Masril
Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Urgensi Layanan Konseling Islam di Rumah Sakit Faisal Akbar Manurung; Marneva Nailul Amni; Masril
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4878

Abstract

Proses adanya layanan konseling di rumah sakit menjadi kebutuhan pasien. Berbagai masalah kesehatan yang berbeda dan jenis orang yang berbeda membutuhkan komunikasi yang nyaman untuk menerima dan memberikan layanan sebaik mungkin. Masalah kesehatan yang berbeda dan berbeda orang yang berada di dalamnya pasti membutuhkan kenyamanan batin bekerja sama untuk menerima dan memberikan pelayanan yang terbaik. Kecuali jika dilakukan dapat menimbulkan gangguan jiwa berupa stress, kecemasan, keputusasaan, yang akhirnya berujung pada depresi. Informasi Islam adalah salah satu pilihan yang tepat dalam hal efisiensi hasil layanan. Bimbingan sangat ditentukan oleh sistem kepercayaan pasien. Konseling Islami merupakan salah satu pilihan yang sangat tepat agar pasien tidak cemas dan khawatir atas kondisi yang dialaminya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien yang menerima Layanan Konseling Islami sebelum melakukan tindakan operasi sangat berpengaruh dan berhubungan dengan penurunan stres. Oleh karena itu, Konseling Islami sangat tepat diberikan kepada pasien, dalam pelayanan di dalam rumah sakit. Kata kunci: konseling islami, rumah sakit, layanan
Bimbingan Konseling Dan Kurikulum Merdeka Di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Elida Hapni; Novita Fitri; Masril
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.4953

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana peran bimbingan konseling dalam menerapkan kurikulum merdeka dilingkungan SMPN 6. Penelitian merupakan jenis kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan kondisi lapangan. Adapun yang menjadi instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Dalam hal ini yang menjadi informan penelitian yakni tiga orang guru bimbingan konseling yang ada dilingkungan SMPN 6. Data dikumpulkan dengan cara melakukan wawancara dan observasi. Data yang sudah terkumpulkan dianalisis dengan cara mereduksi data dengan pengorganisasian sehingga dapat diambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bimbingan konseling ikut berperan dalam menerapkan kurikulum merdeka di sekolah. Peran guru bimbingan dan konseling tersebut adalah: (a) sebagai konselor, (b) sebagai konsultan, (c) sebagai koordinator, (d) sebagai pengembangan kari, dan (e) sebagai asesor. Maka kesimpulan guru bimbingan konseling ikut serta berperan dalam kurikulum merdeka khususnya memfasilitasi perkembangan dan pertumbuhan peserta didik, pengembagan bakat, minat serte potensi yang dimiliki peserta didik. Kata kunci: bimbingan konseling, kurikulum merdeka, SMP
Study Literature: Efektifitas Konseling CBT dengan Teknik Self Intruction Terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa Fauziah; Firidameka Koswara; Masril
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5561

Abstract

Pentingnya disiplin belajar untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Siswa yang disiplin memiliki kinerja akademik, keterampilan manajemen waktu, dan tanggung jawab pribadi yang lebih baik. Cognitive Behavioral Therapy (CBT) yang dikombinasikan dengan teknik Self-Instruction terbukti menjadi metode yang efektif untuk meningkatkan disiplin belajar siswa. Metode penelitian studi literatur digunakan untuk mengkonfirmasi efektivitas kombinasi CBT dan Self-Instruction. Temuan tinjauan literatur mendukung peran konseling dalam membentuk sikap, perilaku, dan disiplin siswa. CBT dan Self-Instruction meningkatkan kesadaran diri siswa, pengelolaan emosi, keterampilan sosial, dan perencanaan karir pada saat yang bersamaan. Setelah intervensi CBT dengan teknik Self-Instruction, penelitian empiris menunjukkan adanya peningkatan motivasi berprestasi dan penurunan tingkat stres akademik. Kesimpulannya, kombinasi ini memberikan solusi komprehensif untuk meningkatkan disiplin belajar siswa dan berdampak positif pada lingkungan pendidikan. Kata kunci: konseling, CBT, self-instruction
Pendekatan Realistis Dan Solution Focused Brief Therapy Dalam Bimbingan dan Konseling Islam Dian Fidya; Masril
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5814

Abstract

Artikel ini membahas kritik penulis serta mengenai teknik bimbingan dan konseling yang menggunakan pendekatan berbasis realitas untuk membantu klien dalam memecahkan tantangan. Artikel ini menggunakan metode penelitian literatur review di mana peneliti menyusun rangkuman dan sintesis dari literatur-literatur yang telah dianalisis dengan jumlah jurnal dan buku yang dimuat sebanyak 7. Tujuan artikel ini adalah menggunakan pendekatan berbasis realitas untuk menutup kesenjangan dalam praktik bimbingan dan konseling. Temuan dari pengumpulan dan analisis referensi terkait topik diskusi mengungkapkan bahwa kurangnya efektivitas proses konseling akibat teori yang terkendala mendominasi penelitian berbasis realitas sebelumnya. Penerapan SFBT dan pendekatan realitas pada bimbingan dan konseling Islam bertujuan untuk membantu klien dalam berubah sesuai dengan ajaran Islam serta dalam menemukan jawaban dan melakukan perubahan. Pendekatan realitas dan terapi singkat yang berfokus pada solusi pada hakikatnya diterapkan dalam bimbingan dan konseling Islam sama seperti dalam bimbingan dan konseling pada umumnya. Kata kunci: pendekatan realistis, SFBT, konseling
Rational Emotif Behaviour Therapy (REBT) Melalui Bimbingan Kelompok Untuk Mengatasi Perilaku Bullying Di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Jumli Sabrial Harahap; Irma Suryani Nasution; Rahmat Almasri; Masril
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5841

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat keefektivitasan teknik emotive behaviour therapy (REBT) melalui bimbingan kelompok untuk mengatasi perilaku bullying di SMP. Metode  penelitian menggunakan kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen melalui pre-test dan post-test. Subjek Penelitian siswa yang teridentifikasi perilaku  bullying di sekolah. Sampel penelitian diambil dari kelas VII A dan VII B masing-masing terdiri dari 27 siswa. Penarikan sampel dengan teknik purposive sampling, 9 siswa kelompok kontrol dan 9 siswa kelompok eksperimen. Istrumen penelitian menggunakan skala bullying dengan pengukuran skala likert. Analisis data menggunakan uji T Independent Sample t-test . Hasil penelitian terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, ditunjukkan pada uji t dengan menggunakan uji independent samples t-test  dilihat pada tabel levene's test for equality of variances dengan nilai signifikansi 0,281. Kesimpulan penelitian  yaitu teknik rational emotive behaviour therapy( REBT) melalui bimbingan kelompok memberikan efek yang signifikan mengatasi perilaku bullying pada siswa SMP. Kata kunci: bimbingan kelompok, REBT, bullying