Enny Susiyawati
Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN APLIKASI PHET UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP PADA MATERI TEKANAN ZAT CAIR Yohana Safitri; Enny Susiyawati
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 9, No 2 (2024): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v9i2.248–256

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan keefektifan keterampilan proses sains menggunakan aplikasi PhET dan aktivitas laboratorium riil pada materi tekanan zat cair. Metode penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental Design dengan desain pretest-posttest control group design dengan sasaran penelitian yaitu siswa kelas 8I berjumlah 32 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas 8H berjumlah 31 orang sebagai kelas kontrol di salah satu SMP Kota Surabaya. Data diperoleh dengan metode tes dan angket yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitif. Aspek keterampilan proses sains yang diteliti pada peneliatian ini yaitu observasi, inferensi, pengukuran, mengkomunikasikan, mengklasifikasi, prediksi, mengontrol variabel, membuat hipotesis, menafsirkan data, dan mengadakan percobaan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eskperimen yang menggunakan aplikasi PhET lebih efektif dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan aktivitas laboratorium riil terbukti dengan hasil effect size sebesar 0,76 dengan kategori besar. Implikasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa, guru dapat menggunakan aplikasi PhET sebagai alternatif aktivitas laboratorium riil pada materi tekanan zat cair atau materi-materi lain yang terintegrasi dalam aplikasi PhET, seperti getaran dan gelombang, gerak an gaya, dan lain sebagainya.
PEMBELAJARAN IPA BERBASIS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SCIENTIFIC LITERACY SISWA SMP Anik Fitriyani; Enny Susiyawati
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 9, No 2 (2024): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v9i2.257–267

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan efektivitas pembelajaran IPA berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) dengan pembelajaran IPA tanpa pendekatan SSI terhadap kemampuan scientific literacy siswa SMP ditinjau dari aspek contexts, competencies, knowledge, dan attidtude pada materi bioteknologi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen (Quasi Eksperimental Design). Sampel penelitian yang digunakan adalah siswa salah satu SMP di Kota Surabaya yang terbagi menjadi 29 siswa di kelas eksperimen dan 32 siswa di kelas kontrol. Data penelitian diperoleh dari tes literasi sains, angket sikap sains dan angket respon siswa. Hasil tes dianalisis menggunakan uji N-Gain, sedangkan angket respon siswa dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil uji N-Gain sebagian besar berkategori sedang dan menunjukkan bahwa peningkatkan kemampuan scientific literacy siswa yang menerima pembelajaran IPA berbasis SSI lebih tinggi daripada siswa yang menerima pembelajaran IPA tanpa pendekatan SSI. Hasil penelitian ini juga didukung dengan data angket respon siswa yang memperoleh respon positif pada kedua kelas, namun respon siswa yang menerima pembelajaran IPA berbasi SSI menunjukkan persentase yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menerima pembelajaran IPA tanpa pendekatan SSI. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA berbasis SSI lebih efektif meningkatkan kemampuan scientific literacy siswa dibandingkan dengan pembelajaran IPA tanpa pendekatan SSI. Implikasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kemampuan scientific literacy siswa, guru dapat menerapkan pendekatan SSI materi bioteknologi atau yang memiliki karakteristik setara, seperti ekosistem dan keseimbangannya, interaksi antarorganisme, dan lain sebagainya.