Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI PALA (Myristica fragrans Houtt.) SEBAGAI ANTIPIRETIK PADA MENCIT JANTAN (Mus musculus) Marybet Tri Retno Handayani; Ema Hermawati; Nisa Nazwa Rokhmah; Mindya Fatmi; Min Rahminiwati; Dewi Okta; Zahra Desviyanti
Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v9i1.316

Abstract

Demam merupakan keadaan dimana terjadi peningkatan pada suhu tubuh yang terjadi di atas keadaan normal, hal tersebut terjadi karena adanya peningkatan regulasi pada set point. Demam ditandai adanya kenaikan suhu pada tubuh. Dalam mengatasi demam, pengobatan yang dilakukan yaitu pemberian obat-obatan antipiretik seperti paracetamol atau ibuprofen. Oleorisin yang merupakan minyak atsiri pada biji pala memiliki potensi sebagai antipiretik. Pengujian efektivitas antipiretik oleorisin dilakukan pada hewan coba mencit jantan putih. Hewan coba yang telah diinduksi vaksin DPT-Hb diberikan Ekstrak biji pala dengan dosis 40 mg/Kg BB, 60 mg/Kg BB, dan 80 mg/Kg BB. Pemberian ekstrak pada dosis 80 mg/Kg BB merupakan dosis terbaik yang memberikan efek antipiretik terhadap hewan coba. Adapun waktu yang optimal dalam menurunankan suhu tubuh dari ekstrak biji pala yaitu pada menit ke-120. Terdapat interaksi dari pengaruh lamanya pemberian pada perlakuan dosis 3 (80 mg/KgBB) dan waktu menit ke-120 terhadap efek antipiretik pada penurunan suhu dengan nilai <0,05.
Implementasi Teknologi Laser Pengukur Lemak Makanan untuk Edukasi Kesehatan dan Pemberdayaan Pola Makan Sehat di Posyandu Merpati Desa Pagelaran Marybet Tri Retno Handayani; Yuli Wahyuni; Nyayu Siti Aminah Lily Elfrieda
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1903

Abstract

Pola konsumsi makanan tinggi lemak merupakan salah satu faktor utama meningkatnya risiko penyakit degeneratif seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes. Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap kandungan lemak makanan menjadi tantangan dalam upaya promotif dan preventif kesehatan berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan teknologi laser dan mikrokontroler pada alat pengukur lemak makanan sebagai media edukasi kesehatan dan pemberdayaan pola makan sehat di Posyandu Merpati Desa Pagelaran. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan kader, penerapan teknologi, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pendekatan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pola makan sehat serta peningkatan kapasitas kader dalam menggunakan teknologi edukasi berbasis alat. Implementasi alat pengukur lemak makanan memberikan pengalaman edukasi interaktif sehingga masyarakat dapat memahami secara langsung kandungan lemak makanan yang dikonsumsi. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi gizi masyarakat dan memperkuat peran Posyandu sebagai pusat edukasi kesehatan berbasis teknologi. Model pengabdian ini berpotensi direplikasi di wilayah lain sebagai inovasi edukasi kesehatan berbasis teknologi tepat guna.