Hasbullah
UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIMENSI-DIMENSI PENDIDIKAN DALAM AL-QUR’AN (STUDI AL-QUR’AN SURAH AL-‘ALAQ AYAT 1-5) Hafid Rustiawan; Hasbullah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v11i1.10025

Abstract

Surah al-Alaq ayat 1-5 adalah wahyu yang pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad saw melalui Malaikat Jibril. Sebagai wahyu pertama, sejatinya, wahyu tersebut syarat dengan pendidikan, mengingat Rasulullah saw akan segera diutus untuk dijadikan sebagai Nabi dan Rasul terakhir, yang akan diberi tugas untuk menyampaikan wahyu kepada seluruh umat manusia. dalam kapasitas tersebut, Rasulullah saw membutuhkan pembekalan, baik untuk kepentingan pribadi beliau, maupun yang terkait dengan tugas-tugasnya sebagai seorang Rasul, terlebih jika dikaitkan dengan kondisinya yang juga dikategorikan sebagai seorang ummi. Tulisan ini bertujuan untuk memahami kandungan surah al-‘Alaq (1-5) pada dimensi pendidikan, sehingga dalam menguraikan ayat tersebut, tidak hanya sekedar pada aspek makna yang terkandung secara teks, tetapi juga secara konteknya yang dipahami berdasarkan teori-teori pendidikan. Pemahaman tersebut menjadi penting guna dijadikan referensi dalam kajian ilmu pendidikan secara teoritis, dan menjadi landasan dalam pendidikan secara praktik, sehingga pendidikan yang diimplementasikan sesuai dengan yang dikehendaki al-Qur’an. Dalam memahami al-Qur’an surah al-‘Alaq ayat 1-5, penulis menggunakan studi pustaka (library research), yaitu suatu kajian yang mendalam dengan merujuk kepada kitab-kitab tafsir hasil karya para ulama terdahulu sebagai sumber primer dan dan buku-buku pendidikan yang merupakan buah karya para ahli Pendidikan yang jadi sumber sekundernya. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah menggunakan metode deduktif dan induktif dengan aanalisis tekstual dan kontekstual. Simpulan yang didapatkan dari penelaahan surah al-‘Alaq ayat 1-5  mencakup beberapa dimensi pendidikan yakni unsur pendidik/guru, yaitu Jibril,  unsur peserta didik, yaitu Nabi Muhammad SAW, proses belajar mengajar atau interaksi pembelajaran yang terjadi antara Nabi Muhammad SAW sebagai peserta didik Jibril sebagai pendidik, unsur tujuan pendidikan, yakni menanamkan dan mengokohkan keimanan kepada Allah SWT. Sumber belajar yang mencakup yang manqulat (diwahyukan) dan yang ma’qulat (kauniyah), macam-macam pendidikan wahyu pertama (al-Alaq: 1-5) mencakup pendidikan akidah, pendidikan akal, pendidikan keterampilan membaca dan pendidikan keterampilan menulis.
MEMBANGUN LITERASI KEAGAMAAN BAGI PESERTA DIDIK DI MADRASAH Tubagus Syihabudin; Eneng Muslihah; Siti Ngaisah; Hasbullah
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/475dxv48

Abstract

In today's digital era, social patterns among students at MAN 1 and MAN 2 Serang City are no longer limited to the real world but have also expanded into cyberspace. Cyberspace has a powerful force capable of moving people in either a constructive or destructive direction. Unfortunately, it cannot be denied that social interactions among students are now increasingly concerning. One of the main causes of this condition is the low awareness of religious literacy among students. In general, literacy refers to a person's ability to understand and interpret language symbols, both spoken and written. Building religious literacy encompasses two main aspects: reading and writing skills. The main focus of this study is to explore the philosophical aspects that underlie the importance of building religious literacy and to understand its implications in students' lives. This study used a qualitative approach that relies on analysis of library sources. Building religious literacy is a dynamic idea and has a significant impact in various aspects, such as the use of digital media in the classroom and madrasah environments. Therefore, building religious literacy is expected to equip students with various important skills, including critical, visual, media, and multilingual literacy.