Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Eksplorasi Motivasi Berbelanja Menggunakan Aplikasi Belanja Online di Indonesia Arief Budi Santoso; Fuad Prabowo; Homsani Homsani; Muhamad Yusuf Wira Dharma; Yulianto Yulianto
Indonesian Business Review Vol 4 No 1 (2021): Indonesian Business Review
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.767 KB) | DOI: 10.21632/ibr.4.1.81-113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis hubungan antara motivasi berbelanja yang menggunakan aplikasi belanja online dengan faktor sosiodemografi: usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, lokasi tempat tinggal dan preferensi moda belanja seseorang di Indonesia. Kuesioner ‘Shopping Motivational Value Questionnaire” (SMVQ) dalam penelusuran studi pustaka merupakan salah satu alat ukur terbaru yang valid dan reliabel untuk menilai hal tersebut. Penelitian yang mengeksplorasi motivasi berbelanja dengan aplikasi belanja online menggunakan kuesioner yang valid dan reliabel belum pernah dilakukan di Indonesia. Implikasi alat ukur ini dapat digunakan lebih luas dalam menggali motivasi seseorang dengan faktor terkait lainnya.
IMPLEMENTASI METODE DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN PADA ANAK USIA DINI: indonesia homsani Nasution Homsa
PERNIK Vol. 6 No. 1 (2023): Vol. 6. No 1 (2023) : Pernik : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pernik.v6i1.12046

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menjadikan penggunaan metode demonstrasi dalam pendidikan kewirausahaan anak usia dini. Anak-anak berpartisipasi dalam simulasi yang terhubung dengan konteks wirausaha sebagai bagian dari metode demonstrasi, yang merupakan strategi pembelajaran. Sekelompok anak kecil yang berpartisipasi dalam latihan yang dibuat untuk membantu mereka memahami prinsip-prinsip kewirausahaan digunakan dalam penelitian ini. Sebuah penelitian kualitatif dipilih sebagai metodologi penelitian, yang memerlukan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa menggunakan metode demonstrasi untuk mengajarkan kewirausahaan kepada anak-anak memiliki sejumlah keuntungan. Pertama, melalui pengalaman langsung dalam membuat kreatifitas, pendekatan ini mendorong imajinasi dan kreativitas anak-anak dalam menghasilkan konsep bisnis dan solusi orisinal untuk tantangan saat ini. demonstrasi langsung memungkinkan anak-anak belajar melalui kolaborasi teman sebaya dan keterlibatan sosial, yang mendorong pertumbuhan keterampilan komunikasi. Berbagai program kewirausahaan salah satunyang tersedia seperti cooking class, mengkreasikan/mengola bahan bekas
METODE DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN PADA ANAK USIA DINI Homsani Nasution
PERNIK Vol. 6 No. 2 (2023): Vol. 6. No 2 (2023) : Pernik : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pernik.v6i2.12139

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menjadikan penggunaan metode demonstrasi dalam pendidikan kewirausahaan anak usia dini. Anak-anak berpartisipasi dalam simulasi yang terhubung dengan konteks wirausaha sebagai bagian dari metode demonstrasi, yang merupakan strategi pembelajaran. Sekelompok anak kecil yang berpartisipasi dalam latihan yang dibuat untuk membantu mereka memahami prinsip-prinsip kewirausahaan digunakan dalam penelitian ini. Penelitian yang dilakukan di RA Madinatussalam percut Sei Tuan jln, sidomulyo Pasar IX Tembung. subjek pada penelitian ini adalah anak berusia 4-6 tahun. Metode pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. penelitian ini menggunakan analisis data dalam pandangan Miles dan Huberman yaitu Analisis yang meliputi tiga alur kegiatan, diantaranya reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Sebuah penelitian kualitatif dipilih sebagai metodologi penelitian, yang memerlukan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa menggunakan metode demonstrasi untuk mengajarkan kewirausahaan kepada anak-anak memiliki sejumlah keuntungan. Pertama, melalui pengalaman langsung dalam membuat kreatifitas, pendekatan ini mendorong imajinasi dan kreativitas anak-anak dalam menghasilkan konsep bisnis dan solusi orisinal untuk tantangan saat ini. demonstrasi langsung memungkinkan anak-anak belajar melalui kolaborasi teman sebaya dan keterlibatan sosial, yang mendorong pertumbuhan keterampilan komunikasi. Berbagai program kewirausahaan salah satu yang tersedia seperti cooking class, mengkreasikan/mengolah bahan bekas. kontribusi yang diberikan pada penelitian ini adalah, menjadikan guru dan murid lebih kreatif lagi dalam mengembangkan pembelajaran khususnya pada pembelajaran kewirausahaan.