Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSEPSI PETANI TERHADAP VARIETAS UNGGUL KOMODITI JAGUNG MEREK BISI DI KELURAHAN BONTOKADATTO KECAMATAN POLONGBANGKENG SELATAN KABUPATEN TAKALAR Rabbi Maulana; Zulkifli; Andi Rahayu Anwar
AgriDev Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v1i2.4810.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat persepsi petani terhadap varietas unggul komoditi Jagung merek Bisi 18 di Kelurahan Bontokadatto Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan skala liker. Jagung hibrida merek Bisi 18 yang ada di Kelurahan Bontokadatto Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar sebanyak 100 orang petani,  pengambilan sampel 25 persen dari populasi sehingga peneliti mengambil 25 orang untuk dijadikan sampel. Persepsi petani dalam pengelolaan usahatani Jagung hibrida merek Bisi 18 di Kelurahan Bontokadatto Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar terbilang baik, mulai dari terjangkaunya benih, pengelolaan usahatani dan pendapatan semua dalam kriteria tinggi, menunjukkan bahwa hadirnya Jagung merek Bisi 18 diterima oleh petani di lokasi penelitian. Saran yang diharapkan sepeti penyuluhan dengan melibatkan semua anggota kelompok tani untuk menambah wawasan berusahatani. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum rata-rata persepsi anggota kelompok tani dalam usahatani Jagung hibrida merek Bisi 18 di Kelurahan Bontokadatto Kecamatan Polongbangkeng Selatan Kabupaten Takalar dengan tersedianya benih Jagung hibrida merek Bisi 18 berada pada kriteria tinggi (2.42),  persepsi petani terhadap pengelolaan usaha tani berada pada kriteria tinggi (2.56), dan persepsi petani terhadap pendapatan berada pada kriteria tinggi (2.62).
Faktor-Faktor Penentu Produksi Kakao dengan Teknik Sambung Sisi di Singa, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba Zulkifli; A Besse Dahliana; Suhartina R; Baso Sardjan
Jurnal Galung Tropika Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v14i1.1250

Abstract

This study aims to analyze the determinants of cocoa productivity through side grafting technology in Singa Village, Herlang District, Bulukumba Regency. The research design is descriptive and quantitative, with primary data collection in March 2023. A total of 30 farmers implementing side grafting were selected and stratified based on land area and plant age. Independent variables include land area (ha), labor intensity (working days), fertilizer quantity (kg/ha), pesticide use (L/ha), plant age (years), and farmer technical skills (score). The dependent variable is cocoa yield (kg/ha). Data analysis used Cobb–Douglas regression in SPSS, equipped with goodness-of-fit (R²), multicollinearity (VIF), simultaneous significance (F), and partial (t) tests. The model results explain 93.5% of the variation in yield (R² = 0.935; p <0.001) with VIF <1.5 in all variables. Land area was shown to have a significant positive effect on yield (? = 1.013; t = 8.81; p < 0.001), while labor, fertilizer, pesticide, plant age, and farmer skills did not show significant effects. These findings emphasize the importance of land management and expansion of planting areas to increase cocoa productivity in the side grafting system. Policy recommendations include providing additional land access, grafting technical training, and integrated nutrient and pest management.