Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mewujudkan Perlindungan Sosial untuk Kelas Menengah: Studi Kasus Kelas Menengah Urban dan Sub-Urban di Indonesia Alfath Bagus Panuntun El Nur Indonesia; Bijak Anugrah; Aulia Khoiriya
Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55480/saluscultura.v4i1.209

Abstract

Kelas menengah di banyak negara berpendapatan rendah dan menengah termasuk Indonesia merupakan kelompok masyarakat yang rentan terhadap berbagai risiko sosial dan ekonomi. Mereka memiliki pendapatan dan gaya hidup yang lebih baik dari kelas bawah, tetapi tidak setinggi kelas atas. Hal ini membuat mereka berada dalam posisi terjepit. Di satu sisi mereka diharapkan menjadi kelompok yang membantu pemerintah, namun di sisi lainnya mereka rentan terhadap krisis ekonomi dan perubahan kebijakan pemerintah. Artikel ini bertujuan menganalisis berbagai hambatan dan meninjau program perlindungan sosial yang ada di Indonesia serta bagaimana program-program itu dapat diperluas untuk menjangkau kelas menengah. Melalui studi kasus Indonesia, dilakukan analisis terhadap dua kelompok kelas menengah urban (Kota Jakarta Utara) dan kelas menengah sub urban (Kabupaten Sleman). Temuan menunjukkan bahwa kelas menengah di Indonesia merupakan kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi dan sosial. Ini dipengaruhi oleh lemahnya kapasitas kelembagaan dan individual dalam mewujudkan perlindungan sosial untuk kelas menengah di Indonesia. Selain itu, ketiadaan kerangka kerja dan data mengenai perlindungan sosial kelas menengah masih menjadi masalah. Dengan begitu, perlindungan sosial bagi kelas menengah dapat diwujudkan lewat kerangka kerja yang holistik.
GAMIFIKASI SEKTOR AGROINDUSTRI: PENINGKATAN MOTIVASI DAN PENDAPATAN MASYARAKAT MELALUI APLIKASI “TANITERA” Alfath Bagus Panuntun El Nur Indonesia; Miftahush Shirothul Haq; Aqmal Nur Jihad; Tri Dodi Hermawanto; Tria Wulandari
Pangripta Sembada : Jurnal Perencanaan Pembangunan Vol 1 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64174/jps.v1i2.26

Abstract

Peningkatan populasi memiliki linearitas dengan meningkatnya kebutuhan pangan. Namun, Penurunan jumlah petani dalam beberapa dekade terakhir menjadi tantangan signifikan bagi sektor pertanian, termasuk agroindustri, khususnya di wilayah Kabupaten Sleman. Permasalahan ini dipengaruhi oleh rendahnya motivasi, pendapatan, dan adaptabilitas masyarakat terhadap teknologi modern. Penelitian ini mengkaji peran aplikasi Tanitera sebagai solusi inovatif melalui gamifikasi sektor pertanian untuk meningkatkan motivasi, produktivitas, dan pendapatan petani. Berdasarkan survei terhadap 15 petani di Dusun Samberembe, ditemukan bahwa motivasi ekonomi merupakan faktor pendorong utama adopsi aplikasi ini, sementara motivasi sosial dan kemudahan penggunaan teknologi menjadi faktor pendukung. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan Tanitera meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya hingga 20% dan mengurangi biaya produksi sebesar 10%. Meskipun demikian, adopsi teknologi ini menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur internet dan keterampilan digital petani. Dukungan sosial dari komunitas, pelatihan intensif, serta subsidi data internet terbukti efektif dalam mempercepat proses adopsi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, LSM, dan penyedia layanan teknologi diperlukan untuk mengatasi hambatan ini dan memastikan keberlanjutan adopsi teknologi di sektor pertanian. Dengan pendekatan strategis yang menyeluruh, aplikasi Tanitera dapat menjadi instrumen utama untuk memberdayakan petani, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat regenerasi sektor pertanian.