Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kontribusi Sosialisasi dan Efektifitas Pengelolaan Zakat Masyrakat Muslim pada BAZNAS Kota Ternate Amanan Soleman Saumur; Kamaruddin Abdul; Syaifudin Syaifudin
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol 9, No 3 (2023): JIEI : Vol.9, No.3, 2023
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v9i3.9136

Abstract

Penelitian ini mengesplorasi bagaimana Baznas Kota Ternate dalam mensosialisasikan zakat dan bagimana mengelola zakat tersebut agar bisa diraskan manfaatnya oleh orang-orang yang berhak menerimanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, Beberpa informan kunci seperti Ketua Baznas Kota Ternate, para wakil Ketua, Beberapa Kepala Bidang, Beberpa Tokoh Masyarakat Islam, Ketua MUI Kota Ternate dan beberapa informan pendukung lainnya akan menjadi sumber data utama dalam penelitian ini. Mereka diwawancarai secara mendalam (Indepth Interview) agar data yang diperoleh memiliki validitas yang tinggi sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.Hasil penelitian; Program sosialisasi yang dilakukan oleh Baznas Kota Ternate dengan cara melakukan kunjungan ke semua pimpinan instansi, Badan, lembaga pendidikan mulai dari tingkat Dasar sampai ke Perguruan tinngi, membuat pamflet, brosur, menggunakan media sosial, dan melibatkan para Tokoh Agama Islam dan yang paling urgen adalah dukungan Pemerintah Kota dalam hal ini Wali Kota Ternate telah memberikan kontribusi yang signifikan sehingga membuahkan hasil yang maksimal dalam pengumpulan zakat masyarakat muslim di Kota Ternate. Pemahaman dan kesadaran masyarakat Islam Kota Ternate sangat tinggi dalam membayar zakat, sebagaimana yang ditujukan dari hasil pengumpulan zakat dari tahun ke tahun selalu meningkat. Semuanya ini disebabkan karena tingkat pendidikan dan pengetahuan masyarakat Islam Kota Ternate tentang zakat juga sangat tinggi. Pengelolaan zakat yang dilakukan oleh Baznas Kota Terante sudah sangat efektif mulai dari penerimaan hingga penyaluran kepada yang berhak menerima.
The Principles of Government Based on Local Wisdom for the Archipelago Islamic Community in the Bacan Sultanate, Indonesia Amanan Soleman Saumur; Musafir Pababbari; Rahmatullah Rahmatullah; Fatimah Saleh; Sumiyati Zikir Robo
Khazanah Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Khazanah Sosial
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v6i2.35546

Abstract

Penelitian ini mengkaji dan mendalami prinsip-prinsip pemerintahan berdasarkan kearifan lokal masyarakat Islam Kepulauan di Kesultanan Bacan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan wawancara mendalam sebagai instrumen utama dalam menggali data penelitian. Hasil penelitian ditemukan bahwa dalam kepemimpinan Sultan Bacan telah diamanahkan empat prinsip yang ada dalam bahasa Bacan atau bahasa daerah, yaitu (1) prinsip ketaatan kepada Allah Ta'ala, (ketaatan Kepada Allah SWT, seorang sultan Bacan harus memiliki tingkat keimanan yang kuat karena Sultan harus menjadi teladan dan teladan bagi masyarakat umum (2) Palihara piling, (Menjaga Amanah), seorang sultan Bacan harus mampu menjaga amanah yang diberikan oleh masyarakat sehingga harus dipercaya secara luas (3) Kaadilang nang Kabanaran, (adil dan tepat) seorang sultan harus adil dan menjunjung tinggi kebenaran dalam kepemimpinannya (4) Ayahtikamang (Musyawarah), Musyawarah harus menjadi landasan dalam setiap pengambilan keputusan
INTEGRATION OF THE ROLES OF THE GOVERNMENT AND THE COMMUNITY IN FOSTERING LEARNING MOTIVATION AMONG PUPILS AT STATE JUNIOR HIGH SCHOOL NO. 10, TERNATE CITY, ON HIRI ISLAND Bahtiar Bahtiar; Usman Ilyas; Amanan Soleman Saumur; Buyung Tawary
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i3.640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi peran pemerintah dan masyarakat dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 10 Kota Ternate. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, terutama di daerah kepulauan yang memiliki keterbatasan sarana dan prasarana.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru, komite sekolah, orang tua siswa, tokoh masyarakat, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa telah berjalan melalui penyediaan program bantuan pendidikan seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP), serta peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan. Peran masyarakat terlihat dari dukungan moral, pengawasan, serta partisipasi dalam kegiatan sekolah. Integrasi peran antara pemerintah dan masyarakat terwujud melalui kerja sama yang melibatkan sekolah sebagai pusat koordinasi. Namun demikian, integrasi tersebut belum berjalan optimal karena masih terdapat kendala seperti keterbatasan fasilitas, kondisi geografis, dan rendahnya tingkat partisipasi sebagian masyarakat. Faktor pendukung dalam penelitian ini meliputi adanya program bantuan pemerintah, semangat gotong royong masyarakat, dukungan orang tua, serta komitmen guru. Sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, kondisi ekonomi masyarakat, serta kurangnya akses teknologi. Secara keseluruhan, motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kerja sama yang lebih intensif dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pendidikan di daerah kepulauan.