Robieth Sohiburoyyan
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak, Fakultas Teknik Informatika, Politeknik Negeri Indramayu, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Pemberdayaan UPTD Puskesmas Kertasemaya Dalam Hal Asesmen Kejiwaan Melalui Aplikasi Asesmen Kejiwaan Berbasis Mobile Farkhan Farkhan; Mohammad Yani; Salamet Nur Himawan; Robieth Sohiburoyyan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JPMI - Desember 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1967

Abstract

Sebagai satu-satunya Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di kabupten Indramayu yang memiliki Poli Jiwa, Puskesmas Kertasemaya menjadi percontohan bagi Puskesmas lain di Indramayu untuk bisa menjadi fasilitas kesehatan (Faskes) tingkat pertama yang dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Saat ini poli jiwa di Puskesmas Kertasemaya memberikan pelayanan asesmen dini kesehatan jiwa bagi masyarakat yang membutuhkan. Layanan asesmen dilakukan dengan cara mewawancarai pasien menggunakan instrumen kuisioner Strength Difficulties Questionaire (SDQ) dan Self Reporting Questionaire (SRQ) secara langsung. Akan tetapi pertemuan fisik secara langsung ini dapat membuat pasien merasa tidak nyaman karena ada kesan bahwa orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) memiliki stigma yang kurang baik bagi personalitinya apalagi dapat diketahui oleh orang lain dalam hal ini pewawancara. Oleh karena itu, sebuah pendekatan asesmen secara tidak langsung (non-tatap muka) perlu dibuat untuk mengatasi masalah ketidaknyamanan tersebut. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini, kami mengusulkan sebuah aplikasi asesmen gangguan kejiwaan berbasis mobile menggunakan Android. Algoritma dibuat dengan cara mengimplementasikan konsep struktur keputusan untuk menentukan hasil diagnosis asesmen sesuai dengan instrumen yang digunakan baik SDQ maupun SRQ. Secara teknis, pertanyaan-pertanyaan SDQ dan SRQ disimpan dalam sebuah List/Array dan diberikan nilai bobot untuk setiap pilihan jawaban yang ada atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Nilai bobot kemudian dikumulasikan untuk mendapatkan skor akhir atas jawaban yang diisi oleh pengguna/pasien. Skor akhir tersebut kemudian digunakan untuk mengklasifikasikan hasil diagnosis atas asesmen yang dilakukan oleh pengguna/pasien. Tujuan dari pengembangan aplikasi ini adalah untuk menjaga privasi pasien dan mempermudah dan mempercepat petugas poli jiwa dalam melakukan asesmen kejiwaan. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah kemudahan petugas poli jiwa dalam melakukan asesmen kejiwaan dan merekap hasil asesmen ke dalam database.