalah hasil dari penelitian yang bertujuan untuk memahami bagaimana transaksi jual beli yang dilakukan Toko Nayla Kecamatan Sepulu Kabupaten Bangkalan. Transaksi dalam Islam terdapat berbagai jenis, itu salah satunya transaksi dengan menggunakan akad murabahah. Akad murabahah adalah jual beli suatu barang, dimana penjual menyebutkan harga jual yang terdiri dari harga pokok barang dan tingkat keuntungan tertentu atas barang dan harga jual tersebut disetujui pembeli. Peneliti melakukan penelitian di Toko Nayla Kecamatan Sepulu Kabupaten Bangkalan karena toko tersebut menerapkan akad murabahah dengan tujuan ingin mengetahui seberapa besar Pengaruh Akad Murabahah Terhadap Peningkatan Penjualan. Jenis penelitian ini Kuantitatif dengan menggunakan Regresi Liner Sederhana dengan jumlah sampel 38 responden dengan menggunakan teknik kuesioner yang disebar kepada 38 responden. Sedangkan dalam pengukuran skala yang digunakan skala likert 5 point dengan pengambilan sampel yaitu menggunakan accident sampling. Kemudian dilakukan uji validitas dan reabilitas. Hipotesis pada penelitian ini dapat dibuktikan dari pengujian hipotesis dimana r Hitung r Tabel, t Hitung t Tabel. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel pengaruh hasil akad murabahah Terhadap Peningkatan penjualan di toko Nayla Kecamatan Sepulu Kabupaten Bangkalan berpengaruh. Kata Kunci: Akad Murabahah dan Peningkatan Penjualan.
Integrating Sharia Literacy and Digital Philanthropy Amidst the FoMO Phenomenon Amry Abdurrahman; M. Kholid; Ulya Dharodjah
Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam Vol 17 No 01 (2026): March
Publisher : STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62730/30vs6f07

Abstract

The era of financial digitalization triggers behavioral pathologies among Muslim Generation Z through Fear of Missing Out (FoMO), driving impulsive consumption (israf). While existing literature narrowly positions Sharia financial literacy as a passive, theoretical cognitive instrument, this study aims to conceptualize the active moderating roles of Sharia financial literacy and digital philanthropy in mitigating these algorithm-driven distortions. Employing a Qualitative Systematic Literature Review (SLR) via the PRISMA protocol, 24 peer-reviewed articles (2019–2025) were analyzed from Google Scholar, Crossref, and Dimensions using Publish or Perish. The primary novelty of this study lies in its theoretical synthesis, introducing the "Transcendental Moral Filter Ecosystem". This innovative model restructures the expanded Theory of Planned Behavior (TPB) by integrating transcendental accountability (Hifdz al-Mal within the Maqasid Sharia framework) as an active value anchor. The findings demonstrate that cyber-based Sharia literacy acts as a dynamic moral filter, reorienting FoMO-driven positional consumption into productive economic decisions through digital philanthropy optimization (Ziswaf). This study offers a vital structural framework for academics and regulators in formulating Islamic financial education strategies resilient to modern cyber pathologies.