Wisnu Mahardika
Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH TEKNIK MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP PEMULIHAN KONDISI FISIK PEMAIN BOLA BASKET PASCA PERTANDINGAN Wisnu Mahardika; Iwan Arya Kusuma; Slamet Sudarsono; Rendra Agung Prabowo; Luthfie Lufthansa
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i1.3208

Abstract

Kegiatan olahraga dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan fungsional jasmani, rohani dan sosial. Didalam melalukan aktivitas olahraga yang bertujuan untuk prestasi pastinya harus melalui Latihan yang terarah dan teratur. Olahraga bolabasket merupakak salah satu aktivitas yang dapat menyebabkan kelelahan fisik pada pemain, dan strategi efektif untuk mempercepat pemulihan diperlukan. Salah satu metode yang telah menarik perhatian adalah penggunaan Teknik massage effleurage. penelitian ini bertujun untuk menginvestigasi pengaruh massage effleurage terhadap pemulihan kondisi fisik pemain bola basket pasca pertandingan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sample penelitian berjumlah 30 orang. Tes dalam penelitian yang dilakukan sebelum dan sesudah melakukan treatment sport massase teknik effleurage terhadap penurunan lelah pasca Latihan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sport massase teknik effleurage dan petrissage mempunyai kontribusi yang baik diperoleh rtabel sebesar 0.36 karena koefisien korelasi antara rxy = 0.91 > 0.36 dan kontribusi sebesar 91.8% dan Tes sebelum dan sesudah melakukan treatment sport massase teknik petrissage terhadap penurunan lelah pasca latihan mempunyai kontribusi yang Tinggi diperoleh rtabel sebesar 0.36 karena koefisien korelasi antara rxy = 0.95 > 0.36 dan kontribusi sebesar 89.9% yang berarti kontribusi hasil sebelum dan sesudah melakukan treatment sport massase teknik effleurage dan petrissage terhadap penurunan lelah pasca latihan Bola Basket adalah signifikan dan besar.
SURVEI KONDISI FISIK PADA ATLIT FUTSAL TINGKAT SLTA DI KABUPATEN KLATEN 2025 Kiemas Hildan Argieyanto; Wisnu Mahardika; Muh. Ikhwan Iskandar
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6837

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya kondisi fisik sebagai fondasi utama bagi atlet futsal untuk mencapai prestasi optimal, terutama pada tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kabupaten Klaten yang sedang berkembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memetakan tingkat kondisi fisik atlet futsal tingkat SLTA di Kabupaten Klaten tahun 2025. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah beberapa sekolah SLTA seperti: SMA Muhammadiyah 1 Klaten, SMK Muhammadiyah 2 Klaten Utara, SMK Muhammadiyah 3 Klaten Utara, SMK Negeri 2 Klaten dan SMA Negeri 3 Klaten yang masing-masing setiap sekolah mewakilkan 5 atlet. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 25 atlet. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kondisi fisik meliputi: (1)Vertical Jump untuk daya ledak (2) Sit and Reach untuk kelenturan (3) Multistage Fitness Test (MFT) untuk daya tahan, (4) Sprint 40 Meter untuk kecepatan, dan (5) Illinonois Agility Test untuk kelincahan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kondisi fisik atlet futsal tingkat SLTA di Kabupaten Klaten tahun 2025 secara keseluruhan berada pada kategori: "Baik Sekali" sebesar 8%, "Baik" sebesar 16%, "Cukup" sebesar 48%, "Kurang" sebesar 28%, dan "Kurang Sekali" sebesar 0%. Secara dominan, kondisi fisik atlet masuk dalam kategori Cukup. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik atlet futsal SLTA di Kabupaten Klaten masih memerlukan peningkatan yang berfokus pada komponen daya tahan dan kelincahan agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Kata Kunci: Survei, Kondisi Fisik, Futsal, SLTA, Klaten.